Thursday, February 19, 2026
spot_img
HomeSeni dan BudayaKelompok Gamelan Kerajaan Hingga Kekinian Bakal Manggung di IGF 2018

Kelompok Gamelan Kerajaan Hingga Kekinian Bakal Manggung di IGF 2018

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – International Gamelan Festival  (IGF) 2018 tak lama lagi digelar. Pada Jumat (3/8/2018), panitia mengadakan jumpa pers di Balai Kota Solo soal rencana pelaksanaan IGF 2018.

Kurator International Gamelan Festival 2018, Joko S. Gombloh, menuturkan, event akbar tersebut akan menampilkan berbagai jenis gamelan, baik yang tradisional maupun modern. “IGF memadukan gamelan keraton, nonkeraton, kontemporer, hingga gamelan mutakhir. Penampilan gamelan istana dan kelompok-kelompok gamelan kecil [digelar] di beberapa venue, terangnya.

Diajaknya kelompok-kelompok yang memainkan gamelan dengan nuansa kekinian adalah upaya untuk menyampaikan beragamnya kultur gamelan baru. Mereka merupakan orang-orang yang mempunyai tradisi kuat tentang gamelan, tetapi juga memahami tentang pembaharuannya seperti apa.

Hingga berita ini diturunkan, website igfsolo.com memuat 47 kelompok gamelan dari berbagai daerah di Indonesia dan 19 grup gamelan asal luar negeri yang akan berpentas di panggung International Gamelan Festival, 9-16 Agustus 2018.



Kelompok-kelompok itu antara lain Peni Candrarini (Solo), Kua Etnika (Yogyakarta), Sambasunda (Bandung), Gamelan Salukat-Dewa Alit (Bali), Siswa Sukro (Inggris), Wesleyan Gamelan Ensemble (Amerika Serikat), Gamelan Grup Lambangsari (Jepang), National Concert Hall Gamelan of Ireland (Irlandia).

Mereka bakal manggung di beberapa titik di Kota Solo, seperti Benteng Vastenburg, Bentara Budaya Balai Soedjatmoko, Teater Besar Institut Seni Indonesia Surakarta, Taman Budaya Jawa Tengah, dan lain-lain.

International Gamelan Festival 2018 bakalan dibuka di Benteng Vastenburg pada Kamis (9/8/2018), jam 19.00 WIB. Upacara pembukaan bertajuk Opening Concert “Homecoming” itu akan dimeriahkan oleh tiga composer: Rahayu Supanggah (Solo), I Wayan Gde Yudane (Bali), dan Taufik Adam (Jakarta), serta kelompok gamelan Southbank Gamelan Players (Inggris) dan Kua Etnika.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Rayakan Hari Jadi ke-281 Kota Solo, Ribuan Warga Serbu Koridor Ngarsopuro demi Jenang

Soloevent.id - Festival Jenang Solo kembali digelar pada Selasa (17/2/2026) di Koridor Ngarsopuro. Acara ...

Heritage in Harmony: Saat Akulturasi Budaya Jawa-Tionghoa Bersatu di Panggung Imlek Solo

Soloevent.id - Puncak perayaan imlek di Kota Solo digelar dengan panggung hiburan semarak heritage...

Symphony Ramadhan di Mercure Solo: Nikmati Harmoni Menu Dunia di Jantung Kota

Soloevent.id - Bulan Ramadhan identik dengan momen berbuka puasa bersama keluarga, rekan dan komunitas....

More like this

Rayakan Hari Jadi ke-281 Kota Solo, Ribuan Warga Serbu Koridor Ngarsopuro demi Jenang

Soloevent.id - Festival Jenang Solo kembali digelar pada Selasa (17/2/2026) di Koridor Ngarsopuro. Acara ...

Heritage in Harmony: Saat Akulturasi Budaya Jawa-Tionghoa Bersatu di Panggung Imlek Solo

Soloevent.id - Puncak perayaan imlek di Kota Solo digelar dengan panggung hiburan semarak heritage...

Kegiatan Bersih-Bersih Menyambut Tahun Baru Imlek di Mangkunegaran

Surakarta,   14 Februari 2026. Mangkunegaran bersama komunitas Tionghoa di Surakarta mengadakan kegiatan Bersih-Bersih Mangkunegaran...