Tuesday, May 26, 2026
HomeMusikMengenal Jenis-Jenis Gamelan dari Nusantara

Mengenal Jenis-Jenis Gamelan dari Nusantara

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Selama delapan hari, 9-16 Agustus 2018, Kota Solo bakal punya hajatan besar bernama International Gamelan Festival 2018. Nah, untuk menyambut event itu, Soloevent mau membahas tentang gamelan Nusantara.

Gamelan adalah sekelompok alat musik dengan pola ketukan berbeda yang digunakan untuk memainkan gending. Gamelan  berasal dari bahasa Jawa yang artinya menabuh atau memukul.

Gamelan muncul ketika budaya Hindu-Budha mulai mendominasi Nusantara. Instrumen musik gamelan terdiri dari kendang, bonang, bonang penerus, demung, saron, peking, kenong, ketuk, slenthem, gambang, rebab, gong, kempul, gender, suling, dan siter.

Gamelan tidak hanya ada di Jawa, tetapi sudah tersebar keseluruh Nusantara. Ke mana saja? Berikut ulasannya.



 

Gamelan Jawa

Gamelan karawitan Jawa terdiri atas bonang, demung, saron, gambang, kenong, slenthem, rebab, gong, dan kendang. Gamelan Jawa terdiri atas 2 tanggal nada, yaitu pelog dan slendro. Gamelan Jawa menyuguhkan suara yang lembut dan halus. Gamelan Jawa biasanya dipakai untuk mengiringi pagelaran wayang kulit, wayang orang, ketoprak, tari, upacara Sekaten, perkawinan, khitanan, keagaman, atau pun mengiringi upacara adat.

 

Gamelan Bali

Gamelan Bali mempunyai instrumen dasar musik yang mirip dengan gamelan Jawa. Perbedaan terletak pada ukuran yang lebih kecil, suara yang lebih nyaring, dan alat pukul yang lebih ringan. Gamelan bali mempunyai nada yang cepat dan agak gaduh. Intrumen gamelan Bali terdiri dari ugal, gangsa, jublag, jegogan, gong gede, kempur, klenthong, reyong, trompong, kendang, ceng-ceng, suling, rebab. Gamelan Bali biasa ditampilkan saat ritual adat, upacara keagamaan, dan pengiring pertunjukan kesenian.

 

Gamelan Sunda

Gamelan Sunda biasanya menjadi pengiringi sinden. Instrumen khasnya menggunakan degung. Gamelan Sunda menyuguhkan nada yang mendayu-dayu dan lebih didominasi suara suling. Gamelan Sunda terdiri dari suling degung, rebab, kecapi, bonang, kulanter, saron, gambang, jengglong, panerus, kendang, dan gong.

 

Gamelan Banjar

Gamelan yang punya bunyi khas ini berkembang di kalangan Suku Banjar, Kalimantan Selatan. Gamelan Banjar punya dua versi, yakni keraton dan rakyatan. Gamelan Banjar versi  keraton terdiri dari babun, dawu, sarun 1, sarun 2, sarun 3, kanung, kangsi, dan gong.  Sedangkan versi rakyatan terdiri dari babun, dawu, sarun, sarantam, kanung, kangsi, gong besar, dan gong kecil.

Jenis kesenian yang diiringi dengan gamelan Banjar di antaranya adalah seni tari, kuda gipang, topeng Banjar, dan wayang Banjar. Pementasan seni pertunjukan yang diiringi oleh gamelan Banjar kerap digunakan pada acara-acara seremonial dan sakral.

 

Gamelan Minang

Selain kental dengan aturan daerah yang memang masih kuat dengan kesan mistisnya, Sumatera Barat menyimpan kekayaan kesenian yang cukup banyak, salah satunya adalah kesenian gamelan. Instrumen musik yang digunakan adalah saluang, bansi, talempong, rabab, pupui.

Nada gamelan dari tanah Minang cenderung khas ke arah musik Melayu. Pementasan musik gamelan khas Sumatera Barat digelar sebagai hiburan masyarakat.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Bank Indonesia Solo Gelar ADIKARYA FEST 2026: Perkuat Sistem Digitalisasi dan UMKM di Solo Raya

Soloevent.id - Bank Indonesia Kantor Perwakilan Solo kembali menggelar acara ADIKARYA FEST 2026 pada...

Edisi Dasawarsa, Festival Literasi Nasional 2026 Gelar Pentas Karya di Pasar Triwindu

Soloevent.id - Festival Literasi Nasional 2026 kembali digelar di Kota Solo, Jumat-Minggu (22-24/5/2026). Ini...

Berjalan Kaki dari Bali ke Borobudur: Cerita 57 Biksu Dunia Singgah di Kota Bengawan

Soloevent.id - Puluhan biksu dari empat negara memulai prosesi Pindapata dan Sanghadana dalam rangka...

More like this

Bank Indonesia Solo Gelar ADIKARYA FEST 2026: Perkuat Sistem Digitalisasi dan UMKM di Solo Raya

Soloevent.id - Bank Indonesia Kantor Perwakilan Solo kembali menggelar acara ADIKARYA FEST 2026 pada...

Edisi Dasawarsa, Festival Literasi Nasional 2026 Gelar Pentas Karya di Pasar Triwindu

Soloevent.id - Festival Literasi Nasional 2026 kembali digelar di Kota Solo, Jumat-Minggu (22-24/5/2026). Ini...

Berjalan Kaki dari Bali ke Borobudur: Cerita 57 Biksu Dunia Singgah di Kota Bengawan

Soloevent.id - Puluhan biksu dari empat negara memulai prosesi Pindapata dan Sanghadana dalam rangka...