Wednesday, September 23, 2026
HomeSeni dan BudayaBerebut Berkah di Garebeg Pasa 2026: Tradisi Lebaran Ikonik Keraton Solo.

Berebut Berkah di Garebeg Pasa 2026: Tradisi Lebaran Ikonik Keraton Solo.

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat kembali menggelar tradisi Garebeg Pasa, Minggu siang (22/3/2026). Acara ini diikuti oleh para abdi dalem dan masyarakat sekitar. Para peserta melakukan kirab dari Keraton Solo menuju Masjid Agung Solo. Peserta barisan pertama merupakan prajurit Keraton Solo diikuti oleh para abdi dalem yang membawa dua gunungan besar serta beberapa jodang.

Dua gunungan besar yaitu gunungan jalu berisi polo kapendem, polo kasampar, polo kagantung dan gunungan estri yang berisi sayur, telur, kacang panjang, dan hidangan siap saji. Sebelum gunungan dibagikan, para abdi dalem menggelar ritual doa khusus dan memohon keberkahan atas makanan yang dibagi.

Setelah upacara doa, satu gunungan dibagikan kepada masyarakat yang menyaksikan acara di Masjid Agung. Sedangkan satu gunungan lain dibagikan di depan Kori Kamandungan saat peserta kembali menuju Keraton Solo.

Salah satu warga dari Malang, Sudarno mengatakan, “Saya sebenarnya lahir di Solo tapi merantau ke Malang dan berkeluarga menetap disana. Ini liburan mudik ke Solo sekalian mau ajak keluarga Malang jalan-jalan di Solo mampir  ke Keraton Solo. Ternyata ada tontonan grebeg ya, sekalian kenalin keluarga budaya kota Solo. Saya pernah nonton sudah lama sekali seperti sekaten,” ujarnya kepada soloevent.

Grebeg Pasa merupakan tradisi yang telah berlangsung turun-temurun sejak masa pemerintahan Sultan Agung dari Kerajaan Mataram Islam. Prosesi ini menjadi simbol rasa syukur sekaligus sarana mempererat hubungan antara keraton dan masyarakat.

Selain sebagai tradisi budaya turun temurun, Grebeg Pasa juga menjadi daya tarik wisata yang saat libur Lebaran di Kota Solo. Ribuan pengunjung baik dari dalam maupun luar daerah, memadati kawasan keraton untuk menyaksikan prosesi tersebut. Dengan keunikan dan nilai historisnya, Tradisi Grebeg Pasa terus menjadi bagian penting dalam pelestarian budaya Jawa sekaligus mendorong sektor pariwisata di Solo.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Gerakan Solusi Indonesia Gelar Event GSI Youth di Kota Solo, November mendatang.

Soloevent.id - Indonesia memiliki jutaan anak muda dengan energi, kreativitas, gagasan, dan kemampuan untuk...

Gowes 30K Jelajah Sejarah! Intip Kemeriahan Solo Diversity Bike 2026

Soloevent.id - PT Viva Vastenburg Fortress bersama Pemerintah Kota Surakarta menggelar acara Solo Diversity...

Solo International Performing Arts Hari Kedua Tampilkan  5 Delegasi Seni Yang Memukau

Soloevent.id - Solo International Performing Arts (SIPA) 2026  Hari kedua menampilkan beragam karya seni...

More like this

Solo International Performing Arts Hari Kedua Tampilkan  5 Delegasi Seni Yang Memukau

Soloevent.id - Solo International Performing Arts (SIPA) 2026  Hari kedua menampilkan beragam karya seni...

SIPA 2026, Diplomasi Budaya melalui Seni Pertunjukan

Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 kembali menyuguhkan perayaan  seni pertunjukan  bertaraf  internasional di...

SIPA Hadirkan Beragam Seni Pertunjukan di Hari Kedua

Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 kembali melanjutkan rangkaian pertunjukannya di Pamedan Pura Mangkunegaran,...