Thursday, February 19, 2026
spot_img
HomeMusikRhoma Irama, Berdakwah Lewat Musik ala Raja Dangdut Indonesia

Rhoma Irama, Berdakwah Lewat Musik ala Raja Dangdut Indonesia

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Siapa yang tak kenal dengan Rhoma Irama? Penyanyi dangdut ini dijuluki sebagai Raja Dangdut Indonesia. Pria kelahiran 11 Desember 1946 ini rasanya memang cocok disemati gelar tersebut, soalnya musik yang ia mainkan mempunyai ciri khas tersendiri. Dia menggabungkan dangdut dengan rock dan eksperimental.

Selain suaranya yang merdu, Rhoma dikenal pula sebagai musisi yang tak hanya memberikan hiburan lewat musik, ia juga menyelipkan dakwah, pesan-pesan moral , kritik sosial, dan nilai-nilai kebaikan lainnya lewat lirik lagu-lagunya.

Dakwah lewat musik itu dicetuskan Rhoma pada tanggal 13 Oktober 1973. Kala itu, Rhoma Irama yang merangkap vokalis dan gitaris di grup Soneta, berikrar bahwa musik mereka berasaskan amar ma’ruf nahi munkar (mengajak kebaikan, menjauhi keburukan). Dari situlah, Rhoma bersama band-nya membuat semboyan The Voice of Moslem (Suara Umat Islam). Tak hanya di rekamannya saja, saat tampil pun Rhoma selalu memberikan dakwah.



Lagu-lagu dengan suntikan dakwah itu antara lain “Laillahaillallah” yang menceritakan keesaan Tuhan. Lagu itu dimasukkan dalam album musik untuk film Raja Dangdut (1978) dan album khusus bertajuk Haji (1983). Contoh lainnya yakni lagu “Setetes Air Hina” di album Renungan dalam Nada (1983) yang mengutip surat Ath Thariq ayat 5-7. Lagu tersebut mengingatkan agar menjauhi sikap sombong karena manusia berasal dari proses biologis yang “hina”. Lagu lainnya adalah “Lima” yang menukil dari Hadis Nabi Muhammad SAW mengenai menjaga lima hal baik dalam hidup sebelum lima keburukan datang. Lagu itu dimuat dalam album musik untuk film Cinta Segitiga (1979).

Tak hanya lirik yang sarat spiritualistik, penyanyi dangdut yang kerap disapa Bang Haji ini juga mengulas persoalan perilaku negatif masyarakat, seperti kebiasaan bergadang, berjudi, mabuk-mabukan, menggunakan narkoba, dan lainnya melalui lagunya. Selain itu ada pula tema seputar demokrasi, nasionalisme, kesenjangan sosial, perubahan zaman, kepemudaan, citra wanita, serta dan percintaan.

Rhoma Irama dan Soneta telah tampil di banyak panggung. Namun, salah satu yang mungkin bakalan diingatnya adalah saat main di konser r Synchronize Fest yang banyak berisi anak-anak muda. Dilansir dari CNN Indonesia, dalam pertunjukan tanggal 6 Oktober 2018 itu Rhoma Irama tampil mengesankan. Ia sukses membuat banyak penonton bergoyang. Di akhir penampilannya, Bang Haji menyanyikan dua lagu hits, yaitu “Begadang” dan “Nafsu Serakah”.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Rayakan Hari Jadi ke-281 Kota Solo, Ribuan Warga Serbu Koridor Ngarsopuro demi Jenang

Soloevent.id - Festival Jenang Solo kembali digelar pada Selasa (17/2/2026) di Koridor Ngarsopuro. Acara ...

Heritage in Harmony: Saat Akulturasi Budaya Jawa-Tionghoa Bersatu di Panggung Imlek Solo

Soloevent.id - Puncak perayaan imlek di Kota Solo digelar dengan panggung hiburan semarak heritage...

Symphony Ramadhan di Mercure Solo: Nikmati Harmoni Menu Dunia di Jantung Kota

Soloevent.id - Bulan Ramadhan identik dengan momen berbuka puasa bersama keluarga, rekan dan komunitas....

More like this

Puncak Acara Milad Rapma FM ke-28 Hadirkan Panggung Gigs Musik di Hetero Space Solo

Soloevent.id - Komunitas radio Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Rapma FM baru saja menggelar perayaan...

Float hingga Efek Rumah Kaca Ramaikan Solo City Jazz ke-13 di Pamedan Pura Mangkunegaran

Soloevent.id - Solo City Jazz ke-13 kembali digelar pada 27 September 2025 dengan menghadirkan...

Solo City Jazz 2025 Hadirkan Musisi Local Pride Solo

Soloevent.id - Kota Solo tidak pernah sepi event seru setiap bulannya. Sabtu (27/9/2025) terdapat...