Tuesday, May 12, 2026
HomeFilmDiangkat Dari Novel Pendek, Cinta Laki-Laki Biasa Bikin Mewek

Diangkat Dari Novel Pendek, Cinta Laki-Laki Biasa Bikin Mewek

Published on

- Advertisement -spot_img

edit-770-513

Soloevent.id – Karya tulis Asma Nadia kembali menghiasi layar lebar Indonesia. Kali ini novel pendek berjudul Cinta Laki-laki  Biasa digarap menjadi film oleh rumah produksi Starvision Plus. Film yang menceritakan tentang ketulusan cinta ini tayang di bioskop per 1 Desember 2016.

Layaknya film adaptasi lainnya, adakah kendala dalam proses peralihan karya tulis ke film?

“Proses itu biasanya selalu ada lost in translation-nya dan ada hal yang missing,” kata Asma Nadia saat bertemu awak media di The Park Mall Solo Baru, Selasa (29/11/2016). Namun, kendala tersebut bisa ditambal berkat turun tangannya Asma dalam proses penulisan naskah.

Oleh produser Cinta Laki-laki Biasa, Chand Parwez Servia, ia diduetkan dengan Alim Sudio. “Saya dilibatkan untuk pengembangan skenario,” bebernya. Ini adalah kerjasama keempat Asma Nadia dengan Alim Sudio sebagai penulis skenario.

Asma mengatakan, sebuah film yang diangkat dari karya tulis pasti ada pengembangan dan pengayaan karena kebutuhan visual dan tulisan sangat berbeda. Walau ada pengembangan cerita, pesan yang disampaikan Cinta Laki-laki Biasa tidak mengalami perubahan.

Setelah diracik lebih lanjut oleh sutradara Guntur Soeharjanto, Cinta Laki-laki Biasa hadir sebagai film sederhana tapi megah yang menguras air mata. Hal itu dirasakan oleh Asma dan dua pemeran utama, Deva Mahenra dan Velove Vexia. “Saya puas banget sama film ini. Sehabis gala premier, saya ngegebukin Mas Guntur pake buku saking gemesnya,” tutur Asma.

Bagi Velove, Cinta Laki-laki Biasa adalah film yang luar biasa dari segi penyutradaraan, skenario, editing, dan pemeranan. “Sewaktu nonton sama Deva, saya bilang ke dia, ‘Ih, kok kita bisa buat adegan yang bikin kita nangis, sih?’,” tuturnya.

Menurut Velove, emosi yang berhasil disalurkan ke penonton merupakan buah dari pemeranan yang sesuai porsi. “Itu justru bikin hidup. Sesuatu yang sederhana ternyata bisa sangat dinikmati,” ujar dara kelahiran 13 Maret 1990 itu.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Benning Aesthetic Clinic Solo Rayakan Anniversary ke-16 : Defining The Future of Beauty

Soloevent.id - Dalam rangka merayakan anniversary ke-16, Benning Aesthetic Clinic Solo menggelar pameran spektakuler...

Semarak Budaya Indonesia 2026 Kembali Hadir di Solo Bawa Semangat “Swarna Bumi Bahari”

Soloevent.id - Semarak Budaya Indonesia (SBI) 2026 sebagai agenda tahunan Kota Surakarta kembali digelar...

Indonesia’s Horse Racing 2026 Hadirkan Pacuan Kuda, Budaya Jawa, dan Hiburan Modern di Tegalwaton

Tegalwaton – Gelanggang Pacuan Kuda Tegalwaton, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, dipadati sekitar 30.000 pengunjung...

More like this

Annisa & Venly Bongkar Tantangan Akting Paling Berat di Film ‘Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?’

Soloevent.id - Gimana sih rasanya kalau diajak meet n greet dan nonton bareng sama...

GUMREGAH! Sinema Akhir Tahun #10 ISI Solo: Seruan Bangkit Lewat Karya, Targetkan Panggung Internasional.

Soloevent.id - Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Program Studi (Prodi) Film Institut Seni...

Dekade Kreativitas: Sinema Akhir Tahun ke-10 ISI Surakarta Rayakan Inovasi Film!

Festival Film Sinema Akhir Tahun #10 resmi dibuka hari ini Rabu (12/11) di Teater...