Friday, February 13, 2026
spot_img
HomeSeni dan BudayaPenyanyi “Rindu Solo” Ditunjuk Jadi Maskot SIPA 2019

Penyanyi “Rindu Solo” Ditunjuk Jadi Maskot SIPA 2019

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Elizabeth Sudira sepertinya akrab dengan gelaran Solo International Performing Arts (SIPA). Ia sudah tujuh kali berpartisipasi di SIPA sebagai master of ceremonies (MC). Tahun 2019 ini, Eliz (sapaannya) bakal hadir lagi di SIPA. Namun, bukan sebagai MC, melainkan maskot. Yap, Putri Solo tahun 2010 itu memperoleh kehormatan dari Direktur Utama SIPA Ira Kusumorasri untuk menjadi maskot SIPA 2019.

“Awalnya saya cukup kaget waktu Bu Ira bilang kalau saya tidak jadi MC di SIPA tahun ini. Saya sempat koreksi diri karena saya pikir banyak kekurangan selama jadi MC. Namun, ternyata Bu Ira bilang kepada saya kalau tahun ini memang tidak jadi MC, melainkan jadi maskot SIPA 2019,” ungkap Eliz penuh gembira.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, SIPA selalu memiliki maskot. Dalam jumpa pers yang digelar di Ndalem Mloyokusuman, Senin (17/6/2019), Eliz mengatakan dirinya ditunjuk menjadi maskot karena dinilai punya semangat muda dan kreatif yang mewakili generasi milenial masa kini.

Perempuan kelahiran 19 Januari 1991 ini merupakan salah satu MC kondang di Kota Solo. Selain itu, Elizabeth Sudira ternyata juga punya suara merdu. Beberapa waktu lalu, single perdananya, “Rindu Solo”, booming. Lagu itu menjadi obat rindu para perantau yang kangen dengan kampung halamannya.



Lalu pada 28 Mei lalu, Eliz merilis single keduanya, “Bukan Main-Main”, yang memberikan pesan kepada kaum jomlo agar terus bersemangat.

Tahun ini, SIPA 2019 mengangkat tema “Art as Social Action”. Sebagai maskot SIPA 2019, Eliz sangat ingin menghibur masyarakat. Menurutnya, menghibur masyarakat lewat pertunjukan seni merupakan salah satu wujud dari kegiatan sosial.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Tradisi Pao Oen, Ritual Tolak Bala yang Dilakukan Warga Tionghoa Menjelang Imlek

Soloevent.id - Umat Konghucu Kota Solo menggelar ritual Pao Oen atau tolak bala di...

FIESTIVAL 2026 Digelar Februari – April 2026 Usung Tema “Semarak Resonasi Karya”

Fiesta Radio FISIP Universitas Sebelas Maret (UNS) kembali menggelar FIESTIVAL 2026, sebuah agenda tahunan...

Mangkunegaran Meresmikan Layanan Ambulans Jenazah dan Pembukaan Kembali Perpustakaan Reksa Pustaka Mangkunegaran

Surakarta, 5 Februari 2026. Mangkunegaran meresmikan layanan ambulans jenazah dan membuka kembali Perpustakaan Reksa Pustaka...

More like this

Tradisi Pao Oen, Ritual Tolak Bala yang Dilakukan Warga Tionghoa Menjelang Imlek

Soloevent.id - Umat Konghucu Kota Solo menggelar ritual Pao Oen atau tolak bala di...

Mengenal Boga Sambrama: Tradisi Berbagi Jajanan Khas Mangkunegaran Setiap 35 Hari

Soloevent.id - Pura Mangkunegaran menggelar acara Boga Sambrama di Pamedan Pura Mangkunegaran Sabtu (31/1/2026)....

Wayang Kok Bahas Bullying? Begini Cara Karang Taruna Baluwarti “Menyentil” Anak Muda Zaman Now!

Soloevent.id - Festival Pucakawarti Vol.3 Baluwarti digelar di depan Kantor Kelurahan Baluwarti, Jumat-Sabtu (19-20/12/2025)....