Monday, September 14, 2026
HomeSeni dan BudayaInilah Konsep Kostum Solo Batik Carnival 2017

Inilah Konsep Kostum Solo Batik Carnival 2017

Published on

- Advertisement -spot_img

 

Soloevent.id – Lebih kurang satu bulan lagi, hajatan akbar Solo Batik Carnival 2017 bakal digelar. Kamu sudah menunggunya?

 

Seperti edisi sebelumnya, kostum para peserta akan mewarnai jalanan Kota Solo dari Stadion R. Maladi hingga Benteng Vastenburg.

 

Setiap tahunnya, Solo Batik Carnival selalu tampil dengan tema baru yang bakalan dituangkan menjadi konsep kostum. Nah di edisi satu dasawarsa ini, Solo Batik Carnival 2017 akan mengusung tema “Astamurti Kawijayan” yang dimunculkan dalam lima subtema kostum: Topeng, Wayang, Legenda, Sekar Jagat, dan Jatayu.

 

Kecuali Jatayu, subtema tersebut pernah digunakan di Solo Batik Carnival edisi lalu. “Subtema itu adalah the best-nya Solo Batik Carnival. Karena tahun ini Solo Batik Carnival merayakan satu dasawarsa, kami keluarkan lagi subtema itu,” kata Instruktur Solo Batik Carnival, Tyo.

 

Lebih lengkapnya, Soloevent mau membahas kelima subtema itu.

 

Wayang

Wayang adalah penggambaran alur hidup manusia, dari lahir hingga wafat. Nantinya, peserta yang berada di defile ini bakalan memakai kostum yang bercorak tokoh-tokoh wayang.

 

 

Topeng

Ada dua macam topeng yang diangkat, yaitu Panji dan Klana. Panji melambangkan sifat budi luhur, arif, dan wicaksana. Sedangkan Klana merupakan kebalikan dari Panji. Ia memiliki karakter jelek.

 

 

Legenda

Ikon yang diangkat dari defile Legenda adalah Ratu Pantai Selatan. Menggunakan kostum didominasi warna hijau dan ada ukiran ombak, para peserta bakal tampil bak sang penguasa Pantai Selatan.

 

 

Sekar Jagat

Kostum dari defile ini akan kelihatan ceria. Setiap kostum di defile ini dihiasi bermacam flora dan fauna. Pemilihan ini untuk melambangkan kemakmuran.

 

 

Jatayu

Dengan kegagahannya, burung mitologi ini jadi pancer di Solo Batik Carnival 2017. Ditampakkan dengan warna keemasan dan perpaduan batik gurdo, Jatayu akan melesat di jalanan Kota Solo.

 

Itu tadi deskripsi kostum Solo Batik Carnival 2017. Event ini bisa kamu tonton pada 15 Juli mendatang.

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

SIPA 2026, Diplomasi Budaya melalui Seni Pertunjukan

Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 kembali menyuguhkan perayaan  seni pertunjukan  bertaraf  internasional di...

SIPA Hadirkan Beragam Seni Pertunjukan di Hari Kedua

Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 kembali melanjutkan rangkaian pertunjukannya di Pamedan Pura Mangkunegaran,...

SIPA 2026 Tegaskan Posisi sebagai Festival Seni Internasional melalui Semangat “Kinetic Kinship: Beyond Boundaries”

SURAKARTA – Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 kembali menggelar jumpa pers di...

More like this

SIPA 2026, Diplomasi Budaya melalui Seni Pertunjukan

Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 kembali menyuguhkan perayaan  seni pertunjukan  bertaraf  internasional di...

SIPA Hadirkan Beragam Seni Pertunjukan di Hari Kedua

Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 kembali melanjutkan rangkaian pertunjukannya di Pamedan Pura Mangkunegaran,...

SIPA 2026 Tegaskan Posisi sebagai Festival Seni Internasional melalui Semangat “Kinetic Kinship: Beyond Boundaries”

SURAKARTA – Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 kembali menggelar jumpa pers di...