Friday, January 23, 2026
spot_img
HomeSeni dan BudayaSIPA 2018 Gelorakan Pesan Kebersamaan dalam Keindahan Seni

SIPA 2018 Gelorakan Pesan Kebersamaan dalam Keindahan Seni

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Pembukaan Solo Internasional Performing Arts (SIPA) 2018 berlangsung meriah. Salah satu event seni pertunjukan di Kota Solo ini resmi dibuka dengan pemukulan kenong oleh Direktur SIPA, Wakil Wali Kota Solo, Kepala Bekraf, dan Kementerian Pariwisata, Kamis (6/9/2018) di Benteng Vastenburg.

Penonton juga ikut berpartisipasi dalam upacara pembukaan SIPA 2018 dengan menyalakan kembang api. Kemeriahan masih berlanjut ketika maskot SIPA 2018, Melati Suryodarmo, tampil dengan karya tarinya.

Karya Melati tersebut dibikin sesuai tema SIPA 2018, “We Are the World, We Are the Nations”, yang menampilkan percampuran tradisi yang mengglobal. Di karyanya itu, Melati berkolaborasi bareng penari dari Studio Plesungan dan Semarak Candrakirana. Mereka diiringi 30 pemusik Etnomusikologi ISI Surakarta.

Penampil kedua malam itu adalah Leineroebana Dance Company. Grup tari asal Belanda itu menyuguhkan tarian berjudul “Gonjang-ganjing”. Penampilan mereka diiringi oleh gamelan dan alat-alat musik khas Indonesia.

Penyaji ketiga di SIPA 2018 adalah Suling Bambu Dasarai Lamaknen dari Nusa Tenggara Timur. Mereka membawakan empat lagu, yakni “Sorak-Sorak Bergembira”, “Bolelebo” (lagu daerah NTT), “Oras Loro Marilin” (lagu daerah Belu), dan “Lolan Gol” (lagu daerah Lamaknen). Lagu-lagu tersebut dimainkan menggunakan alat musik khas NTT, foy doa.

Selain nama-nama di atas, SIPA 2018 hari pertama juga dimeriahkan oleh Studio Taksu (Solo), Chinese Youth Goodwill Association (Taiwan), dan Gilang Ramadhan feat Smiet (Jakarta dan Palu).



Direktur SIPA, Irawati Kusumorasri, menjelaskan, SIPA 2018 diikuti oleh seniman-seniman dari 10 negara. “Di tahun kesepuluh ini, SIPA ingin menggelorakan pesan kebersamaan dalam keindahan seni,” terang Ira saat memberikan sambutan.

Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Triawan Munaf, menyampaikan, dengan digelarnya SIPA, Solo semakin punya citra sebagai kota budaya.

SIPA 2018 akan digelar hingga Sabtu (8/9/2018). Event ini bisa ditonton secara gratis.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Mix or Match: Cara Agra Rooftop Alila Solo Temukan Identitas Rasa Kamu Lewat Koktail

Agra Rooftop, bar rooftop tertinggi di kota Surakarta yang berlokasi di lantai 29 hotel...

Vibe Pasar Gede Beda Banget! Solo Di waktu Malam : Spot Nongkrong Klasik yang Lagi Hits

Soloevent.id - Kota Solo emang ada aja gebrakannya yang baru, selain menghadirkan berbagai acara...

The Sunan Hotel Solo Hadirkan Red Lantern Buffet

The Sunan Hotel Solo kembali menghadirkan pengalaman kuliner tematik melalui Red Lantern Buffet, sebuah...

More like this

Wayang Kok Bahas Bullying? Begini Cara Karang Taruna Baluwarti “Menyentil” Anak Muda Zaman Now!

Soloevent.id - Festival Pucakawarti Vol.3 Baluwarti digelar di depan Kantor Kelurahan Baluwarti, Jumat-Sabtu (19-20/12/2025)....

Ternyata Ini Alasan Ribuan Mata Terpaku pada Panggung Disabilitas di Solo.

Soloevent.id - Kesenian tidak memandang batas yang berarti seni dapat diterima dan dilakukan oleh...

Konser “Gamelan Adi Kaloka: Merayakan Keragaman Nusantara”, sebuah konser kolaboratif seniman gamelan.

Soloevent.id - Tak kurang dari 175 talenta seni terlibat dalam sebuah pergelaran seni karawitan...