Tuesday, February 10, 2026
spot_img
HomeSeni dan BudayaAnak-Anak Spesial Pentas Di Solo 24 Jam Menari

Anak-Anak Spesial Pentas Di Solo 24 Jam Menari

Published on

- Advertisement -spot_img

SOLO-24-JAM-MENARI-2017

Soloevent.id – Delapan anak kecil berkostum putih membawakan Tari Kelinci di hadapan ratusan penonton Solo 24 Jam Menari 2017 di Pendhapa Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, Sabtu (29/04/2017). Mereka terlihat lincah dan percaya diri. Setelah menari, anak-anak itu mendapat hadiah tepuk tangan meriah dari penonton.

Mereka adalah anak-anak spesial dari Sekolah Luar Biasa Autis YPALB Sroyo Karanganyar. Lewat tarian, mereka ingin membuktikan bahwa kekurangan bukan menjadi halangan untuk unjuk diri. “Alhamdulilah melihat respon penonton. Mereka seperti hanyut, seperti terbawa emosi. Saya lihat ada yang brebes mili juga. Ya mungkin melihat kekurangan anak-anak yang dengan semangat luar biasa ingin menunjukkan pada dunia, ‘Iki lho aku yo iso nari’,” ujar Guru Tari YPALB Sroyo, Dwi Yurowo, pada Soloevent.

Setelah berlatih sekian lama, Dwi tercetus untuk menampilkan bakat murid-muridnya. Ia kemudian mengikutkan murid-muridnya di Solo 24 Jam Menari 2017. Tujuannya agar masyarakat tahu bahwa tari juga milik mereka yang berkebutuhan khusus.

Tampil menjadi pengisi acara Solo 24 Jam Menari merupakan pengalaman pertama bagi YPALB Sroyo. Namun, ini bukan kali pertama mereka pentas. Mereka pernah pentas di satu pusat perbelanjaan Karanganyar.

Seni tari menjadi salah satu mata pelajaran yang diajarkan dua kali dalam seminggu. Dwi mengaku murid-muridnya bergairah sekali mengikuti mata pelajaran seni tari dibanding pelajaran lain yang perlu berpikir berat. Namun tentu, kesabaran sangat dibutuhkan saat mengajari mereka.

“Kami harus sabar. Sebenernya enak juga ketika mereka sedang konsen, maunya menari terus, disuruh berhenti tidak mau,” kata Dwi. Ia juga mengatakan, pengajaran seni tari juga mengikuti mood mereka. “Kalau pada males ya ndak jadi belajar, bahkan ada yang tiduran di bawah meja. Kami harus mengikuti kemauan mereka, tidak bisa memaksakan.” ujarnya diiringi tawa.

Total ada dua SLB yang pentas di Solo 24 Jam Menari 2017, yakni SLB Negeri Karanganyar dan YPALB Sroyo Karangnyar. “Dengan adanya Hari Tari Dunia ini, ke depannya kami berharap supaya masyarakat tidak memandang sebelah mata mereka. Kalau bisa diikutkan dalam event apa gitu,” tutup Dwi

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Mangkunegaran Meresmikan Layanan Ambulans Jenazah dan Pembukaan Kembali Perpustakaan Reksa Pustaka Mangkunegaran

Surakarta, 5 Februari 2026. Mangkunegaran meresmikan layanan ambulans jenazah dan membuka kembali Perpustakaan Reksa Pustaka...

Maraton 48 Jam: Intip Keseruan Global Game Jam Solo 2026 di Solo Technopark!

Soloevent.id - Global Game Jam Solo 2026 kembali digelar pada 30 Januari hingga 1...

Chef Jane Spill Rahasia “Dubai Chewy Cookies” di Atrium Neo Solo Grand Mall.

Soloevent.id - Neo Solo Grand Mall kembali menggelar acara festival kuliner pada 23 Januari...

More like this

Mengenal Boga Sambrama: Tradisi Berbagi Jajanan Khas Mangkunegaran Setiap 35 Hari

Soloevent.id - Pura Mangkunegaran menggelar acara Boga Sambrama di Pamedan Pura Mangkunegaran Sabtu (31/1/2026)....

Wayang Kok Bahas Bullying? Begini Cara Karang Taruna Baluwarti “Menyentil” Anak Muda Zaman Now!

Soloevent.id - Festival Pucakawarti Vol.3 Baluwarti digelar di depan Kantor Kelurahan Baluwarti, Jumat-Sabtu (19-20/12/2025)....

Ternyata Ini Alasan Ribuan Mata Terpaku pada Panggung Disabilitas di Solo.

Soloevent.id - Kesenian tidak memandang batas yang berarti seni dapat diterima dan dilakukan oleh...