Wednesday, February 11, 2026
spot_img
HomeFilmDemi Peran, Satria Mulia Rela Berjemur 6 Jam di Pantai

Demi Peran, Satria Mulia Rela Berjemur 6 Jam di Pantai

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.idMoonrise Over Egypt menjadi debut layar lebar pertama bagi pesinetron Satria Mulia. Di film ini, ia memerankan Mohammad Rasjidi. “Ini film pertama saya dan langsung dapat karakter berat, menteri agama pertama di Indonesia,” ungkap Satria saat meet and greet di Hartono Mall Solo Baru, Sabtu (24/3/2018).

Kendati film pertama, Satria totalitas pada perannya. Tidak tanggung-tanggung, aktor satu ini rela berjemur di bawah terik matahari agar warna kulitnya menggelap. Hal itu ia lakukan karena Mohammad Rasjidi berkulit gelap, sangat kontras dengan warna kulit Satria.

“Saya berjemur di Pantai Ancol dari jam 6 sampai 12 siang. Jadi pas shooting saya item banget dan keriput,” ujarnya sambil menunjuk poster di belakangnya.

Aktor yang juga alumni Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta ini mengaku cukup tertantang karena di tengah maraknya film begenre romansa, komedi, dan horor, film bergenre sejarah berani muncul. Penonton pun tidak hanya disuguhkan sejarah, tetapi juga dimanjakan dengan pemandangan Timur Tengah.

Proses pengambilan gambar Moonrise Over Egypt dilakukan di tujuh lokasi indah di Mesir, seperti Masjid Al Azhar, jembatan bersejarah Qasr Al-Nil, Citadel Salah El Din, pasar Khan El-Khalili, kawasan KBRI Cairo, dan bahkan set shooting ditempatkan di sebelah piramid persis.

“Kalian wajib nonton, karena Indonesia kekurangan film sejarah,” tambahnya.



Film yang sudah tayang sejak 22 Maret 2018 ini menceritakan kisah perjuangan H. Agus Salim (Pritt Timothy) yang pada April 1947 bersama 3 utusan diplomatik asal Indonesia pergi ke Kairo. Mereka adalah Abdurrachman Baswedan, Mohammad Rasjidi dan Nazir Datuk Sutan Pamuntjak. Mereka pergi ke Kairo agar mendapat pengakuan de jure dari pemerintah Mesir demi kedaulatan Indonesia.

Namun, Duta Besar Belanda yaitu Willem Van Recteren Limpurg berusaha menggagalkannya dengan mengancam Mesir bahwa Belanda akan mencabut dukungan kepentingan luar negeri apabila Mesir mengakui kedaulatan Indonesia.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Mangkunegaran Meresmikan Layanan Ambulans Jenazah dan Pembukaan Kembali Perpustakaan Reksa Pustaka Mangkunegaran

Surakarta, 5 Februari 2026. Mangkunegaran meresmikan layanan ambulans jenazah dan membuka kembali Perpustakaan Reksa Pustaka...

Maraton 48 Jam: Intip Keseruan Global Game Jam Solo 2026 di Solo Technopark!

Soloevent.id - Global Game Jam Solo 2026 kembali digelar pada 30 Januari hingga 1...

Chef Jane Spill Rahasia “Dubai Chewy Cookies” di Atrium Neo Solo Grand Mall.

Soloevent.id - Neo Solo Grand Mall kembali menggelar acara festival kuliner pada 23 Januari...

More like this

Annisa & Venly Bongkar Tantangan Akting Paling Berat di Film ‘Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?’

Soloevent.id - Gimana sih rasanya kalau diajak meet n greet dan nonton bareng sama...

GUMREGAH! Sinema Akhir Tahun #10 ISI Solo: Seruan Bangkit Lewat Karya, Targetkan Panggung Internasional.

Soloevent.id - Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Program Studi (Prodi) Film Institut Seni...

Dekade Kreativitas: Sinema Akhir Tahun ke-10 ISI Surakarta Rayakan Inovasi Film!

Festival Film Sinema Akhir Tahun #10 resmi dibuka hari ini Rabu (12/11) di Teater...