Sunday, February 1, 2026
spot_img
HomeSeni dan BudayaWMPC 2014 Tebarkan Misi Perdamaian

WMPC 2014 Tebarkan Misi Perdamaian

Published on

- Advertisement -spot_img

WMPC-2014-TEBARKAN-MISI-PERDAMAIAN_

Beberapa kali pesawat Cessna mengitari Stadion Manahan sambil membawa spanduk bertuliskan “Friendship & Professionalism”, sebelum upacara pembukaan World Military Parachuting Championship (WMPC)  2014 dimulai.

Memang, perdamaian dunia melalui ranah olahraga, sering didengungkan oleh Conseile International du Sport Militaire (CISM), atau dalam Bahasa Indonesia disebut dengan Dewan Olahraga Militer Internasional, melalui motto “Friendship Through Sport” dan “Game for Peace”.

Melalui Kejuaraan Dunia Terjun Payung Militer ke-38, yang bertempat di Solo, isu tersebut kembali disebarkan. Dalam kata sambutannya, Panglima TNI Jenderal Moeldoko, berharap dengan diselenggarakannya WMPC, akan mewujudkan perdamaian di segala penjuru.

“Kompetisi ini merupakan manifestasi untuk mewujudkan tatanan perdamaian dunia,” ujarnya, Jumat (19/9/2014). Ia menuturkan pula, event tahunan itu dapat menjembatani interaksi antar peserta. Sehingga jika komunikasi terbangun, dapat menjadi ajang sharing pengalaman antar negara. “Segenap peserta dapat mengidentifikasi masalah untuk menyiapkan kekuatan dalam membangun kedamaian dunia,” katanya.

Diikuti 406 atlet dari 42 negara, menurut Jenderal Moeldoko di lain sesi, hendaknya para peserta bisa mengesampingkan unsur politis, dan lebih konsentrasi di olahraga saja, dengan menjunjung semangat spotifitas. Ini terjadi lantaran beberapa negara yang turut berpartisipasi, masih terlibat konflik bilateral, seperti contoh Korea Selatan dan Korea Utara. “Melalui acara ini, diharapkan dapat mencairkan hubungan antarnegara. Karena olahraga, di luar ranah politik,” tandasnya.

WMPC 2014_World Military Parachuting Championship (WMPC)  2014 dilangsungkan dari 17-27 September 2014. Kompetisi tahunan ini akan mempertandingkan tiga nomor, yakni Accuracy (ketepatan mendarat), Style (gaya), dan Formation Skydiving (kerjasama di udara). Titik pendaratan dilakukan di tiga lokasi: Stadion Manahan, Alun Alun Selatan, dan Lanud Adi Soemarmo. Acara ini terbuka untuk umum.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Annisa & Venly Bongkar Tantangan Akting Paling Berat di Film ‘Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?’

Soloevent.id - Gimana sih rasanya kalau diajak meet n greet dan nonton bareng sama...

Bukan Sekadar Fashion Show, Rotary Club Solo Buktikan Perayaan Ultah Bisa Sambil Bantu Sesama.

Soloevent.id - Dalam rangka merayakan anniversary Rotary Club Solo Sriwedari ke-13 menggelar lomba batik...

Mix or Match: Cara Agra Rooftop Alila Solo Temukan Identitas Rasa Kamu Lewat Koktail

Agra Rooftop, bar rooftop tertinggi di kota Surakarta yang berlokasi di lantai 29 hotel...

More like this

Wayang Kok Bahas Bullying? Begini Cara Karang Taruna Baluwarti “Menyentil” Anak Muda Zaman Now!

Soloevent.id - Festival Pucakawarti Vol.3 Baluwarti digelar di depan Kantor Kelurahan Baluwarti, Jumat-Sabtu (19-20/12/2025)....

Ternyata Ini Alasan Ribuan Mata Terpaku pada Panggung Disabilitas di Solo.

Soloevent.id - Kesenian tidak memandang batas yang berarti seni dapat diterima dan dilakukan oleh...

Konser “Gamelan Adi Kaloka: Merayakan Keragaman Nusantara”, sebuah konser kolaboratif seniman gamelan.

Soloevent.id - Tak kurang dari 175 talenta seni terlibat dalam sebuah pergelaran seni karawitan...