Friday, January 16, 2026
spot_img
HomeSeni dan BudayaBeragam Kegiatan Meriahkan HUT Kampung Batik Laweyan

Beragam Kegiatan Meriahkan HUT Kampung Batik Laweyan

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Festival Laweyan 2018 resmi dibuka Selasa (25/9/2018). Opening ceremony-nya bertajuk “Kawah Candradimuka” menampilkan pertunjukan yang mengolaborasikan teatrikal tari, musik etnik, dan batik perform.

Sruti Respati menjadi penampil pertama. Dia menyanyikan “Melati Suci”, “Pandan Wangi”, dan “Bengawan Solo”. Hesti Sundari juga turut menyumbangkan sebuah lagu.

Bertambah malam, giliran grup etnik Kemlaka menghibur penonton. Mereka membawakan lagu etnik yang dikemas modern, seperti “Gila TV”. Kemlaka, Parade Nusantara, dan Sanggar Tari Meilia berkolaborasi di akhir acara dengan menyuguhkan karya berjudul “Kawah Condrodimuko”.

Festival Laweyan 2018 dibuka oleh Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo.“Pagelaran ini sekaligus untuk mengangkat potensi wisata lokal. Semoga nantinya lebih ramai khususnya di malam hari. Jam buka toko batik semoga hingga malam hari,” ujarnya.

Tahun ini Festival Laweyan mengambil tema  “Nyawang Laweyan”. Event ini digelar untuk merayakan hari ulang tahun Kampung Batik Laweyan sekaligus memperingati Hari Batik Nasional. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sajian hiburan yang menyenangkan bagi warga Laweyan serta wisatawan yang berkunjung ke Kampung Batik Laweyan.

Festival Laweyan merupakan kegiatan kreatif seni budaya tahunan yang menonjolkan kearifan lokal dari Kelurahan Laweyan. Dalam festival ini akan disajikan beberapa kegiatan kreatif yang menjadi unjuk potensi warga dan wilayah. Salah satunya adalah Fashion on the Street at Night yang bakal dimasukkan dalam buku Museum Rekor-Dunia Indonesia.



Festival Laweyan 2018 bakalan digelar hingga 2 Oktober di area Kampung Batik Laweyan.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Vibe Pasar Gede Beda Banget! Solo Di waktu Malam : Spot Nongkrong Klasik yang Lagi Hits

Soloevent.id - Kota Solo emang ada aja gebrakannya yang baru, selain menghadirkan berbagai acara...

The Sunan Hotel Solo Hadirkan Red Lantern Buffet

The Sunan Hotel Solo kembali menghadirkan pengalaman kuliner tematik melalui Red Lantern Buffet, sebuah...

Gak Ada Kembang Api di Solo? Ternyata Ini Alasan Haru di Balik Car Free Night (CFN) 2026!

Soloevent.id - Pemerintah Kota Surakarta memperingati malam pergantian Tahun Baru 2026 dengan menggelar Solo...

More like this

Wayang Kok Bahas Bullying? Begini Cara Karang Taruna Baluwarti “Menyentil” Anak Muda Zaman Now!

Soloevent.id - Festival Pucakawarti Vol.3 Baluwarti digelar di depan Kantor Kelurahan Baluwarti, Jumat-Sabtu (19-20/12/2025)....

Ternyata Ini Alasan Ribuan Mata Terpaku pada Panggung Disabilitas di Solo.

Soloevent.id - Kesenian tidak memandang batas yang berarti seni dapat diterima dan dilakukan oleh...

Konser “Gamelan Adi Kaloka: Merayakan Keragaman Nusantara”, sebuah konser kolaboratif seniman gamelan.

Soloevent.id - Tak kurang dari 175 talenta seni terlibat dalam sebuah pergelaran seni karawitan...