Friday, February 13, 2026
spot_img
HomeSeni dan BudayaKisah tentang Surakarta Dipentaskan di Panggung Kethoprak

Kisah tentang Surakarta Dipentaskan di Panggung Kethoprak

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Festival Kethoprak Surakarta digelar lagi tahun ini dengan tema “Ndudhah Surakarta”. Acara diselenggarakan di Teater Besar Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, Sabtu-Minggu (6-7/7/2019). Festival Kethoprak Surakarta 2019 melibatkan lima kecamatan di Solo, yakni Kecamatan Jebres, Serengan, Laweyan, Pasar Kliwon, dan Banjarsari.

Para peserta membawakan kisah-kisah yang berkaitan dengan sejarah Kota Solo. Ada lima lakon yang dibawakan dalam dua malam, di antaranya adalah “Geger Pecinan” yang dimainkan oleh Kecamatan Jebres. Pementasan tersebut menceritakan pergolakan masyarakat Tionghoa di era kolonial. Tekanan VOC kepada masyarakat Tionghoa membuat mereka melakukan perlawanan. Drama ini disutradarai oleh Sarmadi dan Joko Susilo.

Cerita kedua mengambil lakon “Bedhah Kartasura (1680-1703)”. Kisah ini punya keterkaitan dengan Geger Pecinan. Diceritakan Raja Kasunanan  Kartasura Adipati Anom bersekutu kepada pemerintah VOC yang berimbas pada perang saudara untuk merebut tahta.

Cerita berikutnya ada “Boyong Kedhaton” yang dimainkan oleh Kecamatan Serengan. Malam kedua mementaskan “Perjanjian Giyanti” oleh Kecamatan Pasar Kliwon, sedangkan Kecamatan Banjarsari mengangkat cerita “Raden Mas Said”.

Selain sebagai sarana edukasi, penyelenggaran Festival Kethoprak ini juga sebagai bentuk menumbuhkembangkan kesenian dan budaya , serta  menunjukan Solo sebagai kota budaya. Pertunjukan ini dinilai oleh juri-juri berkompeten di dunia ketoprak.

Festival Kethoprak Surakarta dibuka oleh Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudiyatmo. Dalam sambutannya, Rudy mengatakan bahwa ketoprak bukan hanya sekedar hiburan semata, melainkan juga sarana edukasi karena cerita yang diambil mengandung unsur sejarah. “Kethoprak itu bukan mitos, melainkan mengandung unsur sejarah dan pertunjukan. Ini sangat berguna, khususnya bagi generasi muda,” tuturnya.



Festival Kethoprak Surakarta merupakan acara rutin yang diadakan oleh Pemerintah Kota Surakarta. Tahun ini merupakan edisi kesembilan penyelenggaraan.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

FIESTIVAL 2026 Digelar Februari – April 2026 Usung Tema “Semarak Resonasi Karya”

Fiesta Radio FISIP Universitas Sebelas Maret (UNS) kembali menggelar FIESTIVAL 2026, sebuah agenda tahunan...

Mangkunegaran Meresmikan Layanan Ambulans Jenazah dan Pembukaan Kembali Perpustakaan Reksa Pustaka Mangkunegaran

Surakarta, 5 Februari 2026. Mangkunegaran meresmikan layanan ambulans jenazah dan membuka kembali Perpustakaan Reksa Pustaka...

Maraton 48 Jam: Intip Keseruan Global Game Jam Solo 2026 di Solo Technopark!

Soloevent.id - Global Game Jam Solo 2026 kembali digelar pada 30 Januari hingga 1...

More like this

Mengenal Boga Sambrama: Tradisi Berbagi Jajanan Khas Mangkunegaran Setiap 35 Hari

Soloevent.id - Pura Mangkunegaran menggelar acara Boga Sambrama di Pamedan Pura Mangkunegaran Sabtu (31/1/2026)....

Wayang Kok Bahas Bullying? Begini Cara Karang Taruna Baluwarti “Menyentil” Anak Muda Zaman Now!

Soloevent.id - Festival Pucakawarti Vol.3 Baluwarti digelar di depan Kantor Kelurahan Baluwarti, Jumat-Sabtu (19-20/12/2025)....

Ternyata Ini Alasan Ribuan Mata Terpaku pada Panggung Disabilitas di Solo.

Soloevent.id - Kesenian tidak memandang batas yang berarti seni dapat diterima dan dilakukan oleh...