Friday, August 7, 2026
HomeSeni dan BudayaKirab Bhinneka Gandekan 2026, Tampilkan Berbagai Potensi Budaya Kelurahan Gandekan

Kirab Bhinneka Gandekan 2026, Tampilkan Berbagai Potensi Budaya Kelurahan Gandekan

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Kirab Bhinneka Gandekan kembali digelar di Kelurahan Gandekan Solo, Senin (1/6/2026). Event rutin tahunan ini pertama kali digelar pada tahun 2014 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. Tujuan Kirab Bhinneka Gandekan adalah terus memupuk dan melestarikan Nilai-Nilai Pancasila didalam kehidupan bermasyarakat warga Gandekan agar tetap Guyub, Rukun dan Bermartabat sesuai Slogan Masyarakat Kelurahan Gandekan dan membantu pertumbuhan ekonomi kepada pelaku UMKM yang ada di Gandekan.

Dalam acara Kirab Bhinneka Gandekan ke-11 ini berbagai macam Kesenian Budaya ditampilkan untuk melestarikan Budaya yang ada di Indonesia dan berbagai tema berganti di tiap tahunnya. Tahun ini mengangkat tema “Kuncaraning Budaya, Jumbuh Ing Rasa, Nyawiji Ing Karsa” yang bermakna tentang kejayaan budaya yang bertumbuh seiring rasa persaudaraan dan kesatuan tekad untuk membangun kehidupan masyarakat yang harmonis.

Ada beberapa rangkaian acara dalam Kirab Bhinneka kali ini. Pertama, ada Festival Bandar Penjalan, festival ini digelar di pinggiran Kali Pepe tepatnya Jl Sungai Tungkal hingga Pintu Air Demangan. Disini ada bazar UMKM yang menjual berbagai produk seperti makanan, kerajinan tangan dan fashion dari warga Gandekan. Lalu, ada pagelaran seni kampung warga Gandekan, ada umbul mantram dan puncaknya dengan Kirab Bhinneka Gandekan.

Puncak acara Kirab Bhinneka diikuti sembilan Rukun Warga (RW) dengan menampilkan potensi masing-masing. Berbagai kreasi budaya, kostum tematik, hingga atraksi seni tradisi ditampilkan dalam acara ini.

Seperti RW 02 yang menampilkan kreasi ogoh-ogoh berbentuk memedi sawah atau orang-orangan sawah dan jodang berisi aneka kuliner seperti timlo, sosis hingga semar mendem. RW 02 mengusung tema Pari Sumilak, filosofi yang diadaptasi dari motif batik khas Bojonegoro yang melambangkan kemakmuran bersama.

Lalu, RW 04 yang mengusung tema Penjalan dengan potensi khasnya yaitu penghasil batik Harsono. Disini tersimpan batik tulis asli yang sudah berusia 50 tahun. Kemudian, RW 05 yang menampilkan Parade unik tarian kembang wijaya kusuma.

Ketua Panitia Kirab Bhineka Gandekan 2026, Dwi Anton Setiawan mengatakan, “Melalui kegiatan ini, warga tidak hanya merayakan keberagaman budaya, tetapi juga menunjukkan bahwa nilai-nilai kebhinekaan, persatuan, dan keguyuban masih terjaga kuat di tengah kehidupan masyarakat perkotaan,” ujarnya saat membuka acara.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Korea Tourism Organization Perkuat Kerja Sama denganIndustri Pariwisata melalui Korea Tourism Seminar Solo 2026

Solo, 6 Agustus 2026 – Korea Tourism Organization (KTO) Jakarta kembali memperkuat promosi pariwisata...

Resmi Diumumkan! “Gondrong” Gunarto Terpilih Jadi Ambassador SIPA 2026.

Soloevent.id - Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 dengan bangga memperkenalkan "Gondrong" Gunarto sebagai...

Pecah Maksimal! Trio Macan, Denny Caknan hingga NDX AKA Sukses Goyang De Tjolomadoe.

Soloevent.id - Ribuan orang joget bareng di konser FYP (FestivalnYa Pedangdut) di De Tjolomadoe,...

More like this

Korea Tourism Organization Perkuat Kerja Sama denganIndustri Pariwisata melalui Korea Tourism Seminar Solo 2026

Solo, 6 Agustus 2026 – Korea Tourism Organization (KTO) Jakarta kembali memperkuat promosi pariwisata...

Resmi Diumumkan! “Gondrong” Gunarto Terpilih Jadi Ambassador SIPA 2026.

Soloevent.id - Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 dengan bangga memperkenalkan "Gondrong" Gunarto sebagai...

Pecah Maksimal! Trio Macan, Denny Caknan hingga NDX AKA Sukses Goyang De Tjolomadoe.

Soloevent.id - Ribuan orang joget bareng di konser FYP (FestivalnYa Pedangdut) di De Tjolomadoe,...