Friday, January 23, 2026
spot_img
HomeLainnyaSejarah Sate, Kuliner Khas Indonesia yang Dikangeni Barack Obama

Sejarah Sate, Kuliner Khas Indonesia yang Dikangeni Barack Obama

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Kamu suka sate? Kuliner berbahan daging ini pastinya sudah akrab bagi lidah orang Indonesia. Bahkan, 2017 lalu, lewat hasil 35 ribu voting di media sosialnya, situs berita CNN menempatkan sate di peringkat 14 dari daftar “50 Makanan Terenak di Dunia”.

Di Indonesia, terdapat bermacam jenis sate. Mulai sate padang, sate lilit, sate madura, sate buntel dan lainnya. Umumnya sate dibikin dari daging ayam dan kambing. Namun, ada juga sate-sate ekstrem, misalnya sate kobra, sate bulus, dan sate biawak.

Saking populerannya, sate yang awalnya berasal dari Pulau Jawa dapat ditemukan di berbagai daerah di Indonesia. Makanya sate dianggap sebagai makanan khas Indonesia. Eits, enggak cuma Indonesia saja, ternyata sate juga dikenal hingga luar negeri, seperti Kamboja, Malaysia, Filipina, Thailand, Singapura, dan Australia.

Sejarah sate telah melalui proses panjang. Dikutip dari greatnessindonesia.com, sate muncul pada abad ke-19, dijajakan pedagang jalanan yang berada di sekitar Jawa. Mulanya, pedagang Arab dan Gujarat-lah yang menginspirasi terciptanya sate. Dalam bahasa Tamil, “sate” artinya “daging”.

Dulu, masyarakat Nusantara memasak daging dengan cara direbus. Tapi setelah mengenal kebab yang merupakan makanan khas Timur Tengah, banyak masyarakat yang mulai makan daging dengan cara dibakar.

Di Indonesia, olahan daging tersebut dimodifikasi dengan cara dipotong-potong, ditusuk, dibumbui rempah-rempah, kemudian dibakar. Saat disaijkan, sate biasanya disiram dengan saus/sambal kacang, ada juga yang diguyur kecap.

Sate disukai oleh banyak orang. Presiden Sukarno hingga Barack Obama adalah dua di antaranya.

Ketika itu, saat perayaan pengangkatannya sebagai kepala negara, Sukarno menghidangkan sate kepada tamu-tamunya. Sedangkan Barack Obama yang masa kecilnya pernah tinggal di Jakarta, kangen dan kepingin mencicipi sate lagi saat melakukan kunjungan ke Indonesia.



Nah, itu tadi sekilas sejarah sate. Jika dulu dijajakan di pinggir jalan, kini sate mulai dihidangkan di restoran. Omong-omong, apa sate favoritmu?

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Mix or Match: Cara Agra Rooftop Alila Solo Temukan Identitas Rasa Kamu Lewat Koktail

Agra Rooftop, bar rooftop tertinggi di kota Surakarta yang berlokasi di lantai 29 hotel...

Vibe Pasar Gede Beda Banget! Solo Di waktu Malam : Spot Nongkrong Klasik yang Lagi Hits

Soloevent.id - Kota Solo emang ada aja gebrakannya yang baru, selain menghadirkan berbagai acara...

The Sunan Hotel Solo Hadirkan Red Lantern Buffet

The Sunan Hotel Solo kembali menghadirkan pengalaman kuliner tematik melalui Red Lantern Buffet, sebuah...

More like this

Solo Full Energi! 35 Kabupaten/Kota Tumpah Ruah di FORDA Jateng, Aksi Battle Dance Curi Perhatian di CFD!

Soloevent.id - Festival Olahraga Masyarakat Daerah (FORDA) Jawa Tengah 2025 digelar pada 5 hingga...

5 Artis Indonesia yang Suka Lari Maraton: Dian Sastrowardoyo Hingga Gisella

Soloevent.id - Dibandingkan dengan jenis olahraga lain, lari dikenal sebagai olahraga paling ekonomis dan...

Rapma FM Rayakan Milad ke-28 Lewat Rapmafest #12

Soloevent.id - Surakarta, 3 Agustus 2025 – Rapma FM, radio komunitas di bawah naungan...