Friday, January 23, 2026
spot_img
HomeFilmBody Shaming Menurut Pendapat Para Artis

Body Shaming Menurut Pendapat Para Artis

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Ernest Prakasa menyoroti maraknya body shaming lewat film terbarunya, Imperfect: Karier, Cinta dan Timbangan. Film drama komedi ini diangkat dari buku karya istri Ernest, Meira Anastasia, yang berjudul sama.

Terus, bagaimana, ya, kira-kira pandangan para pemain Imperfect soal body shamming?

Pemeran Dika, Reza Rahadian, mengatakan seiring berkembangnya media sosial, banyak orang suka membandingkan diri mereka dengan citra-citra visual. Dari apa yang dilihat, orang-orang sampai meragukan keberadaan dirinya sendiri. “Melihat situasi seperti ini, isu ini memang penting untuk dibahas melalui sebuah karya film,” ungkapnya sehabis mengunjungi special screening film Imperfect di Cinema XXI The Park Mall, Rabu (18/12/2019).

Jessica Mila yang membawakan tokoh Rara mengaku prihatin dengan situasi body shamming akhir-kahir ini yang sudah dianggap wajar. “Setiap hari, aku tuh selalu dengar dan menemukan body shamming, kadang diri sendiri juga kelepasan karena sudah jadi kebiasaan,” paparnya.

Sebagai penulis buku dan naskah film Imperfect, cerita yang ia angkat berdasar dari pengalaman pribadi. Waktu itu, banyak netizen yang mengomentari dirinya sebagai sosok yang tidak sepadan menjadi istri selebritis terkenal.

“Waktu itu, kan, kulitku gelap dan rambutku pendek. Lalu ada komentar, ‘Ternyata pria cakep itu belum tentu istrinya cantik.’ Jadi, netizen itu sudah punya standar untuk istri artis,” ungkap Meira.



Perempuan kelahiran 29 April 1983 ini menyimpulkan maraknya body shamming karena makin berkembangnya platform yang membuat pengguna berkomentar tanpa harus bertatap muka dengan orang lain. Inilah yang menjadi awal bermulanya body shamming dan bullying.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Mix or Match: Cara Agra Rooftop Alila Solo Temukan Identitas Rasa Kamu Lewat Koktail

Agra Rooftop, bar rooftop tertinggi di kota Surakarta yang berlokasi di lantai 29 hotel...

Vibe Pasar Gede Beda Banget! Solo Di waktu Malam : Spot Nongkrong Klasik yang Lagi Hits

Soloevent.id - Kota Solo emang ada aja gebrakannya yang baru, selain menghadirkan berbagai acara...

The Sunan Hotel Solo Hadirkan Red Lantern Buffet

The Sunan Hotel Solo kembali menghadirkan pengalaman kuliner tematik melalui Red Lantern Buffet, sebuah...

More like this

GUMREGAH! Sinema Akhir Tahun #10 ISI Solo: Seruan Bangkit Lewat Karya, Targetkan Panggung Internasional.

Soloevent.id - Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Program Studi (Prodi) Film Institut Seni...

Dekade Kreativitas: Sinema Akhir Tahun ke-10 ISI Surakarta Rayakan Inovasi Film!

Festival Film Sinema Akhir Tahun #10 resmi dibuka hari ini Rabu (12/11) di Teater...

Solo Film Festival 2025, Putar Film Pendek Drama Kehidupan Berbalut Komedi

Soloevent.id - Sebuah festival film pendek diselenggarakan di Kota Solo dengan nama Solo Film...