Tuesday, February 10, 2026
spot_img
HomeSeni dan BudayaMakna Lampion, Simbol Keberuntungan di Tahun Baru

Makna Lampion, Simbol Keberuntungan di Tahun Baru

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Tiap Imlek, kawasan Pecinan di Kota Solo dipercantik dengan lampion. Lampion-lampion itu dipasang mulai dari Jl. Jenderal Sudirman sampai kawasan Pasar Gede.

Lampion enggak bisa dilepaskan dari Imlek dan Cap Go Meh. Selain sebagai hiasan, lampion juga punya makna yang dalam. Tahukah kamu apa makna lampion?

Menurut kepercayaan warga Tionghoa, lampion berwarna merah merupakan simbol pengharapan, bahwa di tahun baru akan diberi keberuntungan, rezeki, dan kebahagiaan.

Sedangkan menurut legenda klasik Cina, cahaya lampion bisa mengusir kekuatan jahat yang digambarkan dalam makhluk raksasa bernama Nian. Makanya saat masa Imlek, banyak rumah dan tempat-tempat yang memasang lampion biar terhindar dari ancaman kejahatan.

Lampion diperkirakan ada sejak abad ketiga Masehi atau di era Dinasti Xi Han. Baru di Dinasti Ming-lah, lampion mulai digunakan dalam perayaan Tahun Baru Imlek.

Lampion, yang dalam bahasa Mandarin disebut dengan denglong, merupakan perpaduan dari seni lukis, hiasan gunting kertas, dan origami. Lampion dibikin dari kertas. Enggak hanya kertas sebenarnya, ada juga lampion yang dibuat dari kain.

Pada masa lalu, agar bisa menyala, bagian dalamnya diberi lilin. Namun, di era modern, sumber cahaya dihasilkan dari lampu led. Biasanya, bagian luar lampion diberi tulisan “fu” (kebahagiaan) dan “shuo” (panjang usia).



Seiring waktu, lampion enggak cuma berbentuk bulat, ada juga yang berwujud shio, dewa rezeki, dan lain-lain. Bahkan, saat perayaan Imlek di Kota Solo, pernah ada lampion berbentuk tokoh-tokoh pewayangan. Kata panitia, itu dilakukan sebagai simbol akulturasi dan keanekaragaman budaya di Indonesia.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Mangkunegaran Meresmikan Layanan Ambulans Jenazah dan Pembukaan Kembali Perpustakaan Reksa Pustaka Mangkunegaran

Surakarta, 5 Februari 2026. Mangkunegaran meresmikan layanan ambulans jenazah dan membuka kembali Perpustakaan Reksa Pustaka...

Maraton 48 Jam: Intip Keseruan Global Game Jam Solo 2026 di Solo Technopark!

Soloevent.id - Global Game Jam Solo 2026 kembali digelar pada 30 Januari hingga 1...

Chef Jane Spill Rahasia “Dubai Chewy Cookies” di Atrium Neo Solo Grand Mall.

Soloevent.id - Neo Solo Grand Mall kembali menggelar acara festival kuliner pada 23 Januari...

More like this

Mangkunegaran Meresmikan Layanan Ambulans Jenazah dan Pembukaan Kembali Perpustakaan Reksa Pustaka Mangkunegaran

Surakarta, 5 Februari 2026. Mangkunegaran meresmikan layanan ambulans jenazah dan membuka kembali Perpustakaan Reksa Pustaka...

Setengah Abad Menemani Negeri: PT Solo Murni Rayakan Ulang Tahun Emas Lewat Kiky Run 2026.

PT Solo Murni (KIKY Stationery) akan menggelar lomba lari bertajuk KIKY Run 2026, Minggu...

Mengenal Boga Sambrama: Tradisi Berbagi Jajanan Khas Mangkunegaran Setiap 35 Hari

Soloevent.id - Pura Mangkunegaran menggelar acara Boga Sambrama di Pamedan Pura Mangkunegaran Sabtu (31/1/2026)....