Monday, January 26, 2026
spot_img
HomeSeni dan BudayaInternational Rain Festival 2016, Cara Unik Rayakan Musim Hujan

International Rain Festival 2016, Cara Unik Rayakan Musim Hujan

Published on

- Advertisement -spot_img

INTERNATIONAL RAIN FESTIVAL 2016, CARA UNIK RAYAKAN MUSIM HUJAN

Mugidance Community punya cara dalam merayakan musim penghujan. Bertempat di Mugidance Studio, Desa Pucangan, Kartasura, Sukoharjo, sebuah pertunjukan seni berkonsep outdoor akan digelar. International Rain Festival 2016 namanya. 300-an seniman dari dalam dan luar negeri siap memeriahkan acara ini.

Para performer tersebut bakal menyuguhkan karya di lima panggung outdoor yang bisa dibilang cukup unik, seperti kebun, pendhapa, mandala, kolam, dan kandang kerbau, Tak hanya tari, penampil bakalan menyajikan beragam jenis pertunjukan, antara lain musik, teater, performing art, wayang, dan lainnya. Nantinya, kesemua delegasi – kecuali penampil dari anak-anak sekolahan – akan menampilkan karya bertema hujan.

Selain suguhan di atas, International Rain Festival 2016 juga akan menggelar workshop dan pemutaran film. Ada dua workshop yang digelar yakni workshop penanaman biopori dan pemfaatan air hujan sebagai air alkali. “Kami juga bakal memutar film semi dokumenter. Film itu mengkritisi tentang air minum dalam kemasan,” tutur Ketua Penyelenggara International Rain Festival 2016, Nuri Aryati, saat menggelar jumpa pers di Mugidance Studio, Jumat (8/1/2016).

Nuri mengatakan, dibanding tahun lalu, jumlah pengisi acara International Rain Festival 2016 mengalami peningkatan. Seniman dari 12 provinsi di Indonesia, serta 2 penampil dari luar negeri – Inggris dan Filipina – turut berpartisipasi di event yang telah bergulir dua edisi ini.

Dihelat di luar ruangan pada saat musim hujan, International Rain Festival 2016 ingin mengajak masyarakat untuk mensyukuri berkah dari hujan. “Acara ini kami sengaja gelar di Mugidance Studio supaya masyarakat di sekitar sini dapat menambah wawasannya tentang kesenian. Sekaligus untuk menghidupkan perekonomian desa,” kata Nuri.

International Rain Festival 2016 akan diadakan selama dua hari, Sabtu-Minggu (9-10/12/2016), mulai jam 15.00 hingga 23.00 WIB.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Mix or Match: Cara Agra Rooftop Alila Solo Temukan Identitas Rasa Kamu Lewat Koktail

Agra Rooftop, bar rooftop tertinggi di kota Surakarta yang berlokasi di lantai 29 hotel...

Vibe Pasar Gede Beda Banget! Solo Di waktu Malam : Spot Nongkrong Klasik yang Lagi Hits

Soloevent.id - Kota Solo emang ada aja gebrakannya yang baru, selain menghadirkan berbagai acara...

The Sunan Hotel Solo Hadirkan Red Lantern Buffet

The Sunan Hotel Solo kembali menghadirkan pengalaman kuliner tematik melalui Red Lantern Buffet, sebuah...

More like this

Wayang Kok Bahas Bullying? Begini Cara Karang Taruna Baluwarti “Menyentil” Anak Muda Zaman Now!

Soloevent.id - Festival Pucakawarti Vol.3 Baluwarti digelar di depan Kantor Kelurahan Baluwarti, Jumat-Sabtu (19-20/12/2025)....

Ternyata Ini Alasan Ribuan Mata Terpaku pada Panggung Disabilitas di Solo.

Soloevent.id - Kesenian tidak memandang batas yang berarti seni dapat diterima dan dilakukan oleh...

Konser “Gamelan Adi Kaloka: Merayakan Keragaman Nusantara”, sebuah konser kolaboratif seniman gamelan.

Soloevent.id - Tak kurang dari 175 talenta seni terlibat dalam sebuah pergelaran seni karawitan...