Monday, September 21, 2026
HomeBisnisIndonesia’s Horse Racing 2026 Hadirkan Pacuan Kuda, Budaya Jawa, dan Hiburan Modern...

Indonesia’s Horse Racing 2026 Hadirkan Pacuan Kuda, Budaya Jawa, dan Hiburan Modern di Tegalwaton

Published on

- Advertisement -spot_img

Tegalwaton – Gelanggang Pacuan Kuda Tegalwaton, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, dipadati sekitar 30.000 pengunjung dalam gelaran Indonesia’s Horse Racing (IHR) Piala Raja Mangkunegaran & Triple Crown Serie 2 2026, Sabtu, 10 Mei 2026.

Event yang digagas oleh SARGA.CO, PP PORDASI, dan Pura Mangkunegaran ini menghadirkan pacuan kuda sebagai pengalaman sportainment yang memadukan kompetisi olahraga, nilai budaya, dan hiburan modern.

Sebanyak 147 kuda pacu terbaik Indonesia turut ambil bagian dalam ajang ini. Mereka berasal dari berbagai daerah, mulai dari Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, hingga Sulawesi Utara.

Dalam gelaran perdana Piala Raja Mangkunegaran, kuda Princess Gavi dari Jawa Barat berhasil keluar sebagai juara setelah memenangkan Kelas Terbuka Handicap 2.000 meter. Sementara itu, Saga Serumpun dari Sumatera Barat mencuri perhatian setelah menjuarai Kelas 3 Tahun Derby 1.600 meter.

Kemenangan Saga Serumpun sekaligus menunda peluang terciptanya sejarah baru back to back Triple Crown Indonesia, setelah berhasil mengalahkan Maxi of Khalim dari Jawa Barat, pemenang Triple Crown Serie I.

Sebanyak 54 kuda naik podium dan memperebutkan total hadiah senilai Rp600 juta. BHM Stable dari Kalimantan Selatan menjadi stable dengan jumlah podium terbanyak, yaitu 7 podium, disusul King Halim Stable dari Jawa Barat dengan 6 podium, dan Eclipse Stable dengan 5 podium.

Dari sisi joki, Jemmy Runtu, Meikel Soleran, dan Trully Pantouw menjadi tiga nama paling bersinar dengan masing-masing meraih 4 podium.

Managing Director SARGA GROUP, Nugdha Achadie, mengatakan bahwa IHR 2026 ingin menghadirkan pacuan kuda sebagai pengalaman sportainment yang bisa menjangkau lebih banyak generasi dan audiens.

“Melalui IHR Piala Raja Mangkunegaran & Triple Crown Serie 2 2026 ini, kami ingin menghadirkan pacuan kuda sebagai sebuah sportainment experience yang memadukan kompetisi olahraga, nilai budaya, dan hiburan modern,” ujarnya.

Gelaran ini juga menjadi bagian dari King’s Cup Series atau Seri Piala Raja dalam rangkaian IHR 2026. Piala Raja Mangkunegaran menjadi seri pertama dari tiga Piala Raja yang akan digelar sepanjang tahun.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Gerakan Solusi Indonesia Gelar Event GSI Youth di Kota Solo, November mendatang.

Soloevent.id - Indonesia memiliki jutaan anak muda dengan energi, kreativitas, gagasan, dan kemampuan untuk...

Gowes 30K Jelajah Sejarah! Intip Kemeriahan Solo Diversity Bike 2026

Soloevent.id - PT Viva Vastenburg Fortress bersama Pemerintah Kota Surakarta menggelar acara Solo Diversity...

Solo International Performing Arts Hari Kedua Tampilkan  5 Delegasi Seni Yang Memukau

Soloevent.id - Solo International Performing Arts (SIPA) 2026  Hari kedua menampilkan beragam karya seni...

More like this

Gerakan Solusi Indonesia Gelar Event GSI Youth di Kota Solo, November mendatang.

Soloevent.id - Indonesia memiliki jutaan anak muda dengan energi, kreativitas, gagasan, dan kemampuan untuk...

Gowes 30K Jelajah Sejarah! Intip Kemeriahan Solo Diversity Bike 2026

Soloevent.id - PT Viva Vastenburg Fortress bersama Pemerintah Kota Surakarta menggelar acara Solo Diversity...

SIPA 2026, Diplomasi Budaya melalui Seni Pertunjukan

Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 kembali menyuguhkan perayaan  seni pertunjukan  bertaraf  internasional di...