Thursday, May 21, 2026
HomeSeni dan BudayaKetoprakan Ala Putra Putri Solo 2014

Ketoprakan Ala Putra Putri Solo 2014

Published on

- Advertisement -spot_img

PUTRA-PUTRI-SOLO-2014

Yo kanca ning nggisik gembira. Alerap-lerap banyune segara. Angliyak numpak prau layar. Ing dina Minggu keh pariwisata…

Lagu daerah berjudul “Prau Layar” tersebut dinyanyikan secara ceria dan bersemangat oleh 30 semifinalis Putra Putri Solo (PPS) 2014. Dengan sedikit tambahan gerak, tembang ciptaan Ki Narto Sabdo itu menjadi pembuka pergelaran ketoprak dengan lakon “Pembayun”. Malam itu, Minggu (17/8/2014), Paguyuban Putra Putri Solo bekerjsama dengan Ketoprak Seniman Muda Surakarta (KSMS), menampilkan pentas kolaborasi yang merupakan rangkaian acara Pemilihan Putra Putri Solo 2014.

Bertempat di Gedung Kesenian Balekambang, acara tersebut dimaksudkan untuk mengedukasi para semifinalis PPS 2014 kepada budaya Jawa. Menurut Ketua Penyelenggara Pemilihan Putra Putri Solo, Miftah Faridl Widhagdha, dengan diadakannya pementasan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan rasa cinta para semifinalis kepada budaya mereka. “Mereka pastinya juga akan menghargai pemain-pemain yang lain, ‘Oh, ternyata main ketoprak cuma dibayar segitu, ternyata susah juga, ya?’ Kami ingin memunculkan itu,” tambahnya.

Ketoprak putra putri solo 2014Kondisi Ketoprak Balekambang yang kembang-kempis, juga menjadi sorotan panitia penyelenggara.  Pemilihan PPS yang merupakan ajang pemilihan duta wisata ini, berkeinginan mempromosikan Ketoprak Balekambang sebagai salah satu rujukan destinasi wisata Kota Bengawan. “Efeknya setelah kami tampil malam ini, harapan kami pada bulan-bulan depan  ketika ada pentas di sini, masyarakat Solo bisa ramai nonton,”  tutur mahasiswa Ilmu Komunikasi UNS angkatan 2010 ini.

Selain dua hal di atas, pertunjukan ini juga merupakan ajang penilaian untuk menentukan siapa saja yang berhak lolos ke babak 20 besar pemilihan PPS. Menurut Miftah, ada beberapa segi yang dinilai, antara lain pendalaman peran, kemampuan akting di atas panggung, dan kerjasama tim untuk saling melengkapi guna menghadirkan sajian yang enak ditonton. Bertindak sebagai juri yaitu ST Wiyono, Sri Wahyudi, dan Febri Dipokusumo.

Pementasan “Pembayun” sendiri disutradarai oleh Eko Sutarno, dengan penulis naskah Dwi Mustanto. Mengisahkan tentang pertempuran Kerajaan Mataram dengan Kerajaan Mangir. Setelah Mataram kalah dalam peperangan, Ki Juru Mertani yang merupakan penasehat Panembahan Senopati, menyarankan agar putri sang raja yang bernama Pembayun, untuk mencari kelemahan Ki Ageng Mangir dengan menyamar sebagai ledhek.

tarian putra-putri solo 2014Eko Sutarno menyampaikan proses singkat yang hanya berlangsung lima hari, menjadi alasan tersendiri bagi pihaknya dalam memilih naskah “Pembayun”. “Mula digawekke lakon sing semaksimal mungkin, sing gampang-gampang. Ning jane nggih mboten gampang, wong nyatane ketoprak jane yo gampang-gampang angel [Maka kami membuat cerita yang semaksimal mungkin, yang gampang. Tapi nyatanya juga tidak mudah, karena main ketoprak itu gampang-gampang sulit],” ungkap Eko.

Ditemui usai pentas, ST Wiyono yang bertindak sebagai juri, merasa “maklum” dengan penampilan para semifinalis Putra Putri Solo 2014. Namun baginya, semangat yang menonjol dari masing-masing kontestan patut dinilai lebih.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Meski Balon Udara Gagal Terbang, Warga Tetap Padati Alun-Alun Utara Solo

Soloevent.id - Belasan balon udara yang disiapkan manajemen Bank Jateng Syariah Cabang Solo dalam...

Dari Kuliner Viral sampai Guyon Waton, Ini Keseruan Uleg Bazar Kuliner 2026 di Mangkunegaran

Soloevent.id - Uleg Bazar Kuliner (UBK) 2026 digelar pada 14 hingga 17 Mei 2026...

Pre-Event Solo Batik Carnival ke-17 Kenalkan Tema “Pitoelas” di The Park Mall Solo Baru

Soloevent.id - Pre-Event Pertama Solo Batik Carnival ke-17 digelar di Atrium The Park Mall...

More like this

Pre-Event Solo Batik Carnival ke-17 Kenalkan Tema “Pitoelas” di The Park Mall Solo Baru

Soloevent.id - Pre-Event Pertama Solo Batik Carnival ke-17 digelar di Atrium The Park Mall...

Semarak Budaya Indonesia 2026 Kembali Hadir di Solo Bawa Semangat “Swarna Bumi Bahari”

Soloevent.id - Semarak Budaya Indonesia (SBI) 2026 sebagai agenda tahunan Kota Surakarta kembali digelar...

26 Delegasi Dari 23 Daerah Siap Meriahkan Event Semarak Budaya Indonesia 2026

Soloevent.id - Semarak Budaya Indonesia (SBI) 2026 kembali menghadirkan perhelatan budaya yang mempersatukan keberagaman...