Friday, February 13, 2026
spot_img
HomeSeni dan BudayaHUT 109, Wayang Orang Sriwedari Usung Konsep Banjaran

HUT 109, Wayang Orang Sriwedari Usung Konsep Banjaran

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Wayang Orang Sriwedari (WOS) akan merayakan ulang tahun ke-109 pada Sabtu (20/7/2019). Sejumlah persiapan telah dilakukan seperti latihan rutin dan persiapan properti panggung.

Koordinator Wayang Orang Sriwedari Agus Prasetya mengatakan edisi spesial ini akan menampilkan cerita tentang Pandawa berjudul “Mahabharata Adibrata”. “Kami akan tampilkan semaksimal mungkin,” terangnya saat ditemui Soloevent di Gedung Wayang Orang, Selasa (16/7/2019) sore.

Di usia barunya, Agus berharap agar Wayang Orang Sriwedari bisa selalu ada di tengah masyarakat, bisa selalu ditonton masyarakat, dan menjadi nafas kebudayaan masyarakat.

Pementasan tersebut mengusung konsep banjaran atau runtutan cerita Mahabharata Adibrata. Lakon tersebut menceritakan kejayaan Pandawa, mulai dari Babat Wanamarta sampai dibuang ke hutan. Lalu, melakukan penyamaran di negara Winarta sampai Baratayuda. Hingga muncul permasalahan Pandawa yang ditipu Kurawa.

Pemain yang akan tampil dalam HUT ke-109 WOS berasal dari berbagai komunitas dan instansi. Antara lain Agung Kusuma W (Moncarisawara), Wijanarko (Moncarisawara), Sri Hadi Bisma (ISI Surakarta), Warsidi (ISI Surakarta), Wahyu Sapto (RRI), Sidik Suradi (SMKI), Sadi Bei (Kebakkramat), Eko Gudel (Solo), dan beberapa pemain muda dari WOS.



“Acara ini gratis dan terbuka untuk umum. Nantinya akan disediakan layar screen di luar, jadi penonton yang tidak bisa masuk, masih bisa nonton di luar melalui layar yang disediakan. Tersedia pula photobooth dan stan kuliner,” ujar Kepala Bidang Kesenian, Sejarah, dan Sastra Dinas Kebudayaan Kota Surakarta Maretha Dinar kepada Soloevent.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Tradisi Pao Oen, Ritual Tolak Bala yang Dilakukan Warga Tionghoa Menjelang Imlek

Soloevent.id - Umat Konghucu Kota Solo menggelar ritual Pao Oen atau tolak bala di...

FIESTIVAL 2026 Digelar Februari – April 2026 Usung Tema “Semarak Resonasi Karya”

Fiesta Radio FISIP Universitas Sebelas Maret (UNS) kembali menggelar FIESTIVAL 2026, sebuah agenda tahunan...

Mangkunegaran Meresmikan Layanan Ambulans Jenazah dan Pembukaan Kembali Perpustakaan Reksa Pustaka Mangkunegaran

Surakarta, 5 Februari 2026. Mangkunegaran meresmikan layanan ambulans jenazah dan membuka kembali Perpustakaan Reksa Pustaka...

More like this

Tradisi Pao Oen, Ritual Tolak Bala yang Dilakukan Warga Tionghoa Menjelang Imlek

Soloevent.id - Umat Konghucu Kota Solo menggelar ritual Pao Oen atau tolak bala di...

Mengenal Boga Sambrama: Tradisi Berbagi Jajanan Khas Mangkunegaran Setiap 35 Hari

Soloevent.id - Pura Mangkunegaran menggelar acara Boga Sambrama di Pamedan Pura Mangkunegaran Sabtu (31/1/2026)....

Wayang Kok Bahas Bullying? Begini Cara Karang Taruna Baluwarti “Menyentil” Anak Muda Zaman Now!

Soloevent.id - Festival Pucakawarti Vol.3 Baluwarti digelar di depan Kantor Kelurahan Baluwarti, Jumat-Sabtu (19-20/12/2025)....