Thursday, October 15, 2026
HomeSeni dan BudayaTaman Satwa Taru Jurug Bagi-Bagi 4.000 Ketupat Dan Apam

Taman Satwa Taru Jurug Bagi-Bagi 4.000 Ketupat Dan Apam

Published on

- Advertisement -spot_img

 

Soloevent.id – Di akhir masa libur Lebaran dan menandai puncak Pekan Syawalan 2017, Minggu (2/7/2017), Taman Satwa Taru Jurug membagi-bagi ketupat dan apam sejumlah total 4.000 biji. Pesta ketupat ini merupakan tradisi yang telah dilakukan sejak 1976.

 

Sebelum dibagi-bagi, ketupat dan apam diarak dari boulevard Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menuju Taman Satwa Taru Jurug. Kirab tersebut melibatkan sekitar 300 peserta dari seniman, pihak Keraton Surakarta, perguruan silat, batik carnival, dan lain-lain.

 

 

Di dalam rombongan itu juga ada pemeran Jaka Tingkir, GPH Mangkubumi, yang menaiki kereta kencana. Sebelum bagi-bagi ketupat dan apam, Taman Satwa Taru Jurug menggelar pentas drama yang menceritakan perjalanan Jaka Tingkir menuju Demak.

 

Pentas drama itu serta prosesi bagi-bagi apam dan ketupat diadakan di tepi danau Taman Satwa Taru Jurug. Selepas didoakan, apam dan ketupat disebar kepada pengunjung. Warga tampak bersemangat saat berebut kedua penganan tradisional itu.

 

 

Sebenarnya apa filosofi dari bagi-bagi ketupat ini?

 

Budayawan Solo, KPA Winarno Kusumo, menyebutkan, kupat merupakan kependekan dari ngaku lepat. “Manusia seharusnya menyadari bahwa dirinya selalu salah dan berdosa. Maka, kita harus mengaku salah dan memohon ampunan kepada Tuhan,” katanya.

 

Pesta ketupat ini sekaligus menjadi ucapan syukur kepada Tuhan karena telah diberi kekuatan untuk menjalankan puasa selama bulan Ramadan. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan menjadi hiburan bagi pengunjung Taman Satwa Taru Jurug.

 

Direktur Utama Taman Satwa Taru Jurug, Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso, menjelaskan, Pekan Syawalan menjadi salah satu daya tarik pengunjung ketika momen libur Lebaran. “Dikemas dengan event budaya, kegiatan ini telah masuk ke kalender event Kota Solo,” tuturnya.

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Misteri Rumah Tua & Ritual Sesat: Siap-Siap Nonton Film Rambut Sewu 5 November!

Soloevent.id - Genre film horor masih menjadi genre yang banyak diminati oleh penonton. Dengan...

Merawat Tradisi, Merawat Bumi: Parade Kreativitas 15 RW di Kirab Hajatan Ageng Jagalan

Soloevent.id - Kirab Budaya Hajatan Ageng Jagalan (HAJ) Kelurahan Jagalan kembali digelar di Kelurahan...

Disco Pilates Hadir Pertama Kali di Solo, Musro The Sunan Hotel Solo

Kolaborasi Yogashala dan Music Room The Sunan Hotel Solo SOLO, 3 Oktober 2026 — Ada...

More like this

Merawat Tradisi, Merawat Bumi: Parade Kreativitas 15 RW di Kirab Hajatan Ageng Jagalan

Soloevent.id - Kirab Budaya Hajatan Ageng Jagalan (HAJ) Kelurahan Jagalan kembali digelar di Kelurahan...

Panggung Budaya Mahasiswa Internasional UNS di UNS Cultural Night 2026

Soloevent.id - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar UNS Cultural Night (UCN) 2026 dengan...

Solo International Performing Arts Hari Kedua Tampilkan  5 Delegasi Seni Yang Memukau

Soloevent.id - Solo International Performing Arts (SIPA) 2026  Hari kedua menampilkan beragam karya seni...