Thursday, June 4, 2026
HomeSeni dan BudayaFestival Angklung Terselip Misi Perilaku Hidup Normal

Festival Angklung Terselip Misi Perilaku Hidup Normal

Published on

- Advertisement -spot_img

FESTIVAL ANGKLUNG TERSELIP MISI PERILAKU HIDUP NORMAL

Soloevent.id – Serangkaian acara digelar untuk rayakan Lustrum 8 Dies Natalis UNS. Salah satunya Festival Angklung yang diadakan oleh Fakultas Kedokteran UNS di Car Free Day (13/2). Memainkan 300 angkulung, para keluarga dan alumni fakultas kedokteran UNS kompak semarakkan  “Bunyikan Angklungmu Getarkan Jiwa Nasionalisme.”

Dalam rangkaian bakti sosial (baksos) kesehatan yang diadakan oleh Fak.Kedokteran UNS, terselip satu acara, Festival Angklung. Selain memainkan angklung, terdapat aksi donor darah dan senam sehat bersama. Beberapa kegiatan sosial ini didasari atas keprihatinan para alumnus terkait maraknya penyakit yang menyerang generasi muda, HIV AIDS. Penyakit yang disebabkan oleh penggunaan narkoba dan berperilaku menyimpang ini telah menjadi masalah utama yang harus diberantas bersama-sama.

Wakil dekan III sekaligus Bag. Pengabdian UNS Lustrum, dr.Paramasari Dirgahayu mengungkapkan bahwa banyaknya sarana sosial yang mendukung ataupun mencetuskan LGBT akan semakin menghancurkan generasi muda. Untuk itu, Alumnus Fak.Kedokteran UNS, bersatu untuk menyampaikan misi Anti-LGBT.

“Sekarang ini gak imbang. Orang malah lebih penasaran tentang LGBT. Bukan perilaku hidup normal. Kita ingin LGBT tidak usah diteriakkan lagi tapi teriakkan perilaku hidup normal. Makanya kita disini ingin menyuarakan perilaku hidup normal itu seperti apa,” tuturnya.

Angklung dianggap sebagai sarana media yang cocok untuk sosialisasi ke masyarakat. Cara bermainnya yang mudah, mampu menarik masyarakat untuk bermain bersama. Dengan kebersamaan itulah para dokter mengajak masyarakat untuk  bersama-sama berperilaku hidup normal.

“Para dokter akan membawakan tema seperti ini ke daerah masing-masing untuk serempak mengajak masyarakat. Percuma menghasilkan SDM yang produktif tapi masyarakat gak diajak bersama. Kita menyatukan misi Anti-LGBT, tingkatkan nasionalisme dan perilaku hubungan normal, tekan radikalisme,” pungkasnya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Madreya EO Sukses Gelar “Nge-Lawak Berbudaya” Di Koat Coffee Kartasura

Kartasura, 17 Mei 2026 - Madreya EO, kelompok event organizer yang beranggotakan mahasiswa semester...

Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta Gelar Event Kaum Ngalcerun di Kampung Wisata Batik Kauman

Soloevent.id - Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta menggelar kegiatan Kaum Ngalcerun di...

Kirab Bhinneka Gandekan 2026, Tampilkan Berbagai Potensi Budaya Kelurahan Gandekan

Soloevent.id - Kirab Bhinneka Gandekan kembali digelar di Kelurahan Gandekan Solo, Senin (1/6/2026). Event...

More like this

Kirab Bhinneka Gandekan 2026, Tampilkan Berbagai Potensi Budaya Kelurahan Gandekan

Soloevent.id - Kirab Bhinneka Gandekan kembali digelar di Kelurahan Gandekan Solo, Senin (1/6/2026). Event...

Edisi Dasawarsa, Festival Literasi Nasional 2026 Gelar Pentas Karya di Pasar Triwindu

Soloevent.id - Festival Literasi Nasional 2026 kembali digelar di Kota Solo, Jumat-Minggu (22-24/5/2026). Ini...

Berjalan Kaki dari Bali ke Borobudur: Cerita 57 Biksu Dunia Singgah di Kota Bengawan

Soloevent.id - Puluhan biksu dari empat negara memulai prosesi Pindapata dan Sanghadana dalam rangka...