Tuesday, September 22, 2026
HomeSeni dan BudayaTradisi Bagikan Udhik-Udhik di Grebeg Mulud Sekaten Kasunanan Surakarta Hadiningrat

Tradisi Bagikan Udhik-Udhik di Grebeg Mulud Sekaten Kasunanan Surakarta Hadiningrat

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat menggelar Hajad Dalem Pareden Garebeg Mulud JE 1958 di Halaman Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Senin (16/9/2024). Dalam acara ini sepasang gunungan diarak dari Kori Kamandungan menuju Masjid Agung Solo.

Sepasang gunungan tersebut adalah Jaler (laki-laki) dan Estri (perempuan). Gunungan Jaler melambangkan laki-laki. Sementara Gunungan Estri melambangkan perempuan. Keduanya memiliki makna bahwa di kehidupan ini, laki-laki dan perempuan akan berdampingan.

Untuk isiannya, Gunungan Jaler berisikan hasil bumi, artinya makanan-makanan yang masih mentah. Seperti, polo kependem, polo kesrimpet dan polo gumantung. Ada tiga unsur yang artinya seorang laki-laki harus bekerja, dinamis dan mencari penghidupan bagi keluarganya. Sementara Gunungan Estri, berisi makanan siap saji. Artinya seorang perempuan harus siap mengolah hasil bumi menjadi makanan untuk kebutuhan hidup keluarga.

Tradisi Grebeg Mulud ini sudah ada sejak dahulu, turun temurun hingga sekarang. Sebagian masyarakat percaya ini tradisi ngalap berkah. Banyak yang rela berdesak-desakan untuk ikut berebut gunungan.

Selain tradisi arak-arakan gunungan di acara Grebeg Mulud juga ada tradisi pembagian Udhik-Udhik kepada masyarakat sekitar. Prosesi Udhik-Udhik adalah momen paling ditunggu-tunggu masyarakat karena berkesempatan mendapatkan uang logam sebagai wujud atau simbol sedekah dari raja untuk rakyat.

Udhik-Udhik yang dibagikan berupa uang logam pecahan senilai 100, 500 dan 1000 rupiah. Tradisi pembagian Udhik-Udhik dilakukan setelah prosesi arak-arakan dan pembagian gunungan utama. Tradisi ini dilakukan didepan pintu masuk Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

Udhik-Udhik sendiri merupakan simbol berbagi antara keluarga Keraton Solo dengan masyarakat. Pembagian Udhik-Udhik oleh keluarga keraton juga memiliki makna simbolis sebagai bentuk kepedulian Keraton Solo terhadap masyarakat.

Salah satu warga asal Ponorogo ikut berebut Udhik-Udhik. Ia datang bersama rombongan keluarga. “Saya sebenarnya ingin berwisata saja ke Solo, mumpung liburan tapi ada acara seperti ini sekalian melihat. Kemarin, jalan-jalan ke Masjid Agung, Pura Mangkunegaran dan mampir Pasar Klewer juga,” ujarnya kepada soloevent.

Grebeg Mulud Sekaten merupakan tradisi puncak dari Keraton untuk memperingati hari kelahiran atau Maulid Nabi Muhammad SAW. Di perayaan Sekaten tahun ini, masyarakat bisa melihat hiburan pasar malam di Halaman Keraton Utara dan Halaman Pasar Klewer. Selain itu, banyak jajanan dan mainan tradisional khas Sekaten, seperti celengan gerabah, perahu othok-othok, arum manis, jenang, dll.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Gerakan Solusi Indonesia Gelar Event GSI Youth di Kota Solo, November mendatang.

Soloevent.id - Indonesia memiliki jutaan anak muda dengan energi, kreativitas, gagasan, dan kemampuan untuk...

Gowes 30K Jelajah Sejarah! Intip Kemeriahan Solo Diversity Bike 2026

Soloevent.id - PT Viva Vastenburg Fortress bersama Pemerintah Kota Surakarta menggelar acara Solo Diversity...

Solo International Performing Arts Hari Kedua Tampilkan  5 Delegasi Seni Yang Memukau

Soloevent.id - Solo International Performing Arts (SIPA) 2026  Hari kedua menampilkan beragam karya seni...

More like this

Solo International Performing Arts Hari Kedua Tampilkan  5 Delegasi Seni Yang Memukau

Soloevent.id - Solo International Performing Arts (SIPA) 2026  Hari kedua menampilkan beragam karya seni...

SIPA 2026, Diplomasi Budaya melalui Seni Pertunjukan

Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 kembali menyuguhkan perayaan  seni pertunjukan  bertaraf  internasional di...

SIPA Hadirkan Beragam Seni Pertunjukan di Hari Kedua

Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 kembali melanjutkan rangkaian pertunjukannya di Pamedan Pura Mangkunegaran,...