Friday, January 30, 2026
spot_img
HomeSeni dan BudayaPemain Barongsai Dibekali Dasar Gerakan Wushu

Pemain Barongsai Dibekali Dasar Gerakan Wushu

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Pagi itu, murid-murid SD Warga kompak memakai baju merah. Mereka duduk memenuhi pinggir lapangan sekolah. Mata mereka tertuju pada empat barongsai yang sedang beratraksi di atas bangku tinggi. Mereka kelihatan kagum, tapi sesekali juga berteriak saat barongsai melakukan atraksi menantang.

Yang sedang tampil itu adalah kelompok barongsai dan liong Tripusaka. Sepanjang pertunjukan, Pembina Tripusaka Adjie Chandra menginformasikan kepada para siswa agar tidak menirukan setiap gerakan barongsai karena diperlukan latihan intensif.

Ditemui Soloevent selepas acara, Adjie menjelaskan untuk bisa menguasai gerakan-gerakan barongsai, para pemain dibekali dengan dasar-dasar gerakan wushu, salah satunya gaya kuda-kuda. Mereka harus latihan intensif tiga kali dalam seminggu. “Saya selalu mengimbau anak didik untuk rajin datang latihan supaya cepat menguasai teknik,” ungkapnya, Selasa (21/1/2020).

Saat tampil, Adjie mengerahkan 30 personel, yang terdiri dari para pemain barongsai dan pemain musik. Mereka berasal dari beragam usia, dari usia 6 tahun hingga yang sudah berumah tangga.

Menantangnya gerakan barongsai kadang membuat penonton kepikiran, “Pernah enggak, ya, pemainnya mengalami kecelakaan saat tampil atau latihan?” Salah satu pemain barongsai Tripusaka, Sarjanto, menjawabnya. Dia pernah mengalami kecelakaan, tetapi tidak parah. “Paling cuma terpeleset aja, sih, dan itu tidak sampai parah,” ungkapnya.



Adjie menerangkan kecelakaan lebih disebabkan hal teknis, misalnya tumpuan yang kurang kuat, atau tumpukan kursi yang tiba-tiba bergeser. Kata Adjie, Tripusaka selalu bertanggung jawab penuh jika ada kecelakaan yang dialami anak didiknya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Annisa & Venly Bongkar Tantangan Akting Paling Berat di Film ‘Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?’

Soloevent.id - Gimana sih rasanya kalau diajak meet n greet dan nonton bareng sama...

Bukan Sekadar Fashion Show, Rotary Club Solo Buktikan Perayaan Ultah Bisa Sambil Bantu Sesama.

Soloevent.id - Dalam rangka merayakan anniversary Rotary Club Solo Sriwedari ke-13 menggelar lomba batik...

Mix or Match: Cara Agra Rooftop Alila Solo Temukan Identitas Rasa Kamu Lewat Koktail

Agra Rooftop, bar rooftop tertinggi di kota Surakarta yang berlokasi di lantai 29 hotel...

More like this

Wayang Kok Bahas Bullying? Begini Cara Karang Taruna Baluwarti “Menyentil” Anak Muda Zaman Now!

Soloevent.id - Festival Pucakawarti Vol.3 Baluwarti digelar di depan Kantor Kelurahan Baluwarti, Jumat-Sabtu (19-20/12/2025)....

Ternyata Ini Alasan Ribuan Mata Terpaku pada Panggung Disabilitas di Solo.

Soloevent.id - Kesenian tidak memandang batas yang berarti seni dapat diterima dan dilakukan oleh...

Konser “Gamelan Adi Kaloka: Merayakan Keragaman Nusantara”, sebuah konser kolaboratif seniman gamelan.

Soloevent.id - Tak kurang dari 175 talenta seni terlibat dalam sebuah pergelaran seni karawitan...