Friday, April 17, 2026
spot_img
HomeSeni dan BudayaMalam Mingguan Bersama Para Seniman di Museum Tumurun

Malam Mingguan Bersama Para Seniman di Museum Tumurun

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Suasana Malam Minggu bisa jadi lebih seru jika dilewatkan dengan jalan-jalan ke museum sambil melihat pameran. Di Museum Tumurun sedang digelar event pameran karya Aditya Novali. Pameran tunggal berjudul WHY ini berlangsung mulai 26 Maret hingga 26 September 2022.  

Khusus di Malam Minggu tanggal 28 Maret 2022 pukul 19.30 WIB, akan ada acara spesial bersama seniman Aditya Novali di lokasi pameran. Sang seniman akan mengajak pengunjung berkeliling melihat karya-karyanya. 

Sedikit tambahan informasi mengenai museum ini, Tumurun Private Museum adalah sebuah museum yang berlokasi di tengah kota Surakarta, tepatnya di Jalan Kebangkitan Nasional 2/4, Sriwedari, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta. Tempat ini merupakan museum pribadi yang dikelola oleh keluarga Lukminto, pendiri perusahaan tekstil terbesar di Asia, yaitu PT Sri Rejeki Isman alias PT Sritex.  

Karya seni lokal maupun internasional yang terdapat di Tumurun Private Museum merupakan koleksi pribadi milik keluarga besar Lukminto. Museum yang terdiri dari dua lantai ini terkenal dengan tagline “Modern and Contemporary Art”. Lantai pertama digunakan untuk memamerkan karya seni kontemporer. Lantai dua digunakan untuk memamerkan karya-karya modern. Beberapa karya seni terkenal yang ditampilkan, misalnya adalah lukisan milik Affandi, Antonio Blanco, Basoeki Abdullah, Walter Spies, Raden Saleh, dan lainnya.  

Ada sekitar 100 karya seni yang dipajang. Di bagian depan, terdapat seni instalasi “Floating Eyes” karya Wedhar Riyadi. Instalasi berbentuk susunan bola mata dengan tinggi tujuh meter ini menjadi salah satu objek ikonik dari Tumurun Private Museum. 

Tepat di dekat karya patung Wedhar Riyadi, kamu juga akan menemukan mobil antik Mercedes Benz tahun 1972 milik Lukminto. Ada pula beberapa karya milik Heri Dono, Handiwirman Saputra, AD Pirous, J.A. Pramuhendra, Eddy Susanto, Eko Nugroho, Eddie Hara, dan Entang Wiharso. 

Untuk masuk ke museum ini, kamu harus melakukan reservasi terlebih dahulu di situs resmi museum. Dengan menerapkan sistem penjadwalan, museum yang buka pada Senin sampai Sabtu ini hanya menerima reservasi terbatas setiap harinya.  Setelah melakukan reservasi, kamu akan mendapat pengarahan dari pemandu mengenai sejarah dan peraturan saat berada di dalam museum dan ditemani menjelajah museum ini. Pengunjung diberi kesempatan untuk berfoto bebas selama berada di dalamnya. 

Akan tetapi, pengunjung harus tetap memperhatikan aturan lainnya, seperti tidak menyalakan lampu flash, tidak menyentuh karya seni, dan tidak berfoto terlalu dekat. Pengunjung juga tidak perlu mengeluarkan biaya sepeserpun karena tujuan didirikannya museum ini adalah untuk mengedukasi masyarakat, khususnya kaum muda. 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Keanggunan Lurik dalam Perayaan Semangat Kartini di The Sunan Hotel Solo

Soloevent.id - Dalam rangka memperingati Hari Kartini, The Sunan Hotel Solo menyelenggarakan acara bertajuk...

Konser Live Arena, Disko Koplo Mr. Jono & Joni Guncang De Tjolomadoe

Soloevent.id - Konser Musik Live Arena digelar di Halaman Parkir Timur De Tjolomadoe, Rabu...

Rayakan Anniversary QModels Gelar Runway show Arabian Night di Neo Solo Grand Mall

Soloevent.id - QModels Agency menggelar acara bertajuk Runway Show Arabian Night, Sabtu (11/4/2026) di...

More like this

UNI PARJO, Peresmian Ikon Baru Akulturasi Budaya Minang dan Jawa di Pasar Jongke

Soloevent.id - Sebuah perhelatan budaya dan kuliner bertajuk UNI PARJO (Urang Minang Pasar Jongke)...

Event Bukan Musik Biasa Hadirkan Musik Religi Etnik Jawa di Taman Budaya Jawa Tengah

Soloevent.id - Perayaan Event Bukan Musik Biasa (BMB) kembali digelar di Pendopo Wisma Seni...

Bakdan Ing Sala 2026: Alasan Kenapa Mudik ke Solo Selalu Bikin Kangen!

Soloevent.id - Liburan lebaran di Kota Solo tahun ini lebih seru dan meriah. Ada...