Friday, January 23, 2026
spot_img
HomeSeni dan BudayaMakin Meriah, Ada Pesta Kembang Api dan Kirab Barongsai di Grebeg Sudiro

Makin Meriah, Ada Pesta Kembang Api dan Kirab Barongsai di Grebeg Sudiro

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Bukannya jadi sepi, event Grebeg Sudiro yang digelar sejak awal Januari 2023 justru terasa makin meriah. Terlebih ketika dilangsungkan pawai atau karnaval budaya pada Minggu siang, 15 Januari 2023 kemarin. Total pengunjungnya mencapai puluhan ribu orang.

Selain itu bisa dipastikan, kemeriahan ini akan terlihat lebih seru lagi pada hari Sabtu malam, 21 Januari 2023. Tepat pada pukul 00:00 WIB atau saat pergantian tahun baru Imlek nanti, akan diadakan pesta kembang api dengan durasi yang cukup lama sekitar 20 menit.

Wali Kota Surakarta Gibran Rakabumingraka sejak awal rencana ini digaungkan telah memberi persetujuan dan izin untuk mengadakan acara tersebut pada panitia.

Ketua Grebeg Sudiro 2023 Arga Dwi Setyawan menyampaikan kabar ini dalam acara jumpa pers beberapa waktu lalu di Kelurahan Sudiroprajan, Kecamatan Jebres. Selain itu dia juga menjelaskan bahwa pesta kembang api tersebut akan dilangsungkan usai pentas Harmoni Sudiro.

Kirab Barongsai

Setelah pesta kembang api, bakal ada kemeriahan lain yang tak kalah menarik dalam dua pekan berikutnya tepatnya pada Sabtu, 4 Februari 2023. Hari tersebut bertepatan dengan Cap Go Meh atau akhir dari seluruh rangkaian perayaan tahun baru Imlek.

Meskipun event Grebek Sudiro sendiri akan berakhir pada 30 Januari 2023, tetap akan digelar kirab barongsai untuk memeriahkan Cap Go Meh. Tidak tanggung-tanggung, ada tiga kelompok barangsai sekaligus yang siap melakukan atraksi sambil berkeliling kota.

Rute Kirab

Dalam rilisnya Solopos melaporkan, tiga grup barongsai tersebut adalah Macan Putih Sudiroprajan, Tripusaka Solo, dan Budi Darma Solo. Masing-masing mempunyai rute kirab yang berbeda-beda.

Kelompok Macan Putih akan melakukan atraksi dari Jl. Suryo Pranoto, lalu menuju Kepatihan, Jl. Urip Sumoharjo, Jl. RE Martadinata, kemudian ke Jl. Juanda. Setelah itu dengan mobil langsung menuju kawasan Gemblegan.

Sedangkan grup Tripusaka Solo siap mengawali kirab barongsai dari Kelenteng Tien Kok Sie menuju Pasar Klewer, kemudian dilanjutkan ke kawasan Coyudan, Kratonan, dan berakhir di Oriental Elektronik. Selanjutnya untuk grup Budi Darma Solo rutenya dimulai dari kawasan Kepanjen menuju Pasar Ledoksari dan berakhir di Pasar Legi.

Adjie Chandra, selaku penanggung jawab acara kirab mengaku jika sebenarnya Cap Gomeh tahun 2023 jatuh pada hari Minggu atau tanggal 5 Februari. Tapi mengingat sebagian besar toko tutup di hari tersebut, maka dimajukan jadi hari Sabtu agar lebih gayeng karena banyak toko yang buka.

Dia menceritakan, kirab barongsai merupakan tradisi kuno bangsa Cina dengan tujuan untuk menghapus aura-aura buruk. Namun untuk perayaan di Solo, memiliki maksud yang lain yaitu memberi hiburan pada masyarakat.

Selama kirab berlangsung, biasanya banyak warga Tionghoa dan pemilik toko yang memberikan angpo sebagai hadiah dan tanda ucapan terimakasih kepada anggota grup barongsai. Sambil melakukan atraksi beserta tarian dengan iringan tetabuhan, mereka mengambil hadiah tersebut melalui gigi barongsai dan liong.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Mix or Match: Cara Agra Rooftop Alila Solo Temukan Identitas Rasa Kamu Lewat Koktail

Agra Rooftop, bar rooftop tertinggi di kota Surakarta yang berlokasi di lantai 29 hotel...

Vibe Pasar Gede Beda Banget! Solo Di waktu Malam : Spot Nongkrong Klasik yang Lagi Hits

Soloevent.id - Kota Solo emang ada aja gebrakannya yang baru, selain menghadirkan berbagai acara...

The Sunan Hotel Solo Hadirkan Red Lantern Buffet

The Sunan Hotel Solo kembali menghadirkan pengalaman kuliner tematik melalui Red Lantern Buffet, sebuah...

More like this

Wayang Kok Bahas Bullying? Begini Cara Karang Taruna Baluwarti “Menyentil” Anak Muda Zaman Now!

Soloevent.id - Festival Pucakawarti Vol.3 Baluwarti digelar di depan Kantor Kelurahan Baluwarti, Jumat-Sabtu (19-20/12/2025)....

Ternyata Ini Alasan Ribuan Mata Terpaku pada Panggung Disabilitas di Solo.

Soloevent.id - Kesenian tidak memandang batas yang berarti seni dapat diterima dan dilakukan oleh...

Konser “Gamelan Adi Kaloka: Merayakan Keragaman Nusantara”, sebuah konser kolaboratif seniman gamelan.

Soloevent.id - Tak kurang dari 175 talenta seni terlibat dalam sebuah pergelaran seni karawitan...