Saturday, March 14, 2026
spot_img
HomePameranMengedukasi Masyrakat Tentang Proses Desain Lewat Pameran

Mengedukasi Masyrakat Tentang Proses Desain Lewat Pameran

Published on

- Advertisement -spot_img

pameran-dkv-isi

Soloevent.id – Sebanyak 43 karya ditampilkan dalam pameran Behind yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta di Bentara Budaya Balai Soedjatmoko, Rabu-Jumat (8-10/3/2017).  Karya-karya mahasiswa tersebut meliputi tipografi, ilustrasi, videografi, branding and corporate, dan user interface.

Tak hanya menampilkan karya jadi, pada pameran ini pengunjung juga bisa mengetahui proses pembuatannya. Setiap karya yang ditampilkan disertai dengan penjabaran proses penciptaan yang diperlihatkan dalam bentuk skema.

Salah satunya adalah karya berjudul “Solo Punya Punakawan” bikinan Feri Setiawan dan Achmad Riyan Maulana. Oleh mereka, Punakawan dijadikan ikon Kota Solo. Feri dan Achmad mewujudkan Punakawan dalam bentuk pepakura atau lebih dikenal dengan boneka Danbo.

Tahap pertama yang mereka lakukan adalah desain. Mereka menulis, seorang pengkarya harus total dalam perhitungan dan kepekaan perasaan saat mendesain. Langkah kedua yaitu layout. Dalam me-layout, pengkarya harus memperhatikan besar-kecil, panjang-pendek ukuran desain di komputer dengan ukuran desain cetak.

Pada babak ketiga, desainer masuk dalam proses perakitan. Di sini, semua bagian karya harus benar-benar dipasang secara matang. Usai melaluinya, pengkarya tiba di bagian akhir yang disebut dengan final artwork. Feri dan Achmad menerangkan, yang perlu diperhatikan padabagian ini adalah niat dan kemauan dalam berkarya dan jangan pernah lupa merasa bodoh.

Ketua Panitia Behind, Adnan Nur Hidayat, menjelaskan, ditampilkannya proses pembuatan karya pada pameran ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang proses desain. “Menurut kami, masyarakat minim pengetahuan tentang proses desain. Masyarakat lebih banyak mengetahui hasil jadinya. Mereka jarang mengetahui proses penciptaannya,” tuturnya saat ditemui Soloevent, Jumat malam.

Adnan menambahkan, Behind merupakan program kerja Himpunan Mahasiswa DKV ISI Surakarta. Karya-karya yang ditampilkan bukanlah karya tugas semester, sehingga pengkarya lebih bisa menuangkan ide-idenya.

Sebagai pre-event, Behind diawali dengan kunjungan ke SMA N 1 Kartasura, SMA N 2 Sukoharjo, dan SMA N 1 Surakarta. Dalam kegiatan itu, panitia melakukan edukasi mengenai proses cetak sablon dan teknik pemasaran.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Bubur Samin Jayengan: Tradisi Berbuka Puasa Paling Ikonik di Kota Solo

Soloevent.id - Di berbagai daerah di Indonesia, menjelang dan selama bulan Ramadhan banyak dihiasi...

Ngabuburit Estetik : Putra-Putri Solo 2025 Hidupkan Suasana Ramadhan di Masjid Sheikh Zayed.

Soloevent.id - Paguyuban Putra-Putri Solo (PPS) 2025 menggelar acara bertajuk Srawung Festival Ramadhan pada...

Ramadhan Iftar The Sunan Hotel Solo Hadirkan Fashion Show Koleksi Batik Riana Kesuma

Soloevent.id - The Sunan Hotel Solo menggelar acara Fashion Show Ramadhan Collection di Narendra...

More like this

Pameran Jateng Travel Fair 2025 Digelar di Solo Paragon Mall, Hadirkan Pesona Wisata Jawa Tengah

Soloevent.id - Pameran Jateng Travel Fair 2025 digelar di Solo Paragon Mall, Jumat-Minggu (24-26/10/2025)....

Semarakkan HUT RI Ke-80, Ada Pameran Alutsista di Benteng Vastenburg Solo

Soloevent.id - Dalam rangka menyemarakkan HUT RI ke-80, Korem 074 Warastratama menggelar pameran alutsista...

Solo Anggrek Festival 2025 Tampilkan Pesona Anggrek Nusantara

Soloevent.id - Event Nasional Solo Anggrek Festival 2025 digelar untuk petama kalinya di Gedung...