Monday, December 29, 2025
spot_img
HomeSeni dan BudayaMaskot SIPA 2018 Bakal Tampilkan Karya Performance Art

Maskot SIPA 2018 Bakal Tampilkan Karya Performance Art

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Setiap tahunnya, Solo International Performing Arts (SIPA) selalu punya maskot. Maskot-maskot ini dipilih dari kalangan seniman.

Jika tahun lalu Eko Supriyanto alias Eko Pece menjadi maskot, di edisi kesepuluh ini giliran Melati Suryodarmo yang ditunjuk. Wanita kelahiran 1969 itu adalah seniman performance art asal Kota Solo. Karya-karyanya sering ditampilkan di festival-festival internasional.

Di panggung SIPA 2018, Melati juga akan menyajikan karya performance art maupun tarian yang ia koreograferi. “Pada pembukaan SIPA, saya akan menampilkan karya performance art bersama sanggar Semarak Candrakirana, SMKI, dan pemusik muda dari ISI Surakarta. Ini agak berbeda dan menjadi kejutan nantinya. Lalu ada satu karya baru juga yang akan ditampilkan di hari kedua,” tuturnya dalam jumpa pers SIPA 2018, beberapa waktu lalu.

Berbicara soal karya, eksplorasi tubuh menjadi ciri khas performance art dan koreografi Melati. Tubuh manusia adalah salah satu sumber penting inspirasi karya-karyanya. Melati memberikan penghargaan terhadap tubuh manusia tanpa melihat bentuk, melainkan lebih menilai melalui estetika yang bisa ditampilkan oleh siapa pun dan sampai kapan pun.

Dia kerap mengangkat isu politik, sosial, kejiwaan manusia, dan filsafat kebudayaan ke dalam karya. Selain tubuh, karya-karya Melati juga terinspirasi dari seni tradisi.



Di SIPA 2018, Melati akan turut memeriahkan event tersebut bersama delegasi-delegasi dari enam Negara, yaitu Indonesia, Italia, Taiwan, Filipina, Rusia, dan Korea. Karya-karya para pengisi acara bakalan membicarakan persahabatan, persaudaraan, kebinekaan sesuai tema SIPA 2018, “We Are the World, We Are the Nation”.

SIPA 2018 bakal digelar 6-8 September 2018 di Benteng Vastenburg Solo.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

CEO yang Pernah Ditipu Habis-habisan Berbagi kisah di Solo, Bawa Misi “Re-Connect” yang Bikin 500 Orang Mewek!

Soloevent.id - Roadshow Event "Re-Connect" The Journey of Love mampir ke Kota Solo. Event...

Solo Baru Punya Lapangan Bola di Rooftop Pertama di Jateng. Harganya Cuma Segini?

Soloevent.id - Hartono Trade Center Sky Soccer Hadir pertama kalinya di Jawa Tengah. Sebuah...

Wayang Kok Bahas Bullying? Begini Cara Karang Taruna Baluwarti “Menyentil” Anak Muda Zaman Now!

Soloevent.id - Festival Pucakawarti Vol.3 Baluwarti digelar di depan Kantor Kelurahan Baluwarti, Jumat-Sabtu (19-20/12/2025)....

More like this

Wayang Kok Bahas Bullying? Begini Cara Karang Taruna Baluwarti “Menyentil” Anak Muda Zaman Now!

Soloevent.id - Festival Pucakawarti Vol.3 Baluwarti digelar di depan Kantor Kelurahan Baluwarti, Jumat-Sabtu (19-20/12/2025)....

Ternyata Ini Alasan Ribuan Mata Terpaku pada Panggung Disabilitas di Solo.

Soloevent.id - Kesenian tidak memandang batas yang berarti seni dapat diterima dan dilakukan oleh...

Konser “Gamelan Adi Kaloka: Merayakan Keragaman Nusantara”, sebuah konser kolaboratif seniman gamelan.

Soloevent.id - Tak kurang dari 175 talenta seni terlibat dalam sebuah pergelaran seni karawitan...