Friday, February 13, 2026
spot_img
HomeSeni dan BudayaFestival Payung Indonesia 2016 Terapkan Zero Waste

Festival Payung Indonesia 2016 Terapkan Zero Waste

Published on

- Advertisement -spot_img

img_8315

Soloevent.id – Di edisi tahun ini, pengunjung Festival Payung Indonesia tak hanya diajak menikmati eloknya payung-payung berbahan kain tradisi dari penjuru Indonesia, melainkan juga turut dilibatkan dalam menjaga lokasi acara – Taman Balekambang – agar bebas dari sampah melalui Zero Waste.

Apa itu Zero Waste? Zero Waste adalah suatu gerakan partisipatoris yang mengajak masyarakat supaya cerdas dalam mengurangi,  memilah, mengelola, dan mengolah sampah. Festival Payung Indonesia 2016 menggandeng komunitas Kreasi Sampah Ekonomi Kota (Kresek) untuk menjalankan gerakan tersebut.

“Salah satu hal yang disoroti dari penyelenggaraan event adalah masalah sampah. Kali ini kami berusaha mengedukasi pengunjung agar sadar lingkungan,” jelas salah satu relawan Zero Waste, Amalia Zulfana, dalam jumpa pers, Kamis (22/9/2016).

Sekitar 100 relawan diterjunkan untuk mengawal Zero Waste. Mereka bertugas mendata, memilah, dan mengkreasikan sampah. “Kami juga menerjunkan tim yang akan mengedukasi pengunjung untuk memilah sampah sesuai jenis sampahnya,” terangnya.

Untuk memuluskan Zero Waste, panitia membikin beberapa peraturan. Pertama, pengunjung dilarang membawa makanan dan minuman kemasan dari rumah, kecuali sudah diwadahi dalam box atau tumbler. Kedua, pengunjung hanya boleh makan di area foodcourt. Ketiga, pengunjung wajib membuang sampah ke tong sampah.

Tim Zero Waste juga bakalan mengajak murid-murid sekolah Adiwiyata untuk beraksi memunguti sampah di Taman Balekambang. Kegiatan itu bakal dilangsungkan di hari terakhir penyelenggaraan Festival Payung Indonesia 2016, Minggu (25/9/2016) pagi.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Tradisi Pao Oen, Ritual Tolak Bala yang Dilakukan Warga Tionghoa Menjelang Imlek

Soloevent.id - Umat Konghucu Kota Solo menggelar ritual Pao Oen atau tolak bala di...

FIESTIVAL 2026 Digelar Februari – April 2026 Usung Tema “Semarak Resonasi Karya”

Fiesta Radio FISIP Universitas Sebelas Maret (UNS) kembali menggelar FIESTIVAL 2026, sebuah agenda tahunan...

Mangkunegaran Meresmikan Layanan Ambulans Jenazah dan Pembukaan Kembali Perpustakaan Reksa Pustaka Mangkunegaran

Surakarta, 5 Februari 2026. Mangkunegaran meresmikan layanan ambulans jenazah dan membuka kembali Perpustakaan Reksa Pustaka...

More like this

Tradisi Pao Oen, Ritual Tolak Bala yang Dilakukan Warga Tionghoa Menjelang Imlek

Soloevent.id - Umat Konghucu Kota Solo menggelar ritual Pao Oen atau tolak bala di...

Mengenal Boga Sambrama: Tradisi Berbagi Jajanan Khas Mangkunegaran Setiap 35 Hari

Soloevent.id - Pura Mangkunegaran menggelar acara Boga Sambrama di Pamedan Pura Mangkunegaran Sabtu (31/1/2026)....

Wayang Kok Bahas Bullying? Begini Cara Karang Taruna Baluwarti “Menyentil” Anak Muda Zaman Now!

Soloevent.id - Festival Pucakawarti Vol.3 Baluwarti digelar di depan Kantor Kelurahan Baluwarti, Jumat-Sabtu (19-20/12/2025)....