Thursday, February 19, 2026
spot_img
HomeMusikCerita di Balik Pembuatan “Serenata Jiwa Lara”

Cerita di Balik Pembuatan “Serenata Jiwa Lara”

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Duo Diskoria yang beranggotakan Merdi Simanjuntak dan Fadil Aat, baru saja mengeluarkan karya terbarunya, “Serenata Jiwa Lara”. Lagu bernuansa city pop ini diciptakan dan diproduksi oleh Laleilmanino, yakni Arya Aditya Ramadhya alias Lale dan Ilman Ibrahim Isa, keduanya merupakan personel band Maliq & D’Essentials; serta Anindyo “Nino” Baskoro dari RAN.

Kamu mungkin sering melihat Dian Satrowardoyo berakting. Tapi bagaimana dengan bernyanyi? Nah, di proyek ini, Diskoria dan Laleilmanino menggandeng pemeran utama Ada Apa dengan Cinta itu.

Keterlibatan Dian ternyata melalui proses panjang. Awalnya, Nino dan personel Diskoria berbagi cerita tentang konsep lagu “Serenata Jiwa Lara” kepada Dian. Perempuan 38 tahun itu baru tergerak dan mulai berubah pikiran ketika Diskoria mengatakan hasil komersial dari pembuatan single ini akan disumbangkan untuk Yayasan Irama Nusantara, yang memberikan perhatian pada pengarsipan musik Indonesia.

Diolah dari berbagai media, “Serenata Jiwa Lara” menceritakan tentang seseorang yang mendapatkan harapan palsu. Ia merasa patah hati ketika ditinggal begitu saja tanpa kepastian.



Single ini juga melibatkan Anton Isamel sebagai sutradara video klip dan Saleh Husein (personel White Shoes and the Couples Company dan The Adams) yang melukis artwork. Lagu berdurasi 4 menit 39 detik itu punya nuansa disko tahun ’80-an yang sangat menonjol, baik dari aransemen musik sampai pemilihan kata-katanya. Video klipnya pun membawa penonton flashback ke era 1980-an, mulai dari kostum, kombinasi warna pada video, format ukuran video, sampai pemakaian efek glicth.

Lagu “Serenata Jiwa Lara” dirilis pada 7 Maret 2020. Video musiknya bisa kamu nikmati di YouTube.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Rayakan Hari Jadi ke-281 Kota Solo, Ribuan Warga Serbu Koridor Ngarsopuro demi Jenang

Soloevent.id - Festival Jenang Solo kembali digelar pada Selasa (17/2/2026) di Koridor Ngarsopuro. Acara ...

Heritage in Harmony: Saat Akulturasi Budaya Jawa-Tionghoa Bersatu di Panggung Imlek Solo

Soloevent.id - Puncak perayaan imlek di Kota Solo digelar dengan panggung hiburan semarak heritage...

Symphony Ramadhan di Mercure Solo: Nikmati Harmoni Menu Dunia di Jantung Kota

Soloevent.id - Bulan Ramadhan identik dengan momen berbuka puasa bersama keluarga, rekan dan komunitas....

More like this

Puncak Acara Milad Rapma FM ke-28 Hadirkan Panggung Gigs Musik di Hetero Space Solo

Soloevent.id - Komunitas radio Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Rapma FM baru saja menggelar perayaan...

Float hingga Efek Rumah Kaca Ramaikan Solo City Jazz ke-13 di Pamedan Pura Mangkunegaran

Soloevent.id - Solo City Jazz ke-13 kembali digelar pada 27 September 2025 dengan menghadirkan...

Solo City Jazz 2025 Hadirkan Musisi Local Pride Solo

Soloevent.id - Kota Solo tidak pernah sepi event seru setiap bulannya. Sabtu (27/9/2025) terdapat...