Saturday, January 24, 2026
spot_img
HomeSeni dan BudayaKenakan Kostum Ratu Pantai Selatan Di SBC 2017, Peserta Ini Banyak Berdoa

Kenakan Kostum Ratu Pantai Selatan Di SBC 2017, Peserta Ini Banyak Berdoa

Published on

- Advertisement -spot_img

 

Soloevent.id – Merayakan satu dasawarsa, Solo Batik Carnival 2017 mengangkat lagi tema-tema kostum yang pernah tampil di edisi lalu. Salah satu yang unik adalah defile Ratu Pantai Selatan.

 

Sosok Ratu Pantai Selatan digambar dengan kostum yang didominasi warna hijau disertai properti tongkat, kembang melati, dan hiasan naga. Kostum yang sarat kesan mistis rupanya menjadi tantangan sendiri bagi peserta saat mengenakannya.

 

“Kami mengangkat tema yang tokohnya bukan orang biasa. Kesannya mistis, jadi harus hati-hati,” ujar salah satu performer Solo Batik Carnival 2017 dari defile Ratu Pantai Selatan, Rizkha Avantika, Sabtu (15/7/2017).


 

Rizkha mengaku, seharusnya ia dan kawan-kawan melakukan ritual puasa terlebih dahulu, tetapi tidak sempat mereka kerjakan. “Enggak apa-apa asal banyak-banyakin doa biar enggak gimana-gimana,” kata perempuan 18 tahun ini.

 

Ia menambahkan, selain berdoa untuk diri sendiri, salah satu properti wajib yang harus didoakan ialah ronce melati. “Buat properti lain itu cemoro (rambut panjang) 85 cm, terus cinde (sabuk), dan yang utama adalah batik prodo (batik yang mengkilap) warna hijau,” tambahnya.

 

Setiap defile Solo Batik Carnival 2017 memiliki pakem tersendiri. Dan khusus untuk kostum Ratu Pantai Selatan, hanya boleh dikenakan perempuan. Pria juga boleh terlibat dalam defile ini dengan syarat hanya menjadi tokoh pendukung saja seperti prajurit.

 

2017 ini adalah kali ketiga Rizkha mengikuti Solo Batik Carnival. Rizkha yang saat ini berdomisili di Semarang rela bolak-balik dan lembur selama tiga minggu untuk mengerjakan kostum Ratu Pantai Selatan.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Mix or Match: Cara Agra Rooftop Alila Solo Temukan Identitas Rasa Kamu Lewat Koktail

Agra Rooftop, bar rooftop tertinggi di kota Surakarta yang berlokasi di lantai 29 hotel...

Vibe Pasar Gede Beda Banget! Solo Di waktu Malam : Spot Nongkrong Klasik yang Lagi Hits

Soloevent.id - Kota Solo emang ada aja gebrakannya yang baru, selain menghadirkan berbagai acara...

The Sunan Hotel Solo Hadirkan Red Lantern Buffet

The Sunan Hotel Solo kembali menghadirkan pengalaman kuliner tematik melalui Red Lantern Buffet, sebuah...

More like this

Wayang Kok Bahas Bullying? Begini Cara Karang Taruna Baluwarti “Menyentil” Anak Muda Zaman Now!

Soloevent.id - Festival Pucakawarti Vol.3 Baluwarti digelar di depan Kantor Kelurahan Baluwarti, Jumat-Sabtu (19-20/12/2025)....

Ternyata Ini Alasan Ribuan Mata Terpaku pada Panggung Disabilitas di Solo.

Soloevent.id - Kesenian tidak memandang batas yang berarti seni dapat diterima dan dilakukan oleh...

Konser “Gamelan Adi Kaloka: Merayakan Keragaman Nusantara”, sebuah konser kolaboratif seniman gamelan.

Soloevent.id - Tak kurang dari 175 talenta seni terlibat dalam sebuah pergelaran seni karawitan...