Friday, February 13, 2026
spot_img
HomeFilmMemotret Cinta Tanah Air dalam 3 Warna 1 Cita

Memotret Cinta Tanah Air dalam 3 Warna 1 Cita

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Yayasan Sekolah Kristen Kalam Kudus bekerja sama dengan Komunitas Film Kembang Gula melakukan pemutaran spesial film fiksi panjang berjudul 3 Warna 1 Cita, Senin (20/5/2019) di Platinum Cineplex Hartono Mall Solo. Proyek film ini diproduksi dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional yang jatuh setiap tanggal 20 Mei.

Sebelum pemutaran film dimulai, ada penampilan khusus dari siswa-siswi SD Kalam Kudus. Mereka menyanyikan lagu “Jaya Indonesia” dengan lantang dan semangat.

Film yang disutradarai oleh Steve Pillar Setiabudi ini melibatkan siswa-siswi Yayasan Sekolah Kristen Kalam Kudus dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari TK, SD, SMP dan SMA, serta guru maupun orang tua. Film ini juga bekerja sama dengan jaringan Sekolah Kalam Kudus di Pekanbaru, Pontianak, dan Timika.

Film 3 Warna 1 Cita menceritakan tentang tiga orang sahabat bernama Bambang, Gabriella dan Rita. Berawal dari tugas sekolah untuk membuat sebuah proyek dengan tema cinta Tanah Air, mereka lantas berusaha memaknai apa arti cinta Tanah Air sebenarnya melalui sebuah film.

Yang diulas dalam film ini adalah berbagai persoalan yang terjadi di kehidupan sehari-hari, seperti pergaulan, pentingnya peran keluarga, sekolah, dan lingkungan dalam pembentukan karakter anak. Yang tak kalah penting, film berdurasi 90 menit ini juga memuat beberapa hal terkait nasionalisme di mata remaja saat ini.



Produser 3 Warna 1 Cita Fanyy Chotimah mengatakan, “Film ini menceritakan tentang semangat Nasionalisme. Ini juga merupakan 111 tahun persembahan dari Sekolah Kalam Kudus untuk memperingati Hari Kebangkitan Nasional,” ujarnya ketika membuka acara.

Fanny menambahkan 3 Warna 1 Cita dibuat dengan semangat kebersamaan oleh siswa, orang tua dan guru yang dilandasi semangat kebinekaan. Film ini disajikan secara mengalir dan ringan, tapi tersirat banyak makna di dalamnya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Tradisi Pao Oen, Ritual Tolak Bala yang Dilakukan Warga Tionghoa Menjelang Imlek

Soloevent.id - Umat Konghucu Kota Solo menggelar ritual Pao Oen atau tolak bala di...

FIESTIVAL 2026 Digelar Februari – April 2026 Usung Tema “Semarak Resonasi Karya”

Fiesta Radio FISIP Universitas Sebelas Maret (UNS) kembali menggelar FIESTIVAL 2026, sebuah agenda tahunan...

Mangkunegaran Meresmikan Layanan Ambulans Jenazah dan Pembukaan Kembali Perpustakaan Reksa Pustaka Mangkunegaran

Surakarta, 5 Februari 2026. Mangkunegaran meresmikan layanan ambulans jenazah dan membuka kembali Perpustakaan Reksa Pustaka...

More like this

Annisa & Venly Bongkar Tantangan Akting Paling Berat di Film ‘Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?’

Soloevent.id - Gimana sih rasanya kalau diajak meet n greet dan nonton bareng sama...

GUMREGAH! Sinema Akhir Tahun #10 ISI Solo: Seruan Bangkit Lewat Karya, Targetkan Panggung Internasional.

Soloevent.id - Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Program Studi (Prodi) Film Institut Seni...

Dekade Kreativitas: Sinema Akhir Tahun ke-10 ISI Surakarta Rayakan Inovasi Film!

Festival Film Sinema Akhir Tahun #10 resmi dibuka hari ini Rabu (12/11) di Teater...