Sunday, January 25, 2026
spot_img
HomeFilmAda Petualangan Sherina Di Pesta Film Solo 2016

Ada Petualangan Sherina Di Pesta Film Solo 2016

Published on

- Advertisement -spot_img

ADA PETUALANGAN SHERINA DI PESTA FILM SOLO 2016

Dia pikir. Dia yang paling hebat. Merasa paling jago dan paling dahsyat.

Kenal enggak dengan lirik di atas? Buat yang tumbuh di era ‘90-an kemungkinan besar familiar dengan syair itu. Ya, lirik tersebut merupakan cuplikan lirik dari lagu “Jagoan” yang dinyanyikan Sherina Munaf. “Jagoan” adalah salah satu lagu yang ada di film drama musikal fenomenal, Petualangan Sherina.

Bersama Jelangkung dan Ada Apa dengan Cinta, Petualangan Sherina disebut-sebut sebagai karya yang menjadi titik awal kebangkitan film-film Indonesia, pasca dibuai oleh seabrek film esek-esek. Buat yang sampai sekarang masih nge-fans dengan Petualangan Sherina, film arahan Riri Riza ini akan diputar di Kota Solo, lho.

Ya, Petualangan Sherina bakal diputar di Pesta Film Solo 2016, 15 Mei mendatang. Mengusung tema “Postalgia”, event tahunan Kine Klub Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta ini bakal memutar film-film yang booming di era ’90-an.

Digelar selama tiga hari, 13-15 Mei 2016 di Teater Tertutup Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT) ,Solo,  Pesta Film Solo 2016 bakalan menampilkan tiga film utama di setiap malamya. Selain Petualangan Sherina, diputar pula Bulan Tertusuk Ilalang.

Film karya Garin Nugroho yang diproduksi tahun 1995 ini akan diputar di hari kedua. Nah, yang unik, Kine Klub FISIP UNS bakalan memutar satu film dewasa “khas” tahun ’90-an di malam pertama penyelenggaraan. “Tak bisa dipungkiri, film esek-esek menjadi bagian dari sejarah perfilman Indonesia, terutama di dekade ’90-an. Tapi judulnya masih kami rahasiakan,” kata Programmer Acara Pesta Film Solo 2016, Dina Rezky, saat ditemui Soloevent, Rabu (13/4/2016) di Sekretariat Kine Klub FISIP UNS.

Melalui Pesta Film Solo 2016: Postalgia, Kine Klub FISIP UNS ingin mengajak penonton mengarungi waktu ke tahun 1990-2000 awal. Dina menyebutkan, selain pemutaran tiga film utama, di acara itu bakalan diputar pula film tematik, film komunitas, dan film e wong Solo. “Di setiap harinya kami juga mengadakan diskusi dengan tema yang berbeda-beda,” jelasnya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Mix or Match: Cara Agra Rooftop Alila Solo Temukan Identitas Rasa Kamu Lewat Koktail

Agra Rooftop, bar rooftop tertinggi di kota Surakarta yang berlokasi di lantai 29 hotel...

Vibe Pasar Gede Beda Banget! Solo Di waktu Malam : Spot Nongkrong Klasik yang Lagi Hits

Soloevent.id - Kota Solo emang ada aja gebrakannya yang baru, selain menghadirkan berbagai acara...

The Sunan Hotel Solo Hadirkan Red Lantern Buffet

The Sunan Hotel Solo kembali menghadirkan pengalaman kuliner tematik melalui Red Lantern Buffet, sebuah...

More like this

GUMREGAH! Sinema Akhir Tahun #10 ISI Solo: Seruan Bangkit Lewat Karya, Targetkan Panggung Internasional.

Soloevent.id - Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Program Studi (Prodi) Film Institut Seni...

Dekade Kreativitas: Sinema Akhir Tahun ke-10 ISI Surakarta Rayakan Inovasi Film!

Festival Film Sinema Akhir Tahun #10 resmi dibuka hari ini Rabu (12/11) di Teater...

Solo Film Festival 2025, Putar Film Pendek Drama Kehidupan Berbalut Komedi

Soloevent.id - Sebuah festival film pendek diselenggarakan di Kota Solo dengan nama Solo Film...