Monday, May 11, 2026
HomeWhat's On SoloOh, Ini Ternyata Bedanya Solo dan Surakarta

Oh, Ini Ternyata Bedanya Solo dan Surakarta

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Pernah dapat pertanyaan seperti ini enggak, “Apa bedanya Solo dan Surakarta?” Pertanyaan itu rasa-rasanya simpel, tapi susah dijawab.

Solo dan Surakarta adalah dua kota yang sama. Berdasar sejarah, nama Surakarta diambil dari keberadaan Keraton Kasunanan Surakarta. Sedangkan Solo sejatinya merupakan nama sebuah desa yang ada di wilayah Surakarta. Waktu itu bernama Desa Sala.

Di desa tersebut, ada sebidang tanah milik Ki Gede Sala yang dibeli oleh Pakubowono II. Kala itu, Pakubuwono II membeli tanah tersebut seharga 10.000 ringgit (gulden Belanda). Tanah itu digunakan untuk mendirikan kerajaan baru pasca-Keraton Kartasura rusak karena pemberontakan. Kelak, kerajaan tersebut dikenal sebagai Keraton Kasunanan Surakarta.

Jadi, versi singkatnya, Solo adalah nama desa, sedangkan Surakarta adalah nama keraton.

Di zaman sekarang, orang lebih familiar dengan nama Solo. Tahu enggak, pelafalan “Solo” – bukan “Sala” – terjadi karena lidah penjajah Belanda enggak bisa mengucapkan Sala (“a” diucapkan sama seperti “o” pada “monitor”). Akhirnya salah ucap itu terbawa hingga saat ini.

Penyebutan Solo lebih terasa nonformal ketimbang Surakarta. Soalnya, Surakarta menjadi sebutan resmi bagi semua instansi pemerintahan, sekolah, gedung pelayanan, dan banyak lagi. Misalnya, Pemerintah Kota Surakarta, DPRD Kota Surakarta, Dinas Pariwisata Kota Surakarta.



Namun, mungkin karena lebih simpel dan gampang diingat, orang lebih suka menyebut Solo ketimbang Surakarta. Ditambah lagi, Solo juga sudah mendunia berkat lagu “Bengawan Solo” yang diciptakan maestro keroncong, Gesang.

Sudah tahu kan bedanya Solo dan Surakarta? Tapi bagaimana pun kamu menyebutnya, entah Solo ataupun Surakarta, enggak ada yang salah. kok. Kota ini tetaplah sama, kota yang kental akan budaya dan kuliner tradisionalnya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Indonesia’s Horse Racing 2026 Hadirkan Pacuan Kuda, Budaya Jawa, dan Hiburan Modern di Tegalwaton

Tegalwaton – Gelanggang Pacuan Kuda Tegalwaton, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, dipadati sekitar 30.000 pengunjung...

26 Delegasi Dari 23 Daerah Siap Meriahkan Event Semarak Budaya Indonesia 2026

Soloevent.id - Semarak Budaya Indonesia (SBI) 2026 kembali menghadirkan perhelatan budaya yang mempersatukan keberagaman...

Indonesia’s Horse Racing (IHR):Perebutan Perdana Piala Raja Mangkunegaran dan Laga Krusial Triple Crown di Tegalwaton, Jawa Tengah

Jakarta, 6 Mei 2026 – Rangkaian Indonesia’s Horse Racing (IHR) 2026 memasuki penyelenggaaan kejuaraan...

More like this

Indonesia’s Horse Racing 2026 Hadirkan Pacuan Kuda, Budaya Jawa, dan Hiburan Modern di Tegalwaton

Tegalwaton – Gelanggang Pacuan Kuda Tegalwaton, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, dipadati sekitar 30.000 pengunjung...

Indonesia’s Horse Racing (IHR):Perebutan Perdana Piala Raja Mangkunegaran dan Laga Krusial Triple Crown di Tegalwaton, Jawa Tengah

Jakarta, 6 Mei 2026 – Rangkaian Indonesia’s Horse Racing (IHR) 2026 memasuki penyelenggaaan kejuaraan...

Libatkan 7.750 Pelari, Mangkunegaran Run 2026 Sudah Kantongi Sertifikasi World Athletics

Soloevent.id - Mangkunegaran Run 2026 kembali digelar di Kota Solo, Minggu (3/5/2026). Ajang lari...