Monday, April 27, 2026
spot_img
HomeMusikRhoma Irama, Berdakwah Lewat Musik ala Raja Dangdut Indonesia

Rhoma Irama, Berdakwah Lewat Musik ala Raja Dangdut Indonesia

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Siapa yang tak kenal dengan Rhoma Irama? Penyanyi dangdut ini dijuluki sebagai Raja Dangdut Indonesia. Pria kelahiran 11 Desember 1946 ini rasanya memang cocok disemati gelar tersebut, soalnya musik yang ia mainkan mempunyai ciri khas tersendiri. Dia menggabungkan dangdut dengan rock dan eksperimental.

Selain suaranya yang merdu, Rhoma dikenal pula sebagai musisi yang tak hanya memberikan hiburan lewat musik, ia juga menyelipkan dakwah, pesan-pesan moral , kritik sosial, dan nilai-nilai kebaikan lainnya lewat lirik lagu-lagunya.

Dakwah lewat musik itu dicetuskan Rhoma pada tanggal 13 Oktober 1973. Kala itu, Rhoma Irama yang merangkap vokalis dan gitaris di grup Soneta, berikrar bahwa musik mereka berasaskan amar ma’ruf nahi munkar (mengajak kebaikan, menjauhi keburukan). Dari situlah, Rhoma bersama band-nya membuat semboyan The Voice of Moslem (Suara Umat Islam). Tak hanya di rekamannya saja, saat tampil pun Rhoma selalu memberikan dakwah.



Lagu-lagu dengan suntikan dakwah itu antara lain “Laillahaillallah” yang menceritakan keesaan Tuhan. Lagu itu dimasukkan dalam album musik untuk film Raja Dangdut (1978) dan album khusus bertajuk Haji (1983). Contoh lainnya yakni lagu “Setetes Air Hina” di album Renungan dalam Nada (1983) yang mengutip surat Ath Thariq ayat 5-7. Lagu tersebut mengingatkan agar menjauhi sikap sombong karena manusia berasal dari proses biologis yang “hina”. Lagu lainnya adalah “Lima” yang menukil dari Hadis Nabi Muhammad SAW mengenai menjaga lima hal baik dalam hidup sebelum lima keburukan datang. Lagu itu dimuat dalam album musik untuk film Cinta Segitiga (1979).

Tak hanya lirik yang sarat spiritualistik, penyanyi dangdut yang kerap disapa Bang Haji ini juga mengulas persoalan perilaku negatif masyarakat, seperti kebiasaan bergadang, berjudi, mabuk-mabukan, menggunakan narkoba, dan lainnya melalui lagunya. Selain itu ada pula tema seputar demokrasi, nasionalisme, kesenjangan sosial, perubahan zaman, kepemudaan, citra wanita, serta dan percintaan.

Rhoma Irama dan Soneta telah tampil di banyak panggung. Namun, salah satu yang mungkin bakalan diingatnya adalah saat main di konser r Synchronize Fest yang banyak berisi anak-anak muda. Dilansir dari CNN Indonesia, dalam pertunjukan tanggal 6 Oktober 2018 itu Rhoma Irama tampil mengesankan. Ia sukses membuat banyak penonton bergoyang. Di akhir penampilannya, Bang Haji menyanyikan dua lagu hits, yaitu “Begadang” dan “Nafsu Serakah”.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Pecahkan Rekor LEPRID! 200 Dalang & Penari Cilik Solo Raya Guncang Festival Kentingan

Soloevent.id - Kampung Seni Kentingan dan UMKM Asri Jebres Solo menggelar acara bertajuk Festival...

Keanggunan Lurik dalam Perayaan Semangat Kartini di The Sunan Hotel Solo

Soloevent.id - Dalam rangka memperingati Hari Kartini, The Sunan Hotel Solo menyelenggarakan acara bertajuk...

Konser Live Arena, Disko Koplo Mr. Jono & Joni Guncang De Tjolomadoe

Soloevent.id - Konser Musik Live Arena digelar di Halaman Parkir Timur De Tjolomadoe, Rabu...

More like this

Konser Live Arena, Disko Koplo Mr. Jono & Joni Guncang De Tjolomadoe

Soloevent.id - Konser Musik Live Arena digelar di Halaman Parkir Timur De Tjolomadoe, Rabu...

Puncak Acara Milad Rapma FM ke-28 Hadirkan Panggung Gigs Musik di Hetero Space Solo

Soloevent.id - Komunitas radio Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Rapma FM baru saja menggelar perayaan...

Float hingga Efek Rumah Kaca Ramaikan Solo City Jazz ke-13 di Pamedan Pura Mangkunegaran

Soloevent.id - Solo City Jazz ke-13 kembali digelar pada 27 September 2025 dengan menghadirkan...