Monday, July 13, 2026
HomeSeni dan BudayaEvent Bukan Musik Biasa Hadirkan Musik Religi Etnik Jawa di Taman Budaya...

Event Bukan Musik Biasa Hadirkan Musik Religi Etnik Jawa di Taman Budaya Jawa Tengah

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Perayaan Event Bukan Musik Biasa (BMB) kembali digelar di Pendopo Wisma Seni Taman Budaya Jawa Tengah, Senin (30/3/2026). Acara yang digelar ke-110 kali ini dalam edisi Hari Raya Idhul Fitri dengan menampilkan musik-musik religi.

Ada serangkaian pertunjukan yang dihadirkan oleh sejumlah seniman beserta karya-karyanya. Acara dibuka dengan penampilan dari Paguyuban Santiswara – Larasmadya Weningati menampilkan pertunjukan Gending Rambu dari Keraton.

Acara dilanjutkan dengan diskusi yang membahas tentang Paguyuban Santiswara Larasmadya Weningati dengan pembicara oleh Waluyo Satrio Sukarno dari Paguyuban Sanyiswara dan moderator oleh Joko S Gombloh.

Santiswara Larasmadya ini merupakan akulturasi budaya Islam dan Jawa yang menjadi salah satu wadah untuk menciptakan sebuah kesenian yang berbeda. Di dalamnya ada sebuah wadah berbentuk Gerongan yang terdapat pada teknik Jawa, sedangkan instrumen lain yang mewakili simbol bagi kebudayaan Jawa. Gerongan ini adalah suatu vokal yang dilantunkan bersama-sama dalam satu sajian Gending.

Secara etimologi Santiswara berasal dari kata Santi dan swara. Santi memiliki arti doa, sedangkan swara memiliki arti suara. Jadi, Sastiswara adalah permohonan atau doa atau usaha mendekatkan diri dengan Sang Maha Kuasa melalui suara. Larasmadya berasal dari dua kata yaitu Laras yang memiliki arti enak, sedangkan Madya yang memiliki arti tengah-tengah. Santiswara Larasmadya Wening Ati ini kurang lebih terdiri dari instrumen gendang, gamelan, gender dan slentem.

Bukan Musik Biasa (BMB) merupakan salah satu program pelayanan seni Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT) berupa forum musik dan dialog yang dilaksanakan setiap satu kali dalam dua bulan sebagai wadah para komponis juga pemikir lintas generasi. Pertunjukan seni tersebut untuk memperkenalkan dan melestarikan budaya Jawa kepada masyarakat khususnya kepada kaum milenial.

Selain itu, acara BMB juga sebagai wadah komponis lintas generasi untuk mencurahkan kreativitasnya. Selain berupa pertunjukan karya musik, BMB juga sebagai wadah diskusi saling mengkritisi dan sharing tentang karya musik.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Pitoelas : Pitulungan lan Welas! Kemegahan Solo Batik Carnival ke-17 Mengguncang Solo

Soloevent.id - Kota Solo kembali menggelar acara Solo Batik Carnival (SBC) pada Sabtu (11/7/2026)....

K-Pop & J-Fest Jadi Satu di SEOKYO FEST 2026 Garapan Anak HI Unisri

Soloevent.id - Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional (HIMHI) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Solo sukses menggelar...

Parade Kebaya Soeltan : Intip Keseruan Roadshow Herborist Bareng Fanny Soegi.

Soloevent.id - Acara Parade Kebaya Soeltan Singgah ke Solo digelar pada Minggu (5/7/2026) di...

More like this

Pitoelas : Pitulungan lan Welas! Kemegahan Solo Batik Carnival ke-17 Mengguncang Solo

Soloevent.id - Kota Solo kembali menggelar acara Solo Batik Carnival (SBC) pada Sabtu (11/7/2026)....

Gurihnya Jenang Suro Gratis di Pasar Triwindu, 500 Porsi Ludes!

Soloevent.id - Paguyuban Pedagang Pasar Triwindu Solo menggelar tradisi unik bulan suro yaitu tradisi...

Solo Heritage Festival 2026 Hadirkan Panggung Awarding di Taman Balekambang Solo

Soloevent.id - Solo Heritage Festival 2026 kembali digelar pada Jumat-Minggu (12-14/6/2026) di Taman Balekambang...