Sunday, September 20, 2026
HomeFilmManis Pahit Cinta Dalam Secangkir The Chocolate Chance

Manis Pahit Cinta Dalam Secangkir The Chocolate Chance

Published on

- Advertisement -spot_img

EDIT 770 513

Soloevent.id – Secangkir cokelat hangat yang menyimpan manis-pahit cerita cinta dituangkan dalam The Chocolate Chance. Film arahan Jay Sukmo ini siap disuguhkan kepada penikmat film Indonesia mulai tanggal 2 Februari 2017.

The Chocolate Chance mengisahkan tentang cinta segitiga antara Orvala Theobroma (Pamela Bowie), Aruna Andrian (Migdad Addausy), dan Juno Aswanda (Ricky Harun). Aruna dan Orvala adalah sepasang kekasih yang mengelola kafe cokelat berkonsep Eropa bernama Fedde Felten Cafe.

Dari kafe itulah getir cinta dimulai. Juno, kekasih Orvala di masa lalu, muncul setelah menghilang tanpa kabar. Walau sudah berhubungan dengan Aruna, tetapi Juno menginginkan Orvala untuk bersamanya lagi. Permasalahan semakin pelik saat Fidella (Sheila Dara Aisya), pacar Aruna terdahulu, muncul di kafe itu.

The Chocolate Chance diproduksi selama delapan bulan. Proses shooting berlangung 26 hari dari Maret-April 2016. Untuk mendalami tokoh, Pamela Bowie dan Migdad Addausy diberi workshop mengenai cokelat di salah satu kafe cokelat. “Di sana mereka diajari cara meracik cokelat,” jelas Jay Sukmo dalam meet and greet The Chocolate Chance di Solo Paragon Mall, Selasa (31/1/2017).

Film drama yang diproduksi oleh Darihati Films ini adalah adaptasi novel karya Yoana Dianika. Saat diberitahu bahwa karyanya akan diangkat ke layar lebar, penulis asal Madiun tersebut merasa ingin pingsan sekaligus tertawa. “Surprise banget karena sewaktu menulis buku ini butuh perjuangan,” tuturnya.

Yoana menerangkan, cerita di The Chocolate Chance merupakan kumpulan curhat teman-temannya. Diangkat ke layar lebar membuat tokoh-tokoh yang ia imajinasikan menjadi hidup. Rasa senangnya semakin bertambah saat ia diberitahu aktor/aktris yang bakal jadi pemeran.

Diadaptasi dari novel, Yoana memuji cara Jay Sukmo memvisualkan adegan-adegan yang ada dalam karyanya. “Contohnya lonceng di atas kafe dan persahabatan Iwan, Adi, Juno. Pokoknya sangat luar biasa,” ucapnya.

 

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Solo International Performing Arts Hari Kedua Tampilkan  5 Delegasi Seni Yang Memukau

Soloevent.id - Solo International Performing Arts (SIPA) 2026  Hari kedua menampilkan beragam karya seni...

SIPA 2026, Diplomasi Budaya melalui Seni Pertunjukan

Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 kembali menyuguhkan perayaan  seni pertunjukan  bertaraf  internasional di...

SIPA Hadirkan Beragam Seni Pertunjukan di Hari Kedua

Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 kembali melanjutkan rangkaian pertunjukannya di Pamedan Pura Mangkunegaran,...

More like this

Praktik Langsung, Siswa Broadcasting dan Film SMKN 7 Surakarta Gelar Karya Film Pendek dan Video Musik

Soloevent.id - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 7 Surakarta menggelar kegiatan gelar karya di...

Annisa & Venly Bongkar Tantangan Akting Paling Berat di Film ‘Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?’

Soloevent.id - Gimana sih rasanya kalau diajak meet n greet dan nonton bareng sama...

GUMREGAH! Sinema Akhir Tahun #10 ISI Solo: Seruan Bangkit Lewat Karya, Targetkan Panggung Internasional.

Soloevent.id - Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Program Studi (Prodi) Film Institut Seni...