Tuesday, February 24, 2026
spot_img
HomeSeni dan BudayaGelar Potensi Wisata Kampung Kota: Jalan-Jalan Sambil Belajar Sejarah

Gelar Potensi Wisata Kampung Kota: Jalan-Jalan Sambil Belajar Sejarah

Published on

- Advertisement -spot_img

KAMPUNG-KOTA-SOLO-01

 

Soloevent.idKepingin tahu tentang sejarah dan potensi kampung di Kota Solo? Ikuti saja Gelar Potensi Wisata Kampung Kota yang diadakan di tiga tempat, yaitu Kampung Kemlayan, Kampung Kepatihan, dan Benteng Vastenburg. Event yang baru kali pertama diadakan ini bakal dihelat pada Sabtu-Minggu (2-3/9/2017).

 

Ada apa saja di Gelar Potensi Wisata Kampung Kota?

 

Banyak. Di hari pertama, event ini akan mengunjungi tempat-tempat bersejarah di Kampung Kemlayan, contohnya Ndalem Handoyoningrat, rumah Gan Kam, sumur Bandung, dan banyak lagi.

 

Dalam tur tersebut bakal diselipkan pertunjukan tari karya S. Ngaliman yang dipentaskan di Ndalem Handoyoningrat. Bagi yang belum tahu, seniman tersebut merupakan maestro tari tradisi yang cukup berpengaruh di Kota Solo. Karya-karyanya menjadi materi ajar di sekolah seni. Pentas itu bakalan diiringi musik gamelan yang dimainkan trah Mlaya Widodo.

 

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan cerita dan sharing tentang sejarah Kampung Kemlayan oleh Heri Priyatmoko (sejarawan). Bagi yang mau ikut, tur dilangsungkan dari jam 09.00-15.00 WIB. Titik kumpul di utara Hotel Amarelo, ya.

 

KAMPUNG-KOTA-SOLO-03

 

Keesokan harinya, Gelar Potensi Wisata Kampung Kota akan menjelajah Kampung Kepatihan. Tempat-tempat bersejarah yang didatangi antara lain Ndalem R. Ng. Nitisoewarno, Masjid Kepatihan, bekas kandang kuda Kepatihan, dan lain-lain. Jam tur sama seperti hari pertama. Kelurahan Kepatihan Kulon menjadi titik kumpulnya.

 

Puncak event ini berlangsung di Benteng Vastenburg pada Minggu malam. Nah, di situ bakalan ada pentas dari delapan kelurahan di Kota Solo, seperti Reog Anak Banyuanyar, Teater  RAN, Musik Hadrah Jayengan, dan Musik Bambu Putra Jaya.

 

Pelaksana Gelar Potensi Wisata Kampung Kota, Fawarti Gendranata Utami, mengatakan, kampung-kampung di Kota Solo punya potensi besar untuk dikembangkan, terutama sebagai destinasi wisata. “Setiap kampung punya cerita,” katanya dalam jumpa pers di kantor Dinas Pariwisata Solo, Kamis (31/8/2017).

 

Sebagai langkah awal dipilihlah Kemlayan dan Kepatihan. Berdasar riset, pemetaan, dan sisi historis, dua kampung itu dinilai siap sebagai venue.

 

Gelar Potensi Wisata Kampung Kota ini juga menjadi program dalam Jejaring Kota Kreatif yang sedang diajukan ke UNESCO. Salah satu kategori kota kreatif adalah adanya craft dan folk art. Menurut pegiat Kota Kreatif Indonesia, Paulus Mintarga, kampung-kampung di Kota Solo menjadi basisnya kesenian rakyat. Makanya, kesenian-kesenian rakyat dari kampung-kampung di Solo turut dilibatkan pada event ini.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Aston Solo Hotel Hadirkan Pengalaman Iftar Dunia dengan Sentuhan ASEAN

Soloevent.id - Dalam menyambut bulan suci ramadhan, Aston Solo Hotel resmi memperkenalkan rangkaian program...

Rayakan Hari Pers Nasional, Monumen Pers Solo Pamerkan 101 Koleksi Iklan Ikonik.

Soloevent.id - Monumen Pers Nasional Solo menggelar pameran bertajuk Warta Pariwara yang menampilkan koleksi...

The Sunan Hotel Solo Hadirkan Ratusan Menu Nusantara di Iftar All You Can Eat Buffet

Soloevent.id - Menyambut bulan suci Ramadhan, The Sunan Hotel Solo kembali menghadirkan pengalaman berbuka...

More like this

Upacara Peringatan HUT ke-281 Kota Solo, Masyarakat Umum Ikut Kenakan Busana Adat Jawa

Soloevent.id - Ribuan peserta memadati Stadion Sriwedari untuk mengikuti upacara peringatan Hari Ulang Tahun...

Rayakan Hari Jadi ke-281 Kota Solo, Ribuan Warga Serbu Koridor Ngarsopuro demi Jenang

Soloevent.id - Festival Jenang Solo kembali digelar pada Selasa (17/2/2026) di Koridor Ngarsopuro. Acara ...

Heritage in Harmony: Saat Akulturasi Budaya Jawa-Tionghoa Bersatu di Panggung Imlek Solo

Soloevent.id - Puncak perayaan imlek di Kota Solo digelar dengan panggung hiburan semarak heritage...