Monday, January 26, 2026
spot_img
HomeSeni dan BudayaFestival Tas Nusantara (Festara) Akan Dijadikan Agenda Tahunan

Festival Tas Nusantara (Festara) Akan Dijadikan Agenda Tahunan

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Festara 2024 yang telah berlangsung selama dua hari (Sabtu – Minggu, 22 – 23 Juni 2024) di Pendapa Balaikota Surakarta menuai kesuksesan besar. Event yang baru pertama kali digelar di Indonesia ini memperoleh sambutan positif dari warga dan diisi dengan beragam acara.

Mulai dari workshop pembuatan aneka kreasi tas, talkshow, pertunjukan seni, dan yang tidak permah ketinggalan, ekspo atau pameran beragam produk tas diadakan dalam acara ini. Jumlah peserta dan pengunjungnya cukup banyak, bahkan tidak sedikit di antara mereka yang secara khusus datang ke Solo untuk menghadiri perhelatan unik tersebut.

Atas dasar inilah muncul gagasan untuk menjadikan Festara sebagai agenda tahunan di Solo. Heru Mataya, selaku inisiator sekaligus pelaksana Festara 2024 mengemukakan hal ini ketika bersua dengan sejumlah wartawan di sela-sela acara.

Dia menjelaskan, tas merupakan sebuah produk yang sudah ada sejak ratusan atau ribuan tahun lalu. Hal ini terbukti dengan adanya relief-relief candi yang menggambarkan keberadaan tas. Selain itu masing-masing daerah punya ciri khas sendiri-sendiri dan saat ini telah berkembang sebagai salah satu produk unggulan dalam ekonomi kreatif.

Sehingga tidak mengherankan jika peserta yang tertarik bergabung bukan hanya berasal dari Solo saja, tetapi juga dari beberapa daerah lain seperti Yogyakarta, Semarang, hingga Malang. Mereka sangat antutias bergabung dalam Festara karena event ini mempunyai daya tarik tinggi dan nilai keistimewaan tersendiri.

Harapan dan Tujuan

Kepada Solopos Heru juga menyebutkan, Festara 2024 diharapkan bisa membantu memetakan keberadaan produk-produk tas di Indonesia. Selain itu dapat menjadi media pengenalan produk tas hasil kreasi para pelaku UMKM sambil mengasih pemahaman kepada masyarakat, terutama terkait dengan tradisi tas.

Selanjutnya diterangkan pula, ide menjadikan Festara sebagai acara tahunan di Solo memiliki beberapa tujuan khusus. Pertama adalah sebagai wujud dukungan bagi kota ini yang sebelum ini sudah masuk dalam daftar Creative Cities Netwrk (Jaringan Kota Kreatif) dari UNESCO.

Selain itu dia beranggapan, Solo harus bisa memiliki event sendiri, tidak hanya sekedar meniru atau menjadi tempat penyelenggaraan suatu acara saja. Apabila dapat punya event sendiri, pasti makin banyak wisatawan yang tertarik datang ke kota ini karena tidak dapat menemukan event serupa di daerah lain.

Sementara itu secara umum, tas sudah lama jadi bagian dari budaya etnik nusantara dan tradisi ini menyebar di setiap penjuru tanah air. Misalnya tas anjat dari suku Dayak, sepu dari Toraja, koja dari suku Baduy, Saloi dari Maluku, hingga kerombokan dari Jawa.

Lebih dari itu, masih banyak tas lain yang selama ini belum tercatat atau terindentifikasi secara resmi sebagai milik bangsa. Bahkan mungkin ada yang belum tahu ada tas Indonesia yang telah ditetapkan sebagai World Heritage (warisan dunia) oleh UNESCO pada tahun 2012, yakni tas noken dari Papua.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Mix or Match: Cara Agra Rooftop Alila Solo Temukan Identitas Rasa Kamu Lewat Koktail

Agra Rooftop, bar rooftop tertinggi di kota Surakarta yang berlokasi di lantai 29 hotel...

Vibe Pasar Gede Beda Banget! Solo Di waktu Malam : Spot Nongkrong Klasik yang Lagi Hits

Soloevent.id - Kota Solo emang ada aja gebrakannya yang baru, selain menghadirkan berbagai acara...

The Sunan Hotel Solo Hadirkan Red Lantern Buffet

The Sunan Hotel Solo kembali menghadirkan pengalaman kuliner tematik melalui Red Lantern Buffet, sebuah...

More like this

Wayang Kok Bahas Bullying? Begini Cara Karang Taruna Baluwarti “Menyentil” Anak Muda Zaman Now!

Soloevent.id - Festival Pucakawarti Vol.3 Baluwarti digelar di depan Kantor Kelurahan Baluwarti, Jumat-Sabtu (19-20/12/2025)....

Ternyata Ini Alasan Ribuan Mata Terpaku pada Panggung Disabilitas di Solo.

Soloevent.id - Kesenian tidak memandang batas yang berarti seni dapat diterima dan dilakukan oleh...

Konser “Gamelan Adi Kaloka: Merayakan Keragaman Nusantara”, sebuah konser kolaboratif seniman gamelan.

Soloevent.id - Tak kurang dari 175 talenta seni terlibat dalam sebuah pergelaran seni karawitan...