Thursday, March 12, 2026
spot_img
HomeFilmFilm Posesif: Kontroversi Di Antara 10 Nominasi

Film Posesif: Kontroversi Di Antara 10 Nominasi

Published on

- Advertisement -spot_img

FILM-POSESIF-105

 

Soloevent.id – Mulai 26 Oktober 2017 mendatang, pencinta film bakal disuguhi satu lagi karya anak negeri. Adalah Posesif, sebuah film romance suspense, siap diputar di bioskop Indonesia.

 

Disutradarai oleh Edwin, film Posesif menceritakan tentang percintaan dua remaja bernama Yudhis (Adipati Dolken) dan Lala (Putri Marino). Eits, jangan salah, walau temanya mengulik soal dunia remaja, tapi kisah yang dihadirkan konon lebih kompleks.

 

Walau belum tayang secara luas, film Posesif berhasil mendapatkan 10 nominasi dalam Festival Film Indonesia (FFI) 2017, salah satunya adalah nominasi “Film Terbaik”.

 

Tentu, dinominasikannya film Posesif mengundang pro dan kontra. Banyak yang tanya, “Belum tayang kok bisa masuk nominasi?” Ternyata, ada dua aturan baru yang diterapkan dalam Festival Film Indonesia 2017.

 

FILM-POSESIF-111

 

Pertama, untuk mendapat nominasi, tidak ada ketentuan spesifik seperti mendapatkan Surat Tanda Lulus Sensor (STLS) dari Lembaga Sensor Indonesia (LSI) atau tayang di bioskop “besar”. Film-film yang diputar di bioskop alternatif juga boleh diikutsertakan. Asal, film-film tersebut telah dirilis pada 1 Oktober 2016-30 September 2017, dan diputar secara berbayar.

 

Untuk kriteria ini, karya perdana Palari Film itu sudah tayang di tempat pemutaran alternatif di Jakarta dan Tangerang pada September 2017.

 

Kedua, Festival Film Indonesia 2017 tidak menggunakan sistem pendaftaran. “Usulan nominasi datang dari sejumlah asosiasi profesi pelaku perfilman dan komunitas film yang dinilai kredibel oleh panitia FFI,” tulis akun Instagram resmi Festival Film Indonesia 2017.

 

FILM-POSESIF-107

 

Terlepas dari pro-kontranya, menarik buat dilihat bagaimana nasib film Posesif di FFI 2017, apakah akan berjaya? Untuk mendapatkan “Film Terbaik”, Posesif harus bersaing dengan Cek Toko Sebelah, Kartini, Night Bus, dan Pengabdi Setan.

 

Oh iya, kalau kamu yang ada di Kota Solo mau nonton film Posesif  lebih awal dari jadwal tayang serentak, kamu bisa mengikuti gala premier-nya di XXI Solo Paragon Mall, Jumat (20/10/2017). Rencananya, acara ini dihadiri oleh Edwin, Adipati Dolken, Putri Marino, dan Cut Mini.

 

 

Penulis: Reza Kurnia Darmawan

Foto: facebook.com/palarifilms

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Bubur Samin Jayengan: Tradisi Berbuka Puasa Paling Ikonik di Kota Solo

Soloevent.id - Di berbagai daerah di Indonesia, menjelang dan selama bulan Ramadhan banyak dihiasi...

Ngabuburit Estetik : Putra-Putri Solo 2025 Hidupkan Suasana Ramadhan di Masjid Sheikh Zayed.

Soloevent.id - Paguyuban Putra-Putri Solo (PPS) 2025 menggelar acara bertajuk Srawung Festival Ramadhan pada...

Ramadhan Iftar The Sunan Hotel Solo Hadirkan Fashion Show Koleksi Batik Riana Kesuma

Soloevent.id - The Sunan Hotel Solo menggelar acara Fashion Show Ramadhan Collection di Narendra...

More like this

Annisa & Venly Bongkar Tantangan Akting Paling Berat di Film ‘Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?’

Soloevent.id - Gimana sih rasanya kalau diajak meet n greet dan nonton bareng sama...

GUMREGAH! Sinema Akhir Tahun #10 ISI Solo: Seruan Bangkit Lewat Karya, Targetkan Panggung Internasional.

Soloevent.id - Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Program Studi (Prodi) Film Institut Seni...

Dekade Kreativitas: Sinema Akhir Tahun ke-10 ISI Surakarta Rayakan Inovasi Film!

Festival Film Sinema Akhir Tahun #10 resmi dibuka hari ini Rabu (12/11) di Teater...