Saturday, January 24, 2026
spot_img
HomeFilmFilm Posesif: Kontroversi Di Antara 10 Nominasi

Film Posesif: Kontroversi Di Antara 10 Nominasi

Published on

- Advertisement -spot_img

FILM-POSESIF-105

 

Soloevent.id – Mulai 26 Oktober 2017 mendatang, pencinta film bakal disuguhi satu lagi karya anak negeri. Adalah Posesif, sebuah film romance suspense, siap diputar di bioskop Indonesia.

 

Disutradarai oleh Edwin, film Posesif menceritakan tentang percintaan dua remaja bernama Yudhis (Adipati Dolken) dan Lala (Putri Marino). Eits, jangan salah, walau temanya mengulik soal dunia remaja, tapi kisah yang dihadirkan konon lebih kompleks.

 

Walau belum tayang secara luas, film Posesif berhasil mendapatkan 10 nominasi dalam Festival Film Indonesia (FFI) 2017, salah satunya adalah nominasi “Film Terbaik”.

 

Tentu, dinominasikannya film Posesif mengundang pro dan kontra. Banyak yang tanya, “Belum tayang kok bisa masuk nominasi?” Ternyata, ada dua aturan baru yang diterapkan dalam Festival Film Indonesia 2017.

 

FILM-POSESIF-111

 

Pertama, untuk mendapat nominasi, tidak ada ketentuan spesifik seperti mendapatkan Surat Tanda Lulus Sensor (STLS) dari Lembaga Sensor Indonesia (LSI) atau tayang di bioskop “besar”. Film-film yang diputar di bioskop alternatif juga boleh diikutsertakan. Asal, film-film tersebut telah dirilis pada 1 Oktober 2016-30 September 2017, dan diputar secara berbayar.

 

Untuk kriteria ini, karya perdana Palari Film itu sudah tayang di tempat pemutaran alternatif di Jakarta dan Tangerang pada September 2017.

 

Kedua, Festival Film Indonesia 2017 tidak menggunakan sistem pendaftaran. “Usulan nominasi datang dari sejumlah asosiasi profesi pelaku perfilman dan komunitas film yang dinilai kredibel oleh panitia FFI,” tulis akun Instagram resmi Festival Film Indonesia 2017.

 

FILM-POSESIF-107

 

Terlepas dari pro-kontranya, menarik buat dilihat bagaimana nasib film Posesif di FFI 2017, apakah akan berjaya? Untuk mendapatkan “Film Terbaik”, Posesif harus bersaing dengan Cek Toko Sebelah, Kartini, Night Bus, dan Pengabdi Setan.

 

Oh iya, kalau kamu yang ada di Kota Solo mau nonton film Posesif  lebih awal dari jadwal tayang serentak, kamu bisa mengikuti gala premier-nya di XXI Solo Paragon Mall, Jumat (20/10/2017). Rencananya, acara ini dihadiri oleh Edwin, Adipati Dolken, Putri Marino, dan Cut Mini.

 

 

Penulis: Reza Kurnia Darmawan

Foto: facebook.com/palarifilms

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Mix or Match: Cara Agra Rooftop Alila Solo Temukan Identitas Rasa Kamu Lewat Koktail

Agra Rooftop, bar rooftop tertinggi di kota Surakarta yang berlokasi di lantai 29 hotel...

Vibe Pasar Gede Beda Banget! Solo Di waktu Malam : Spot Nongkrong Klasik yang Lagi Hits

Soloevent.id - Kota Solo emang ada aja gebrakannya yang baru, selain menghadirkan berbagai acara...

The Sunan Hotel Solo Hadirkan Red Lantern Buffet

The Sunan Hotel Solo kembali menghadirkan pengalaman kuliner tematik melalui Red Lantern Buffet, sebuah...

More like this

GUMREGAH! Sinema Akhir Tahun #10 ISI Solo: Seruan Bangkit Lewat Karya, Targetkan Panggung Internasional.

Soloevent.id - Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Program Studi (Prodi) Film Institut Seni...

Dekade Kreativitas: Sinema Akhir Tahun ke-10 ISI Surakarta Rayakan Inovasi Film!

Festival Film Sinema Akhir Tahun #10 resmi dibuka hari ini Rabu (12/11) di Teater...

Solo Film Festival 2025, Putar Film Pendek Drama Kehidupan Berbalut Komedi

Soloevent.id - Sebuah festival film pendek diselenggarakan di Kota Solo dengan nama Solo Film...