Friday, March 27, 2026
spot_img
HomeSeni dan BudayaDari Jathilan Hingga Kisah Jugun Ianfu Tersaji Di Tidak Sekedar Tari #47...

Dari Jathilan Hingga Kisah Jugun Ianfu Tersaji Di Tidak Sekedar Tari #47 (Bagian 2)

Published on

- Advertisement -spot_img

tari-tidak-sekedar

Soloevent.id – Sesudah pementasan, dua penyaji membedah karyanya. Perwakilan dari Jogja’s Body Movement, Wisnu, mengatakan , kelincahan gerak yang disajikan dalam “Suku” terinspirasi dari kesenian rakyat jathilan. Jathilan terkenal dengan spirit geraknya yang heroik, penuh kekuatan, dan banyak gerakan yang direpetisi,” terangnya. Ia menambahkan, “Suku” juga mencuplik adegan-adegan saat pemain jathilan sedang kesurupan.

Sedangkan bagi Surni, lewat “Momoye” ia berusaha memaparkan sejarah mengenai jugun ianfu (wanita-wanita yang menjadi korban perbudakan seksual tentara Jepang di wilayah jajahannya). Surni menjelaskan, karyanya tersebut menceritakan tentang pertentangan dalam diri jugun ianfu. “Mereka sebenarnya ingin berontak,tetapi mereka tidak bisa. Pada akhirnya, mereka melakukan apa yang disuruh tentara Jepang,” ujarnya.

Sebelum menggarap ini, Surni melakukan riset terhadap seorang mantan jugun ianfu. “Dia ingin dihargai dan meminta pihak Jepang mengeluarkan permintaan maaf atas kejahatan mereka. Namun, Jepang tidak mengakui kejadian itu,” jelasnya.

Sebagai perempuan, Surni juga merasakan kepedihan dan kemarahan seorang jugun ianfu. Hal tersebut menjadi latar belakangnya membikin “Momoye”.  Melalui karyanya ini ia ingin agar masyarakat mengetahui bahwa kejahatan yang dilakukan penjajah tidak hanya kerja paksa, melainkan juga kejahatan seksual.

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Rayakan Malam Kemenangan, Mangkunegaran Ajak Warga Kirab Obor Keliling Pura

Soloevent.id - Pura Mangkunegaran kembali menggelar tradisi kirab obor dan gunungan jaburan, Jumat malam...

Berebut Berkah di Garebeg Pasa 2026: Tradisi Lebaran Ikonik Keraton Solo.

Soloevent.id - Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat kembali menggelar tradisi Garebeg Pasa, Minggu siang (22/3/2026)....

Malam Takbiran Estetik di Gatsu Solo: Wayang Jemblung dan Stand Up Comedy Curi Perhatian!

Soloevent.id - Komunitas Seniman Eling Gusti menggelar acara takbiran on the street, Kamis (19/3/2026)...

More like this

Rayakan Malam Kemenangan, Mangkunegaran Ajak Warga Kirab Obor Keliling Pura

Soloevent.id - Pura Mangkunegaran kembali menggelar tradisi kirab obor dan gunungan jaburan, Jumat malam...

Berebut Berkah di Garebeg Pasa 2026: Tradisi Lebaran Ikonik Keraton Solo.

Soloevent.id - Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat kembali menggelar tradisi Garebeg Pasa, Minggu siang (22/3/2026)....

Malam Takbiran Estetik di Gatsu Solo: Wayang Jemblung dan Stand Up Comedy Curi Perhatian!

Soloevent.id - Komunitas Seniman Eling Gusti menggelar acara takbiran on the street, Kamis (19/3/2026)...