Thursday, November 5, 2026
HomeSeni dan BudayaKenakan Kostum Ratu Pantai Selatan Di SBC 2017, Peserta Ini Banyak Berdoa

Kenakan Kostum Ratu Pantai Selatan Di SBC 2017, Peserta Ini Banyak Berdoa

Published on

- Advertisement -spot_img

 

Soloevent.id – Merayakan satu dasawarsa, Solo Batik Carnival 2017 mengangkat lagi tema-tema kostum yang pernah tampil di edisi lalu. Salah satu yang unik adalah defile Ratu Pantai Selatan.

 

Sosok Ratu Pantai Selatan digambar dengan kostum yang didominasi warna hijau disertai properti tongkat, kembang melati, dan hiasan naga. Kostum yang sarat kesan mistis rupanya menjadi tantangan sendiri bagi peserta saat mengenakannya.

 

“Kami mengangkat tema yang tokohnya bukan orang biasa. Kesannya mistis, jadi harus hati-hati,” ujar salah satu performer Solo Batik Carnival 2017 dari defile Ratu Pantai Selatan, Rizkha Avantika, Sabtu (15/7/2017).


 

Rizkha mengaku, seharusnya ia dan kawan-kawan melakukan ritual puasa terlebih dahulu, tetapi tidak sempat mereka kerjakan. “Enggak apa-apa asal banyak-banyakin doa biar enggak gimana-gimana,” kata perempuan 18 tahun ini.

 

Ia menambahkan, selain berdoa untuk diri sendiri, salah satu properti wajib yang harus didoakan ialah ronce melati. “Buat properti lain itu cemoro (rambut panjang) 85 cm, terus cinde (sabuk), dan yang utama adalah batik prodo (batik yang mengkilap) warna hijau,” tambahnya.

 

Setiap defile Solo Batik Carnival 2017 memiliki pakem tersendiri. Dan khusus untuk kostum Ratu Pantai Selatan, hanya boleh dikenakan perempuan. Pria juga boleh terlibat dalam defile ini dengan syarat hanya menjadi tokoh pendukung saja seperti prajurit.

 

2017 ini adalah kali ketiga Rizkha mengikuti Solo Batik Carnival. Rizkha yang saat ini berdomisili di Semarang rela bolak-balik dan lembur selama tiga minggu untuk mengerjakan kostum Ratu Pantai Selatan.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Pekan Se.Daya.Di.Surakarta 2026 Hadirkan 7 Program Lokakarya, Pertunjukan Kesenian Hingga Boga

Soloevent.id - Taman Balekambang menjadi ruang pertemuan pekan Se.Daya.Di.Surakarta pada tanggal 1-7 November 2026....

Solo Documentary Film Festival 2026, Hadirkan Ruang Perayaan Bagi Pembuat Film Dokumenter

Soloevent.id - Solo Documentary Festival kembali digelar pada Jumat-Minggu (23-25/10/2026) di Hook Omah Sinten...

Nusantara Berwastra! Malam Penobatan Duta Budaya Indonesia 2026 di Balekambang Solo

Soloevent.id - Budaya adalah warisan sebuah bangsa tanpa budaya sebuah bangsa tak akan memiliki...

More like this

Pekan Se.Daya.Di.Surakarta 2026 Hadirkan 7 Program Lokakarya, Pertunjukan Kesenian Hingga Boga

Soloevent.id - Taman Balekambang menjadi ruang pertemuan pekan Se.Daya.Di.Surakarta pada tanggal 1-7 November 2026....

Solo Documentary Film Festival 2026, Hadirkan Ruang Perayaan Bagi Pembuat Film Dokumenter

Soloevent.id - Solo Documentary Festival kembali digelar pada Jumat-Minggu (23-25/10/2026) di Hook Omah Sinten...

Nusantara Berwastra! Malam Penobatan Duta Budaya Indonesia 2026 di Balekambang Solo

Soloevent.id - Budaya adalah warisan sebuah bangsa tanpa budaya sebuah bangsa tak akan memiliki...