Friday, January 23, 2026
spot_img
HomeSeni dan BudayaAktor-Aktor Monolog Pentas Di Sala Monolog 2016

Aktor-Aktor Monolog Pentas Di Sala Monolog 2016

Published on

- Advertisement -spot_img

AKTOR-AKTOR MONOLOG PENTAS DI SALA MONOLOG 2016

 

Soloevent.id – Di panggung tampak seorang pria sedang duduk di balik meja sambil memegangi kertas bertuliskan huruf. Dengan terbata-bata, ia coba mengeja satu per satu huruf. Gerak bibir sang actor ketika melafalkan huruf mengundang tawa penonton. Dia juga mengajak penonton untuk mengucap huruf yang dipegangnya.

Lalu tiba satu adegan di mana ia mengham burkan kertas hingga berserakan di lantai. Mulai saat itu lah tempo permainan meningkat. Ada adegan ia bingung mencari spidol untuk menulis kan huruf di kertas. Di satu adegan pula, dia terlihat seperti kerasukan dan meracau.

Tulisan di atas adalah cuplikan pementasan “Sang Pengeja” yang ditampilkan Teater Sirat IAIN Surakarta dalam Sala Monolog 2016, Rabu (28/12/2016). Pertunjukan monolog yang disutradarai Yustinus Popo ini dituangkan dengan konsepsurealis. Walaupun dikemas secara berat, tetapi sang sutradara kerap menyelipkan guyonan – guyonan melalui dialog maupun polah tingkah sang aktor, Ipul.

Jika dilihat dari penggarapan dan respon penonton, “Sang Pengeja” yang merupakan repertoar terakhir hari pertama, terbilang berhasil mencairkan suasana. Dua judul sebelumnya yakni “Kucing Hitam” (Syakib Sunkar) dan “Kursi Tua di Rumah Doyong” (Eko Sutrisno), cukup menguras energy penonton.

Pimpinan Produksi Sala Monolog 2016, Rozak Bintang Aulia, mengungkapkan, Sala Monolog kali ini lebih menonjolkan segi keaktoran. “Kami mengacu kepada pernyataan Meyerhold [Vsevolod Emilevich Meyerhold, seniman teater asal Rusia], yang intinya seorang actor harus paham terhadap apa yang akan ia sampaikan di panggung. Main monolog itu lebih susah,” ujarnya saat ditemui Soloevent.

Rozak menambahkan, panitia Sala Monolog 2016 membebaskan para penampil dalam sajiannya. “Yang penting harus sesuai dengan isu yang kami angkat yakni keaktoran,” tuturnya.

Sala Monolog 2016 diselenggarakan selama tiga hari, Rabu-Jumat (28-30/12/2016), di Teater Arena Taman Budaya Jawa Tengah, Solo. Di edisi ketiganya ini, Sala Monolog diikuti sepuluh penyaji dari dalam dan luar Kota Solo.

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Mix or Match: Cara Agra Rooftop Alila Solo Temukan Identitas Rasa Kamu Lewat Koktail

Agra Rooftop, bar rooftop tertinggi di kota Surakarta yang berlokasi di lantai 29 hotel...

Vibe Pasar Gede Beda Banget! Solo Di waktu Malam : Spot Nongkrong Klasik yang Lagi Hits

Soloevent.id - Kota Solo emang ada aja gebrakannya yang baru, selain menghadirkan berbagai acara...

The Sunan Hotel Solo Hadirkan Red Lantern Buffet

The Sunan Hotel Solo kembali menghadirkan pengalaman kuliner tematik melalui Red Lantern Buffet, sebuah...

More like this

Wayang Kok Bahas Bullying? Begini Cara Karang Taruna Baluwarti “Menyentil” Anak Muda Zaman Now!

Soloevent.id - Festival Pucakawarti Vol.3 Baluwarti digelar di depan Kantor Kelurahan Baluwarti, Jumat-Sabtu (19-20/12/2025)....

Ternyata Ini Alasan Ribuan Mata Terpaku pada Panggung Disabilitas di Solo.

Soloevent.id - Kesenian tidak memandang batas yang berarti seni dapat diterima dan dilakukan oleh...

Konser “Gamelan Adi Kaloka: Merayakan Keragaman Nusantara”, sebuah konser kolaboratif seniman gamelan.

Soloevent.id - Tak kurang dari 175 talenta seni terlibat dalam sebuah pergelaran seni karawitan...