Tuesday, July 21, 2026
HomePameranMengedukasi Masyrakat Tentang Proses Desain Lewat Pameran

Mengedukasi Masyrakat Tentang Proses Desain Lewat Pameran

Published on

- Advertisement -spot_img

pameran-dkv-isi

Soloevent.id – Sebanyak 43 karya ditampilkan dalam pameran Behind yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta di Bentara Budaya Balai Soedjatmoko, Rabu-Jumat (8-10/3/2017).  Karya-karya mahasiswa tersebut meliputi tipografi, ilustrasi, videografi, branding and corporate, dan user interface.

Tak hanya menampilkan karya jadi, pada pameran ini pengunjung juga bisa mengetahui proses pembuatannya. Setiap karya yang ditampilkan disertai dengan penjabaran proses penciptaan yang diperlihatkan dalam bentuk skema.

Salah satunya adalah karya berjudul “Solo Punya Punakawan” bikinan Feri Setiawan dan Achmad Riyan Maulana. Oleh mereka, Punakawan dijadikan ikon Kota Solo. Feri dan Achmad mewujudkan Punakawan dalam bentuk pepakura atau lebih dikenal dengan boneka Danbo.

Tahap pertama yang mereka lakukan adalah desain. Mereka menulis, seorang pengkarya harus total dalam perhitungan dan kepekaan perasaan saat mendesain. Langkah kedua yaitu layout. Dalam me-layout, pengkarya harus memperhatikan besar-kecil, panjang-pendek ukuran desain di komputer dengan ukuran desain cetak.

Pada babak ketiga, desainer masuk dalam proses perakitan. Di sini, semua bagian karya harus benar-benar dipasang secara matang. Usai melaluinya, pengkarya tiba di bagian akhir yang disebut dengan final artwork. Feri dan Achmad menerangkan, yang perlu diperhatikan padabagian ini adalah niat dan kemauan dalam berkarya dan jangan pernah lupa merasa bodoh.

Ketua Panitia Behind, Adnan Nur Hidayat, menjelaskan, ditampilkannya proses pembuatan karya pada pameran ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang proses desain. “Menurut kami, masyarakat minim pengetahuan tentang proses desain. Masyarakat lebih banyak mengetahui hasil jadinya. Mereka jarang mengetahui proses penciptaannya,” tuturnya saat ditemui Soloevent, Jumat malam.

Adnan menambahkan, Behind merupakan program kerja Himpunan Mahasiswa DKV ISI Surakarta. Karya-karya yang ditampilkan bukanlah karya tugas semester, sehingga pengkarya lebih bisa menuangkan ide-idenya.

Sebagai pre-event, Behind diawali dengan kunjungan ke SMA N 1 Kartasura, SMA N 2 Sukoharjo, dan SMA N 1 Surakarta. Dalam kegiatan itu, panitia melakukan edukasi mengenai proses cetak sablon dan teknik pemasaran.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Surga Anggrek Nusantara! Solo Anggrek Festival 2026 Hadir di Loji Gandrung

Soloevent.id - Solo Anggrek Festival kembali digelar untuk kedua kalinya di Kota Solo pada...

Dari Gambyong Hingga Band Local: Pre-Event SIPA 2026 Sukses Hipnotis Anak Muda Solo di Solo Paragon Lifestyle Mall.

Soloevent.id - Bulan September mendatang, Solo International Performing Arts (SIPA) bakalan digelar lagi.  Berbagai...

Seniman dari 28 Negara Kumpul di Solo International Art Camp 2026!

Soloevent.id - Yayasan Jagoan Indonesia bersama The Asian Post (member of Infobank Media Group)...

More like this

Surga Anggrek Nusantara! Solo Anggrek Festival 2026 Hadir di Loji Gandrung

Soloevent.id - Solo Anggrek Festival kembali digelar untuk kedua kalinya di Kota Solo pada...

K-Pop & J-Fest Jadi Satu di SEOKYO FEST 2026 Garapan Anak HI Unisri

Soloevent.id - Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional (HIMHI) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Solo sukses menggelar...

Gaya Hidup Sehat Modern : Intip Serunya Solo Wellness Tourism Expo 2026

Soloevent.id - Program studi D3 Pariwisata di Universitas Sebelas Maret (UNS) atau dikenal sebagai...