Friday, February 13, 2026
spot_img
HomeSeni dan BudayaDigelar Tiga Hari, Festival Payung Indonesia Gelar Seratus Pertunjukan

Digelar Tiga Hari, Festival Payung Indonesia Gelar Seratus Pertunjukan

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Gelaran Festival Payung Indonesia 2019 “Sepayung Daun” yang digelar di pelataran Garuda Mandala, Candi Prambanan, dibuka pada Jumat (6/9/2019) dengan arak-arakan Payung Nusantara karya para perajin payung dari berbagai daerah di Indonesia.

Acara kemudian dilanjutkan dengan parade dan pertunjukan tari dari beberapa desa perajin payung, diantaranya dari Wonogiri, Juwiring (Klaten), dan daerah lainnya .

Director Festival Payung Indonesia Heru Prasetya mengatakan event yang diasuhnya ini merupakan satu-satunya di Indonesia yang mengangkat payung sebagai obyek. Heru juga menjelaskan acara ini telah berjejaring langsung dengan Bosang Umbrella Festival di Chiang Mai, Thailand.

“Festival Payung Indonesia ini merupakan bentuk kerja mandiri dan dukungan dari berbagai pihak. Acara ini didukung oleh 120 volunteer dari beberapa kota di Indonesia,” ungkap Heru dalam sambutannya.



Lanjut Heru, Festival Payung Indonesia yang keenam kalinya digelar ini menghadirkan 100 pertunjukan seni, baik musik, tari, maupun fashion show dari 26 grup seni dab 12 desainer. Penampil tidak hanya Indonesia saja, ada juga yang dari negara-negara sahabat, seperti Thailand, Hungaria, Amerika Serikat, Spanyol, Iran, dan Ceko. Acara diselenggarakan selama tiga hari, Jumat-Minggu (6-8/9/2019).

Tema “Sepayung Daun” telah menginspirasi beragam komunitas kreatif dari berbagai daerah di Indonesia untuk terlibat dalam festival ini. Sebanyak 15 kelompok perajin payung dan penggiat kerajinan tangan ikut meramaikan festival. Karya-karya mereka bisa ditemukan di lokasi, misalnya payung bikinan komunitas WPAP, payung rajut, payung lukis, dan banyak lainnya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Tradisi Pao Oen, Ritual Tolak Bala yang Dilakukan Warga Tionghoa Menjelang Imlek

Soloevent.id - Umat Konghucu Kota Solo menggelar ritual Pao Oen atau tolak bala di...

FIESTIVAL 2026 Digelar Februari – April 2026 Usung Tema “Semarak Resonasi Karya”

Fiesta Radio FISIP Universitas Sebelas Maret (UNS) kembali menggelar FIESTIVAL 2026, sebuah agenda tahunan...

Mangkunegaran Meresmikan Layanan Ambulans Jenazah dan Pembukaan Kembali Perpustakaan Reksa Pustaka Mangkunegaran

Surakarta, 5 Februari 2026. Mangkunegaran meresmikan layanan ambulans jenazah dan membuka kembali Perpustakaan Reksa Pustaka...

More like this

Tradisi Pao Oen, Ritual Tolak Bala yang Dilakukan Warga Tionghoa Menjelang Imlek

Soloevent.id - Umat Konghucu Kota Solo menggelar ritual Pao Oen atau tolak bala di...

Mengenal Boga Sambrama: Tradisi Berbagi Jajanan Khas Mangkunegaran Setiap 35 Hari

Soloevent.id - Pura Mangkunegaran menggelar acara Boga Sambrama di Pamedan Pura Mangkunegaran Sabtu (31/1/2026)....

Wayang Kok Bahas Bullying? Begini Cara Karang Taruna Baluwarti “Menyentil” Anak Muda Zaman Now!

Soloevent.id - Festival Pucakawarti Vol.3 Baluwarti digelar di depan Kantor Kelurahan Baluwarti, Jumat-Sabtu (19-20/12/2025)....