Wednesday, October 14, 2026
HomeSeni dan BudayaFabriek Fikr 2 Hidupkan Lagi Pabrik Gula Colomadu Dengan Seni

Fabriek Fikr 2 Hidupkan Lagi Pabrik Gula Colomadu Dengan Seni

Published on

- Advertisement -spot_img

edit-770-513

Soloevent.id – Setelah sukses di perhelatan pertamanya, seniman kondang Sardono W. Kusumo akan menggelar lagi pertunjukan seni bertajuk Fabriek Fikr 2. Selama dua hari, Sabtu-Minggu (19-20/11/2016), Pabrik Gula Colomadu bakal kembali menggeliat dan disulap menjadi tempat pementasan.

Kali ini, Sardono melibatkan seniman dari berbagai lintas seni seperti tari, teater, lukis, pantomime, video mapping, dan lain-lain. Seniman pantomim asal Yogyakarta, Jemek Supardi, bakal mengeksplorasi roda-roda mesin tua berukuran besar. Penampilannya bakalan didukung oleh visual mapping Charlie Chaplin. Aroma modern dari pertunjukan ini juga semakin bertambah dengan kehadiran seorang disc jokey dari Solo.

Pegiat teater asal Bandung yang tampil mengejutkan saat Fabriek Fikr pertama, Tony Broer, akan mengakrabi ruang-ruang di Pabrik Gula Colomadu dengan membangun tenda. Bahkan, Tony telah berkemah di venue jauh hari sebelum gong pertunjukan ditabuh.

Di malam hari, penonton bakal disuguhi atraksi visual video mapping yang memanjakan mata. Nantinya, video mapping bakalan dipancarkan di seluruh dinding pabrik bagian depan. “Ini akan menjadi sebuah tontonan yang langka,” ujar sang penggagas Fabriek Fikr 2, Sardono W. Kusumo, dalam temu media di Ndalem Ageng Prabudiningrat, Selasa (15/11/2016).

Jangan lewatkan juga pertunjukan lima penari Papua yang akan menampilkan kuliner performance. Para penari itu bakal menyajikan tradisi Bakar Batu. Sambil memasak, penari-penari itu juga bakalan menghibur penonton dengan tarian.

Di mata Sardono, Pabrik Gula Colomadu merupakan sebuah tempat yang mempunyai cerita panjang yang terbungkus dalam suasana misterius. Untuk itulah ia kembali menghadirkan Fabriek Fikr di tahun ini. “Saya merasa terpanggil untuk berkarya di tempat itu. Kami sebagai seniman dalam menjelaskan suasana enigmatik tersebut perlu melibatkan tubuh dan pikiran,” terangnya.

Selain karya dalam bentuk “produk”, Fabriek Fikr 2 juga bakalan menyuguhkan proses-proses seniman dalam berkesenian.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Merawat Tradisi, Merawat Bumi: Parade Kreativitas 15 RW di Kirab Hajatan Ageng Jagalan

Soloevent.id - Kirab Budaya Hajatan Ageng Jagalan (HAJ) Kelurahan Jagalan kembali digelar di Kelurahan...

Disco Pilates Hadir Pertama Kali di Solo, Musro The Sunan Hotel Solo

Kolaborasi Yogashala dan Music Room The Sunan Hotel Solo SOLO, 3 Oktober 2026 — Ada...

Panggung Budaya Mahasiswa Internasional UNS di UNS Cultural Night 2026

Soloevent.id - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar UNS Cultural Night (UCN) 2026 dengan...

More like this

Merawat Tradisi, Merawat Bumi: Parade Kreativitas 15 RW di Kirab Hajatan Ageng Jagalan

Soloevent.id - Kirab Budaya Hajatan Ageng Jagalan (HAJ) Kelurahan Jagalan kembali digelar di Kelurahan...

Panggung Budaya Mahasiswa Internasional UNS di UNS Cultural Night 2026

Soloevent.id - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar UNS Cultural Night (UCN) 2026 dengan...

Solo International Performing Arts Hari Kedua Tampilkan  5 Delegasi Seni Yang Memukau

Soloevent.id - Solo International Performing Arts (SIPA) 2026  Hari kedua menampilkan beragam karya seni...