Friday, February 13, 2026
spot_img
HomeBisnisGrand Juri Solo Batik Carnival ke-14 Tampilkan Empat Defile Utama

Grand Juri Solo Batik Carnival ke-14 Tampilkan Empat Defile Utama

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Grand Juri Solo Batik Carnival ke-14 digelar di Atrium The Park Mall Solo Baru Minggu (18/6/2023). Grand Juri ini merupakan salah satu agenda Solo Batik Carnival untuk menilai progres peserta dari mulai Workshop hingga penentuan akhir untuk kostum Solo Batik Carnival.

Pada acara grand juri Solo Batik Carnival juga merupakan penilaian akhir terhadap peserta yang akan mengikuti Grand Carnival di Solo Juli 2023 mendatang. Ada beberapa kategori penilaian dalam grand juri yaitu pertama Best Custome, Best Talent, Best Make up dan Best Performance.

Untuk pesertanya berjumlah 59 orang dan terbanyak asal Solo. Konsep Defile Solo Batik Carnival ke-14 merupakan seni tarian dari beberapa daerah di Jawa. Ada empat Defile Utama dalam pagelaran Solo Batik Carnival  kali ini.

Ada Defile Reog Kendang adalah kesenian tradisional asal Tulungagung. Ini merupakan kumpulan penari dengan alat musik tifa/jambe yang dipadukan dengan kesenian jaranan. Perlengkapan kostum terdapat barongan, ikat kepala jaranan, sempyok dan kalung ulur. Ada defile Lembu Sura adalah tarian masyarakat Jagalan Solo yang terinspirasi dari jejak kaki sapi. Perlengkapan kostum terdapat gongseng atau krincingan dan tanduk sapi.

Lalu, ada Defile Seblang Olehsari adalah sebuah tarian tradisi unik suku Osing Banyuwangi dan ritual bersih desa pada bulan Syawal. Perlengkapan kostum terdapat bokor (biasa digunakan sang gambuh untuk mengasapi penari), omprek (mahkota penari seblang), tempeh (terbuat dari bambu). Yang terakhir Defile Menak Rengganis Widaninggar adalah sebuah cerita dari serat menak tentang pembalasan dendam oleh seorang putri Cina bernama Widaninggar kepada seorang putri kerajaan bernama Rengganis. Perlengkapan kostum terdapat pernak-pernik koin emas, senjata panahan, pedang, jamang bulu berwarna merah dan cinde berwarna biru.

Solo Batik Carnival ke-14 mengusung tema Hastha Sawanda yang berarti delapan ketentuan normatif yang menjadi satu kesatuan untuk diterapkan bagi seorang penari agar bisa membawakan tarian yang baik. Tema kali ini juga mempunyai tujuan sebagai upaya melestarikan budaya batik Indonesia serta menambah kreativitas dalam hal seni pertunjukan tari yang dikemas melalui pagelaran karnaval.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Tradisi Pao Oen, Ritual Tolak Bala yang Dilakukan Warga Tionghoa Menjelang Imlek

Soloevent.id - Umat Konghucu Kota Solo menggelar ritual Pao Oen atau tolak bala di...

FIESTIVAL 2026 Digelar Februari – April 2026 Usung Tema “Semarak Resonasi Karya”

Fiesta Radio FISIP Universitas Sebelas Maret (UNS) kembali menggelar FIESTIVAL 2026, sebuah agenda tahunan...

Mangkunegaran Meresmikan Layanan Ambulans Jenazah dan Pembukaan Kembali Perpustakaan Reksa Pustaka Mangkunegaran

Surakarta, 5 Februari 2026. Mangkunegaran meresmikan layanan ambulans jenazah dan membuka kembali Perpustakaan Reksa Pustaka...

More like this

Tradisi Pao Oen, Ritual Tolak Bala yang Dilakukan Warga Tionghoa Menjelang Imlek

Soloevent.id - Umat Konghucu Kota Solo menggelar ritual Pao Oen atau tolak bala di...

Mangkunegaran Meresmikan Layanan Ambulans Jenazah dan Pembukaan Kembali Perpustakaan Reksa Pustaka Mangkunegaran

Surakarta, 5 Februari 2026. Mangkunegaran meresmikan layanan ambulans jenazah dan membuka kembali Perpustakaan Reksa Pustaka...

Maraton 48 Jam: Intip Keseruan Global Game Jam Solo 2026 di Solo Technopark!

Soloevent.id - Global Game Jam Solo 2026 kembali digelar pada 30 Januari hingga 1...