Friday, February 13, 2026
spot_img
HomeSeni dan BudayaEnam Kelompok Bertarung Di Festival Ketoprak Solo 2017

Enam Kelompok Bertarung Di Festival Ketoprak Solo 2017

Published on

- Advertisement -spot_img

 

Soloevent.id – Enam grup ketoprak se-Solo Raya bertarung untuk menjadi yang terbaik di Festival Ketoprak Solo 2017. Keenam peserta itu yakni Srambi Sukowati Sragen, Sanggar Amurba, Sanggar Wagu Budaya, Sanggar Seni Kemasan, Komunitas Seniman Remaja Gumregah, dan Kethoprak Kembang Sore.

 

Selama dua hari, Jumat-Sabtu (7-8/7/2017), penampilan peserta akan dinilai oleh tiga seniman yang menjadi dewan juri, yakni Hanindawan Soetikno, ST Wiyono, dan Bondan Nusantara. Setiap peserta diberi durasi 50 menit untuk mementaskan lakon yang digarap.

 

“Panitia memberikan kebebasan bagi peserta dalam menentukan naskahnya,” jelas Ketua Panitia Festival Ketoprak Solo 2017, Tatak Prihantoro, saat ditemui Soloevent, Jumat, di Gedung Kesenian Balekambang.

 

 

Lakon yang ditampilkan di Festival Ketoprak Solo 2017 ialah “Tahta Rembulan” (Srambi Sukowati), “Adanu Blawu” (Sanggar Amurba), “Ampak-ampak Ing Tlatah Bronggah” (Sanggar Wagu Budaya Karanganyar), “Mblabar Kablabaring Marus”, “Kidung Tlatah Serang” (Komunitas Seniman Remaja Gumregah), “Suduk Gunting Tatu Loro” (Ketoprak Kembang Sore). Judul-judul itu mayoritas berlatar kerajaan-kerajaan di Jawa.

 

Digelar sejak 2008, Festival Ketoprak Solo berkeinginan untuk memasyarakatkan lagi kesenian tradisional ini kepada masyarakat, terkhusus anak muda. Bahkan selama sepuluh tahun penyelenggaraan, ada dampak positif terkait regenerasi. “Tahun ini, mayoritas pemain berusia muda. Penonton juga begitu,” terang Tatak.

 

 

Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo – dalam sambutannya yang dibacakan Asisten Pemerintah Setda Solo, Said Ramadhan, Festival Ketoprak Solo 2017 diharapkan bisa menjadi tempat untuk mengembangkan bakat seniman-seniman muda ketoprak. Di era globalisasi dan multimedia ini, Rudy berpesan agar ketoprak bisa menyesuaikan diri dengan perubahan zaman, tetapi tidak meninggalkan jati dirinya.

 

Festval Ketoprak Solo 2017 bakal memperebutkan piala bergilir Wali Kota Solo. Selain Penyaji Terbaik, kategori yang dilombakan antara lain Artistik Terbaik dan Sutradara Terbaik.

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

FIESTIVAL 2026 Digelar Februari – April 2026 Usung Tema “Semarak Resonasi Karya”

Fiesta Radio FISIP Universitas Sebelas Maret (UNS) kembali menggelar FIESTIVAL 2026, sebuah agenda tahunan...

Mangkunegaran Meresmikan Layanan Ambulans Jenazah dan Pembukaan Kembali Perpustakaan Reksa Pustaka Mangkunegaran

Surakarta, 5 Februari 2026. Mangkunegaran meresmikan layanan ambulans jenazah dan membuka kembali Perpustakaan Reksa Pustaka...

Maraton 48 Jam: Intip Keseruan Global Game Jam Solo 2026 di Solo Technopark!

Soloevent.id - Global Game Jam Solo 2026 kembali digelar pada 30 Januari hingga 1...

More like this

Mengenal Boga Sambrama: Tradisi Berbagi Jajanan Khas Mangkunegaran Setiap 35 Hari

Soloevent.id - Pura Mangkunegaran menggelar acara Boga Sambrama di Pamedan Pura Mangkunegaran Sabtu (31/1/2026)....

Wayang Kok Bahas Bullying? Begini Cara Karang Taruna Baluwarti “Menyentil” Anak Muda Zaman Now!

Soloevent.id - Festival Pucakawarti Vol.3 Baluwarti digelar di depan Kantor Kelurahan Baluwarti, Jumat-Sabtu (19-20/12/2025)....

Ternyata Ini Alasan Ribuan Mata Terpaku pada Panggung Disabilitas di Solo.

Soloevent.id - Kesenian tidak memandang batas yang berarti seni dapat diterima dan dilakukan oleh...