Thursday, October 15, 2026
HomePameranKarya-Karya Menawan Di Momen Kasih Sayang

Karya-Karya Menawan Di Momen Kasih Sayang

Published on

- Advertisement -spot_img

KARYA-KARYA MENAWAN DI MOMEN KASIH SAYANG

Enam malam ini, terhitung sejak Rabu-Senin (10-15/2/2016) Solo’s Bistro menjadi ajang pameran fotografi. Dipersembahkan oleh Fisip Photography Club (FFC) UNS, 22 seni photography yang bertemakan kasih sayang, memberikan sentuhan yang pas di momen valentine ini.

Konsep dari pameran ini terbersit dari bahasa sansekerta, “Jenggama Kama”. Jenggama Kama berarti, sebuah foto bukan tentang “foto” itu sendiri namun tentang membikin momennya. Ketua Fisip Photography Club, Tendi Pambudi menjelaskan bahwa membikin momen disini seperti halnya jenis foto konsep. Yang mana sang fotografer sudah mengkonsep terlebih dahulu apa yang akan dipotret nya. “Seperti foto ini (sambil menunjuk sebuah poto konsep di pameran yang bertemakan “Forgive.”) ini kan gak mungkin ada laki-laki yang tiba-tiba berdiri nunduk sambil memegang bunga mawar. Ini pasti udah dikonsep dulu sama fotografer,” ujarnya.

Ada juga diskusi  fotografi oleh owner Fresh Foto Solo, Ade Rizal yang menyampaikan materi tentang poto konsep. Diskusi ini juga mengundang beberapa kawan yang berasal dari UKM atau komunitas fotografi di Solo. Awalnya Fisip Photography Club UNS adalah UKM fotografi yang fokus pada foto jurnalistik. Namun, mereka disini ingin keluar dari zona nyaman dan mencoba hal baru untuk dipelajari.

Keinginan Fisip Photography Club UNS untuk melebarkan sayap didunia fotografi telah terlihat dalam karya mereka di pameran. Ada beberapa jenis fotografi terpampang disana. Sebut saja foto konsep, human interest, jurnalistik dan scan photography. Salah satu karya yang menarik perhatian Soloevent adalah foto bayangan karya sang ketua, Tendi Pambudi. Tendi mengatakan bahwa fotonya tersebut merupakan jenis dari poto jurnalistik. Yang mana dalam foto tersebut ia memanfaatkan bayangan dan memfotonya dengan posisi terbalik, “Ini diambil saat car free day. Ngambil bayangan keluarga yang sedang jalan disitu. Ayah, Ibu dan anak ditengahnya. Mencerminkan sebuah arti kesayangan,”ungkapnya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Merawat Tradisi, Merawat Bumi: Parade Kreativitas 15 RW di Kirab Hajatan Ageng Jagalan

Soloevent.id - Kirab Budaya Hajatan Ageng Jagalan (HAJ) Kelurahan Jagalan kembali digelar di Kelurahan...

Disco Pilates Hadir Pertama Kali di Solo, Musro The Sunan Hotel Solo

Kolaborasi Yogashala dan Music Room The Sunan Hotel Solo SOLO, 3 Oktober 2026 — Ada...

Panggung Budaya Mahasiswa Internasional UNS di UNS Cultural Night 2026

Soloevent.id - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar UNS Cultural Night (UCN) 2026 dengan...

More like this

Satu Dekade Dayskomvis! Intip Pameran Desain ‘Interplay Visual Noise’ di Gedung Djoeang 45

Soloevent.id - Program Studi D3 Desain Komunikasi Visual (DKV) telah sukses menggelar acara Dayskomvis...

Melihat Replika Kapal Jung Jawa di Pameran Museum Keliling Abhinawa Bhumi #2 Ndalem Djojokoesoeman.

Soloevent.id - Pameran Museum Keliling Abhinawa Bhumi #2 digelar di Rumah Kabudayan Ndalem Djojokoesoeman,...

Surga Anggrek Nusantara! Solo Anggrek Festival 2026 Hadir di Loji Gandrung

Soloevent.id - Solo Anggrek Festival kembali digelar untuk kedua kalinya di Kota Solo pada...