Soloevent.id – Pura Mangkunegaran kembali menggelar tradisi kirab obor dan gunungan jaburan, Jumat malam (20/3/2026). Tradisi ini digelar sebagai perayaan budaya dan spiritual dalam menyambut Hari Raya Idhul Fitri. Prosesi ini juga menjadi momentum penting untuk mempererat persaudaraan antara Mangkunegaran dan masyarakat melalui perpaduan tradisi Jawa yang luhur dan nilai-nilai religius.
Kirab Obor dimulai pada pukul 19.30 WIB, dengan rute dari Masjid Al-Wustho mengelilingi Pura Mangkunegaran hingga berakhir di Pamedan Pura Mangkunegaran. Rombongan kirab terdiri dari para abdi dalem bersama warga dengan membawa obor serta melantunkan tembang atau Gending Kayun Santiswaran yang lebih dikenal dengan selawatkan.

Kirab obor yang melintasi kawasan Mangkunegaran ini melambangkan semangat kebersamaan masyarakat dalam menyongsong hari kemenangan. Selain kirab obor, acara ini juga menghadirkan tradisi gunungan jaburan sebagai simbol syukur dan keberkahan dalam budaya Jawa yang diwujudkan melalui aksi berbagi makanan bersama warga.
Penyelenggaraan Kirab Obor ini membawa misi utama untuk melestarikan tradisi kirab serta memperkuat posisi Pura Mangkunegaran sebagai pusat kebudayaan yang aktif dan inklusif. Melalui kegiatan ini, Mangkunegaran membuka ruang bagi masyarakat luas untuk merayakan malam takbiran dalam suasana yang penuh solidaritas.
Kegiatan ini menjadi upaya untuk menghidupkan kembali nilai-nilai keagamaan yang berpadu selaras dengan tradisi masyarakat Jawa. “Kirab Obor dan Gunungan Jaburan adalah bentuk nyata dari semangat berbagi dan harmoni sosial yang terus dirawat di lingkungan Mangkunegaran.





