Tuesday, May 26, 2026
HomeSeni dan BudayaBerebut Berkah di Garebeg Pasa 2026: Tradisi Lebaran Ikonik Keraton Solo.

Berebut Berkah di Garebeg Pasa 2026: Tradisi Lebaran Ikonik Keraton Solo.

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat kembali menggelar tradisi Garebeg Pasa, Minggu siang (22/3/2026). Acara ini diikuti oleh para abdi dalem dan masyarakat sekitar. Para peserta melakukan kirab dari Keraton Solo menuju Masjid Agung Solo. Peserta barisan pertama merupakan prajurit Keraton Solo diikuti oleh para abdi dalem yang membawa dua gunungan besar serta beberapa jodang.

Dua gunungan besar yaitu gunungan jalu berisi polo kapendem, polo kasampar, polo kagantung dan gunungan estri yang berisi sayur, telur, kacang panjang, dan hidangan siap saji. Sebelum gunungan dibagikan, para abdi dalem menggelar ritual doa khusus dan memohon keberkahan atas makanan yang dibagi.

Setelah upacara doa, satu gunungan dibagikan kepada masyarakat yang menyaksikan acara di Masjid Agung. Sedangkan satu gunungan lain dibagikan di depan Kori Kamandungan saat peserta kembali menuju Keraton Solo.

Salah satu warga dari Malang, Sudarno mengatakan, “Saya sebenarnya lahir di Solo tapi merantau ke Malang dan berkeluarga menetap disana. Ini liburan mudik ke Solo sekalian mau ajak keluarga Malang jalan-jalan di Solo mampir  ke Keraton Solo. Ternyata ada tontonan grebeg ya, sekalian kenalin keluarga budaya kota Solo. Saya pernah nonton sudah lama sekali seperti sekaten,” ujarnya kepada soloevent.

Grebeg Pasa merupakan tradisi yang telah berlangsung turun-temurun sejak masa pemerintahan Sultan Agung dari Kerajaan Mataram Islam. Prosesi ini menjadi simbol rasa syukur sekaligus sarana mempererat hubungan antara keraton dan masyarakat.

Selain sebagai tradisi budaya turun temurun, Grebeg Pasa juga menjadi daya tarik wisata yang saat libur Lebaran di Kota Solo. Ribuan pengunjung baik dari dalam maupun luar daerah, memadati kawasan keraton untuk menyaksikan prosesi tersebut. Dengan keunikan dan nilai historisnya, Tradisi Grebeg Pasa terus menjadi bagian penting dalam pelestarian budaya Jawa sekaligus mendorong sektor pariwisata di Solo.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Bank Indonesia Solo Gelar ADIKARYA FEST 2026: Perkuat Sistem Digitalisasi dan UMKM di Solo Raya

Soloevent.id - Bank Indonesia Kantor Perwakilan Solo kembali menggelar acara ADIKARYA FEST 2026 pada...

Edisi Dasawarsa, Festival Literasi Nasional 2026 Gelar Pentas Karya di Pasar Triwindu

Soloevent.id - Festival Literasi Nasional 2026 kembali digelar di Kota Solo, Jumat-Minggu (22-24/5/2026). Ini...

Berjalan Kaki dari Bali ke Borobudur: Cerita 57 Biksu Dunia Singgah di Kota Bengawan

Soloevent.id - Puluhan biksu dari empat negara memulai prosesi Pindapata dan Sanghadana dalam rangka...

More like this

Edisi Dasawarsa, Festival Literasi Nasional 2026 Gelar Pentas Karya di Pasar Triwindu

Soloevent.id - Festival Literasi Nasional 2026 kembali digelar di Kota Solo, Jumat-Minggu (22-24/5/2026). Ini...

Berjalan Kaki dari Bali ke Borobudur: Cerita 57 Biksu Dunia Singgah di Kota Bengawan

Soloevent.id - Puluhan biksu dari empat negara memulai prosesi Pindapata dan Sanghadana dalam rangka...

Pre-Event Solo Batik Carnival ke-17 Kenalkan Tema “Pitoelas” di The Park Mall Solo Baru

Soloevent.id - Pre-Event Pertama Solo Batik Carnival ke-17 digelar di Atrium The Park Mall...