Monday, October 19, 2026
HomeBisnisBusana Dari Kanvas Dan Serat Nanas Sambut Earth Hour Indonesia

Busana Dari Kanvas Dan Serat Nanas Sambut Earth Hour Indonesia

Published on

- Advertisement -spot_img

BUSANA DARI KANVAS DAN SERAT NANAS SAMBUT EARTH HOUR INDONESIA

Setiap Maret, masyarakat dunia memperingati Earth Hour. Gerakan yang dicanangkan oleh World Wife Fund for Nature (WWF) ini mengajak warga untuk berhemat energi dengan cara memadamkan lampu. Kampanye ini bertujuan menggugah kesadaran masyarakat dalam menghadapi perubahan iklim global yang semakin kentara.

Tahun ini, Earth Hour dilaksanakan pada Sabtu (19/3/2016), pukul 20.30-21.30 waktu setempat. Di Solo, banyak tempat turut memperingati jalannya Earth Hour. Salah satunya yaitu The Sunan Hotel Solo. Selama satu jam, hotel berbintang empat ini akan memadamkam listrik di beberapa titik antara lain lobi, spot gedung Sunan 1 dan 2, serta area parkir.

Tak hanya itu, dalam menyambut Earth Hour, The Sunan Hotel Solo meluncurkan tiga menu ramah lingkungan. Hotel yang terletak di Jl. Ahmad Yani ini juga menggandeng satu desainer muda Kota Solo, Monique Gracia, untuk menampilkan satu kreasi busana ramah lingkungan yang bakal dijadikan ikon dalam memperingati Earth Hour.

Monique Gracia menyampaikan, baju ramah lingkungan ini dikreasi dari serat nanas dan kanvas. Busana tersebut dibuat menggunakan teknik hias jelujur dan pola potong. “Karyaku ini tidak memakai finishing seperti obras atau bordir, sehingga bisa hemat energi karena tidak menggunakan mesin jahit,” tuturnya saat berbincang dengan awak media di Narendra Restaurant The Sunan Hotel Solo, Jumat (18/3/2016).

Dara kelahiran 27 Mei 1992 ini menambahkan, serat nanas dan kanvas dipilih untuk menampilkan tekstur yang menarik. Di samping itu, digunakannya dua unsur itu untuk memunculkan warna sesuai karakter dirinya. “Karakter desainku memang menonjolkan warna-warna cerah dan pastel. Warna yang ditampilkan dua bahan itu sudah kuat, sehingga dalam pembuatannya, aku tidak perlu memakai pewarna,” paparnya.

Busana yang Monique buat memang bersahabat dengan alam. Bahan yang ia gunakan merupakan bahan-bahan yang bisa didaur ulang. Jika tidak terpakai lagi, karyanya tersebut bisa diwujudkan menjadi bentuk lain. “Seumpama sudah tidak digunakan, bisa aku gunakan menjadi media lukis,” ungkapnya.

Kreasi busana ramah lingkungan ini bukanlah yang pertama bagi Monique Gracia. Tenyata mahasiswi Jurusan Kriya Tekstil Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta ini pernah menelurkan beberapa karya yang bersahabat dengan alam. “Sebelumnya, aku pernah bikin busana dari kertas cupcake, serutan pensil, dan koran bekas,” kata dia.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Potensi 11 Kelurahan Bersatu di Srawung Budaya Jebres 2026

Soloevent.id - Budaya seringkali dipandang sebagai hambatan dalam pembangunan. Padahal budaya sebenarnya dapat menjadi...

Misteri Rumah Tua & Ritual Sesat: Siap-Siap Nonton Film Rambut Sewu 5 November!

Soloevent.id - Genre film horor masih menjadi genre yang banyak diminati oleh penonton. Dengan...

Merawat Tradisi, Merawat Bumi: Parade Kreativitas 15 RW di Kirab Hajatan Ageng Jagalan

Soloevent.id - Kirab Budaya Hajatan Ageng Jagalan (HAJ) Kelurahan Jagalan kembali digelar di Kelurahan...

More like this

Misteri Rumah Tua & Ritual Sesat: Siap-Siap Nonton Film Rambut Sewu 5 November!

Soloevent.id - Genre film horor masih menjadi genre yang banyak diminati oleh penonton. Dengan...

Disco Pilates Hadir Pertama Kali di Solo, Musro The Sunan Hotel Solo

Kolaborasi Yogashala dan Music Room The Sunan Hotel Solo SOLO, 3 Oktober 2026 — Ada...

Gerakan Solusi Indonesia Gelar Event GSI Youth di Kota Solo, November mendatang.

Soloevent.id - Indonesia memiliki jutaan anak muda dengan energi, kreativitas, gagasan, dan kemampuan untuk...